×

Cara Mengatasi Pembengkakan Pasca Melahirkan

Bagikan Artikel :

Bidan Online | Selamat atas kelahiran Anda! Pasti saat ini Anda dilingkari perasaan senang penuh suka cita bersama suami Anda. Namun, ada kalanya saat Anda menikmati perasaan ini, ada beberapa hal yang menyebabkan ketidaknyamanan, salah satunya ialah pembengkakan kaki. Nah, di artikel kali ini kami akan infokan beberapa cara mengatasi pembengkakan pasca melahirkan.

Wajarkah Adanya Pembengkakan?

Pembengkakan merupakan kondisi yang umum setelah kehamilan, jadi bisa diketgorikan sebagai kondisi yang wajar. Biasanya kaki, pergelangan kaki dan jari-jari yang akan membengkak dan menyebabkan ketidaknyamanan. Efek ini biasanya berlangsung selama seminggu sebelum dan setelah Anda melahirkan.

Selama persalinan, tidak semua darah akan keluar dari tubuh. Kombinasi darah tambahan ini menyebabkan perubahan hormonal dan retensi cairan yang dapat membuat tangan, kaki dan pergelangan kaki membengkak pasca-persalinan. Hal ini dikenal juga dengan edema postpartum atau pembengkakan postpartum.

Gejala Pembengkakan Postpartum

  • Adanya pembengkakan pada tangan dan kaki yang mungkin ringan, sedang atau bahkan ekstrem,
  • Bagian kulit yang membengkak akan muncul meradang, menggeliat atau mengkilap.
  • Kulit akan tenggelam saat Anda menekannya.
  • Pembengkakan juga dapat mempengaruhi bagian perut untuk terpisah dari tangan dan kaki.

Sebagian wanita mungkin akan baik-baik saja dengan pembengkakan yang terjadi. Namun, sebagian besar lagi wanita mengeluh tentang rasa sakit dan perasaan tidak nyaman dengan pembengkakan tersebut.

Apakah Pembengkakan Akan Mereda Sendiri?

Ada beberapa yang mereda sendiri, ada juga yang tidak. Selama rentang waktu pembengkakan, ginjal akan mengalami banyak pekerjaan untuk menghilangkan kelebihan cairan dalam tubuh, yang berarti bahwa Anda akan mengalami peningkatan buang air kecil.

Jika cairan tidak mereda sendiri, Anda mungkin harus mencoba beberapa solusi yang akan membantu mengurangi pembengkakan setelah melahirkan.

Cara Mengatasi Pembengkakan Pasca Melahirkan


Berikut adalah beberapa obat dan cara alternative lainnya yang sangat baik dalam membantu meringankan atau menghilangkan pembengkakan postpartum.

1. Diet Sehat

Diet merupakan salah astu faktor penting bagi seorang wanita pasca melahirkan. Ketika Anda makan dengan benar, mungkin cairan berlebih ditubuh akan cepat bersih dan memberikan tingkat energy kembali. Usahakan untuk makan makanan yang kaya protein, buah dan sayuran segar dan karbohidrat yang kompleks. Juga makanan yang kaya kalium, karena ini jelas membantu meringankan pembengkakan. Jangan lupa untuk hindari makanan olahahan dan makanan yang mengandung natrium.

2. Mengkonsumsi Cairan Lebih Banyak

Anda mungkin bingung, ketika ada kelebihan penumpukan cairan dalam tubuh tapi diharuskan untuk mengkonsumsi cairan lebih banyak. Tetapi ini benar! Saat Anda mengkonsumsi lebih banyak cairan, ini akan memberikan sinyal ke tubuh untuk mendorong cairan berlebihan keluar. Ini sangat mungkin untuk meringankan pembengkakan. Pastikan air yang Anda konsumsi air putih, atau mineral dan hindari minuman bersoda.

3. Tinggikan Tangan dan Kaki Anda

Posisikan tubuh Anda untuk telentang di lantai yang dialasi karpet. Dan angkat tangan dan kaki Anda ke atas. Goyang-goyang selama 30 menit setiap harinya. Posisi ini mengharuskan tangan dan kaki berada diatas jantung, sehingga aliran darah akan lebih tepat mengalir. Dengan begitu, olahraga ringan seperti ini akan mengurangi pembengkakan yang ada.

4. Latihan Moderat

Melakukan latihan dan kegiatan moderat karena mereka membantu meningkatkan sirkulasi dan menghilangkan kelebihan cairan dari tubuh melalui keringat. Merawat bayi baru lahir Anda juga latihan karena membuat pompa jantung Anda secara efisien. Tapi semua yang perlu Anda lakukan adalah untuk mendapatkan persetujuan dokter Anda sebelum Anda mulai sesuatu.

5. Pijat

Memijat kaki Anda pasca melahirkan merupakan cara lain untuk meringankan pembengkakan. Ini akan sangat bagus untuk sirkulasi. Mintalah pasangan Anda untuk memijat kaki Anda dengan lembut dari bagian bawah ke atas. Anda juga bisa menggunakan base oil, atau minyak zaitun. Tetapi ingat, Anda harus menghindari aromaterapi minyak esensial.

6. Rendam Kaki Anda

Menghindari aromaterapi minyak esensial untuk di pijat menjadi sebaliknya saat Anda meredam kaki Anda. Untuk meningkatkan aliran darah dan menurunkan pembengkakan, gunakan minyak aromaterapi seperti lavender atau chamomile. Ini juga akan mengurangi rasa ketidaknyamanan yang Anda alami.

7. Mengkonsumsi Teh Dandelion

Related Posts :

    Mengkonsumsi the herbal selama dan setelah kehamilan sebaiknya di stop dulu. Sedangkan teh dandelion menjadi pilihan yang baik untuk membantu mencegah cairan dari retensi.

    8. Menggunakan Daun kubis

    Menempatkan daun kubis putih atau hijau di daerah yang bengkak dapat meringankan ketidaknyamanan. Karena dapat menarik keluar kelebihan cairan dan mengurangi kaki yang bengkak. Cuci terlebih dahulu daun kubis yang akan digunakan lalu simpan di lemari es. Setelah dingin, bungkus kaki Anda yang mengalami pembengkakan dengan daun kubis ini. Sensasi sejuk akan meringankan masalah yang Anda. Diamkan daun kubis ini hingga mereka menjadi basah.

    Nah itu lah beberapa cara mengatasi pembengkakan pasca melahirkan. Semoga bermanfaat ya bun.

    Artikel sebelumnya : Teknik Relaksasi Untuk Wanita Melahirkan Secara Alami

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 2, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Keputihan

  • Oleh : Adelia Safa
  • 2 tahun yang lalu

    Mau tanya nih, bagaimana ya cara alami mengobati keputihan yang terus menerus, padahal saya juga sudah mengganti celana dalam setiap hari, membasuh miss v setelah BAK, dan pokoknya mengikuti langkah seperti di internet. Soalnya kadang kadang keputihannya juga menimbulkan bau. Minta bantuannya ya. Terima kasih.

    Menstruasi

  • Oleh : Putri Ainun
  • 6 bulan, 2 minggu yang lalu

    Dok saya mau tanya, selasa lalu saya berhubungan badan dengan suami saya tapi ejakulasi diluar suami saya ragu kalau ada sedikit sperma yang masuk kedalam vagina saya, kemudian hari sabtu saya haid lebih awal 4 hari dari biasanya, hari pertama keluar darah berwana merah muda kemudian hari kedua keluar darah berwarna merah gelap ada gumpalan darahnya saat hari ketiga darahnya berwarna merah muda dan tidak ada gumpalan darahnya. Apakah itu darah implantasi atau darah haid ya dok?

  • Oleh : Putri Ainun
  • Sdh hamil 8 bln blum ada tanda2 memproduksi asi

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • 4 tahun, 5 bulan yang lalu

    Siang bu bidan.. Saya hamil anak pertama.. Usia kehamilan sy jalan 8 bln.. Tapi payudara saya blum ada tanda2 memproduksi asi.. Apa itu normal? Atau berbahaya? Apakah saat nanti melahirkan ada kemungkinan asi bisa keluar?

    Siklus Haid Tidak Teratur

  • Oleh : Cherma
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat pagi dok. Dulu sebelum menikah siklus hed saya lancar dan tepat waktu, namun setelah menikah siklusnya tidak teratur dan bahkan sering kali telat datang bulan. Ketika hal ini terjadi, biasanya di sertai dengan kram dibagian bawah perut dan juga sakit. Yang saya mau tanyakan, apakah ini ada hubungannya dengan sering melakukan hubungan seks? dan apakah ini berbahaya atau bahkan merupakan hal yang wajar dirasakan? Terimakasih, ditunggu jawabannya dok 🙂

    Menstruasi yang terlalu lama

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • 3 tahun yang lalu

    Selamat sore, bidan saya mau tanya lagi, mengapa saya menstruasi terlalu lama. biasanya saya mens hanya 5-7 hari, namun sehabis menjalani treatment bekam saya menjadi mens terlalu lama bisa sampai 14 hari lebih, dan biasanya darah yang keluar setelah 7 hari berwarna merah kehitaman. saya takut karena katanya kalau lebih dari 14 hari itu darah penyakit. padahal 2 bulan lalu saya bekam sebelum haid. mohon penjelasannya terimakasih

    Tanya Bidan