Mengenali Kram Perut yang Terjadi Pada Awal Kehamilan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Selama masa kehamilan, mungkin Anda akan merasakan beberapa gejala yang sering terjadi. Namun, bagi wanita yang baru pertama kali mengalami kehamilan, terkadang sering  merasa khawatir atau panik jika merasakan suatu gejala yang berhubungan terhadap kehamilannya, terutama jika terjadi pada trimester awal kehamilan. Salah satu keluhan yang sering dialami pada awal kehamilan adalah terjadinya kram perut. Maka dari itu, untuk bisa mengatasinya, calon ibu harus mengenali kram perut yang terjadi pada awal kehamilan, simak informasi berikut ini.

    Mewaspadai dan Mengenali Kram Perut yang Terjadi pada Awal Kehamilan

                                             

    Kram perut pada usia kehamilan yang masih muda sebenarnya merupakan hal yang sudah lazim terjadi. Pasalnya, kram yang terjadi pada perut ini dapat menjadi pertanda munculnya janin di dalam rahim.

    Kram perut yang terjadi normal pada saat hamil muda tentunya terasa ringan dan tanpa disertai dengan gangguan lain yang signifikan. Biasanya kram perut akan disertai dengan sedikit bercak darah (flek) yang berwarna merah muda atau coklat.

    Kram perut dapat terjadi beberapa kali selama masa kehamilan. Beberapa memang tidak membahayakan bagi ibu maupun bagi janin. Namun, Anda juga tidak boleh menghiraukannya, karena pada beberapa kasus, kram perut juga bisa menjadi indikasi adanya masalah serius pada kehamilan ibu yang nantinya dapat membahayakan si janin ataupun ibu.

    Kram perut yang terjadi pada awal kehamilan sesaat setelah siklus menstruasi menghilang dapat menjadi pertanda bahwa kemungkinan terjadinya kesalahan dalam perkembangan embrio. Kondisi ini membutuhkan penanganan dan perawatan sesegera mungkin. Untuk meastikan kondisi embrio apakah baik-baik saja dan berkembang secara semestinya, maka perlu dilakukan pemeriksaan dengan gelombang ultrasonik.

    Jika kram perut yang terjadi pada awal kehamilan terasa begitu sakit, mungkin ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab timbulnya kram perut, seperti diantaranya adalah :

    • Kenaikan tekanan darah. Pada masa kehamilan trimester ke 2, Anda umumnya akan mengalami kenaikan tekanan darah atau hipertensi yang terjadi karena jumlah protein yang ada didalam darah mengalami kenaikan. Kasus ini akan menyebabkan kram perut.
    • Keguguran. Hal ini tentu merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh setiap ibu hamil. Keguguran merupakan kematian bayi dalam kandungan sebelum mencapai usia 20 minggu kehamilan. Kram perut pada awal kehamilan yang sangat hebat merupakan gejala awal yang biasanya terjadi pada kasus keguguran.
    • Infeksi pada ginjal. Infeksi pada ginjal juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kram perut pada awal kehamilan yang berkepanjangan.

    Tidak hanya beberapa hal diatas, kram yang terjadi pada masa kehamilan juga dapat menjadi pertanda terjadinya kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik merupakan kondisi kehamilan dimana sel embrio tidak berkembang di dalam rahim. Pada kehamilan ektopik, embrio biasanya menempati dan tumbuh di bagian tuba fallopi yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk sebuah embrio dapat berkembang. Akibatnya, si calon ibu akan mengalami kram yang hebat akibat dari melebar dan merenggangnya tuba fallopi. Kondisi ini akan sangat membahayakan ibu jika tidak segera ditangani. Karena caon ibu dapat mengalami kematian akibat melarnya tuba fallopi.

    Perawatan dan Penanganan Kram Perut Normal

    Jika kram perut yang Anda alami terbilang normal, maka Anda bisa mengatasinya dengan cara relaksasi. Anda disarankan untuk duduk dengan kedua lutut berada di posisi lurus sejajar di depan. Selain itu, minumlah sebanyak mungkin dan mandilah dengan menggunakan air hangat.

    Walaupun Anda sudah yakin betul dengan penyebab dari kram perut yang dialmi, namun Anda tidak boleh menyepelekannya. Beberapa hal yang berbahaya dan mengancam seperti kehamilan ektopik tidak ditandai dengan timbulnya rsa nyeri. Jadi, ketika Anda mengalami kram perut, segera lakukan pemeriksaan dan konsultasikan dengan bidan atau dokter Anda. Penanganan yang dilakukan sesegera mungkin dapat menyelamatkan kondisi janin dan juga ibu.

    Mengenali kram perut yang terjadi pada awal kehamilan memang penting, agar Anda bisa mengetahui penyebab serta penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - June 9, 2016
    Diskusi Dari:
    Aryanto Id

    assalamu’alaikum
    bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Adel1418ia

    kisaran biaya yang harus dikeluarkan untuk melahirkan di bidan dan syarat yang diperlukan apa saja untuk tahun 2017?

    Dijawab Oleh : Adel1418ia
    Diskusi Dari:
    Lutfi Maharani

    Selama pagi Dok. Saya mau bertanya, kan akhir akhir ini anak saya sering kali merasakan batuk di mana saat batuk ini pasti dia merasakan nafas yang tak menentu dan bahkan sering kali terlihat seperti yang susah sekali untuk bernafas. Yang saya mau tanyakan, kira kira ini jenis masalah kesehatan apa? Dan bagian mana solusi yang tepat untuk mengatasinya?

    Dijawab Oleh : Lutfi Maharani
    Diskusi Dari:
    Chika ELlo

    Assalamu’alaikum bu bidan, selamat siang…
    Nama saya Milla Natalia, saya seorang ibu rumah tangga dan baru memiliki 1 anak laki-laki usianya mau menginjak 3 tahun. Nah bu bidan, anak saya ini hiperaktif dan bisa di bilang cepat pertumbuhannya. Tapi dengan cuaca seperti ini yang kadang terang dan tiba-tiba hujan bagaimana cara kami sebagai orang tua untuk menjaga kesehatan anak kami agar tidak mudah terserang penyakit bu bidan? karena kami takut salah apa saja yang harus dilakukan di usia yang mau menginjak 3 tahun ini. Terimakasih bu bidan, ditunggu solusinya.
    Wassalamm…

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Dayat Ya Hidayat

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

    Perlu Jawaban