×

Posisi Tidur yang Baik Dan Benar Selama Hamil

Bagikan Artikel :

Tanya Bidan – Saat mengalami kehamilan pada trisemester awal, mungkin ibu hamil bisa tidur dengan posisi bagaimanapun yang menurunya bisa memberikan rasa nyaman, karena perut belum terlalu membesar. Namun ibu hamil mulai akan merasa cemas ketika memasuki trisemester kedua. Tapi sebenarnya ibu hamil tidak perlu untuk khawatir. Karena tubuh sang ibu hamil dicipkatakan dengan begitu banyak keunikan sehingga bisa memberikan perlindungan.

Perlu untuk diperhatikan juga posisi tidur ibu hamil janganlah disepelekan. Janin dalam perut yang membesar akan membuat posisi tidur ibu hamil menjai serba salah. Terlebih lagi ibu hamil akan mengalami kesulitan untuk bergerak mengubah posisi tidur. Dan posisi tidur yang salah pada ibu hamil akan memicu berbagai masalah kesehatan, seperti adanya pembengkakan kaki, mendengkur, nyeri otot, penurunan tekanan darah, atau justru akan meningkatkan tekanan darah. Dan berikut ini ada beberapa informasi menganai Posisi Tidur yang Baik Dan Benar Selama Hamil.

Posisi Tidur yang Baik Dan Benar Selama Hamil

  1. Menghindari Posisi Tidur Terlentang
    Pada saat memasuki usia kehamilan trisemester kedua, terutama setelah bulan kelima ibu hamil sebaiknya tidak dianjurkan untuk tidur dengan posisi terlentang. Tekanan pada pembuluh darah utama dan juga vena inferior, kemungkinan bisa meningkat apabila ibu hamil tidur dengan posisi yang terlentang. Adanya tekanan ini akan menghambat peredaran darah ke tubuh ibu termasuk juga ke janin.

    Tekanan yang terjadi pada Vena cava inferior bisa menimbulkan pembengkakak pada bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior ini sendiri merupakan pembuluh balik besar yang terletak dibelakang perut bagian bawah, yang berfungsi membawa darah kotor dari tubuh ke bagian bawah jantung.

  2. Tidurlah dengan Posisi Menyamping ke Kiri
    Menurut sebagian para ahli mereka sepakat menganjurkan pada ibu hamil untuk tidur dengan posisi menyamping ke kiri. Hal ini bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju pada jantung, janin, rahim, dan juga ginjal. Dan posisi tidur yang menyamping ke kriri akan membuat bagian abdomen atau perut merasa lebih nyaman dan tidak akan menekan organ hati yang terletak disebagaian kanan.

    Selain itu posisi tidur ini juga akan mengurangi pembengkakak pada pergelanan kaki dan tangan. Karena posisi ini membantu ginjal untuk bekerja lebih kuasa dalam membersihkan zat sisa dan cairan dari dalam tubuh. Apabila ginjal menahan caiaran dan zat sisa, ibu hamil akan mengalami edema.

    Related Posts :
    • Gunakan Bantal
      Gunakan bantal untuk membantu posisi tidur anda menjadi lebih nyaman. Bila ibu hamil terasa sesak napas atau bernapas pendek, maka letakkanlah bantal dibawah sisi samping tubuh untuk bisa menaikan posisi dada. Kemudian apabila ibu hamil merasa sakit pada ulu hati, letakkanlah beberapa bantal dibagian kepala agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi.

      Dan ibu hamil juga bisa tidur dengan posisi setengah duduk, supaya bisa membantu asam lambung tidak naik. Sementara itu supaya posisi tidur tetap terjaga dengan posisi menyamping ke kiri, maka anda dapat gunakan bantal dibagian perut dan punggung dengan cara diganjalkan. Apabila ada bantal khusus ibu hamil makan gunakanlah supaya tidur terasa lebih nyaman.

    Mengalami akan sulitnya untuk tidur nyenyak selama proses kehamilan memang menjadi hal yang wajar. Karena berbagai macam akan gangguan seperti seringnya terbangun dimalam hari akibat sering buang air kecil, merasa sesak nafas, jantung terasa berdebar dan meningkatnya akan detak jantung, sakit punggung dan kram pada kaki, konstipasi dan rasa sakit pada ulu hati. Namun apabila anda menemukan posisi tidur yang baik dan benar selama hamil, maka setidaknya akan membantu tidur anda menjadi lebih nyenyak dan nyaman.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  3. Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 20, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid Lama, Tapi Hanya Flek

  4. Oleh : Yayu Yu
  5. 4 bulan yang lalu

    Bu Bidan, izin bertanya. Usia saya 19 tahun, sudah sekitar satu tahun lebiy saya haid selalu 15 hari, tapi hanya keluar flek saja, tidak pernah keluar darah. Waktu saya usia 17 tahun kemaluan saya mengeluarkan darah segar setiap saat sampai beberapa hari, tapi setelah pergi ke dokter pendarahannya berhenti. Bagiamana ya bu bidan? Saya sudah pergi ke dokter hingga ke bidan untuk mengonsultasikan hal ini, tapi ujung-ujungnya hanya diberi obat saja, dan tidak kunjung sembuh. Apa sangat di perlukan untuk pergi ke spesialis bu bidan, mohon jawabannya bu bidan. Terima kasih banyak.

    Apakah yang terjadi dalam tubuh saya?

  6. Oleh : Eli Widya
  7. 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Bu bidan, hpht saya 17 januari, pada 18 feb keluar lendir seperti ovulasi, tanggal 20-24 saya flek coklat sedikit. Tanggal 25 saya HB setelah HB keluar darah segar lumayan banyak, tapi tidak sebanyak mens biasa nya,hal itu terjadi 3 hari. Tanggal 2 Maret saya HB lagi, dan keluar darah lagi, tapi lebih sedikit dari tanggal 25.,akhir akhir ini saya sering pusing, menggigil,tidak nafsu makan, dan terkadang mual muntah.kenapa ya bu? Apa saya hamil?

    Jeli gamat

  8. Oleh : Tohirin Aja
  9. 2 minggu, 4 hari yang lalu

    Selamt siang . Maaf mau tanya . Jeli gamat bisakah menyembuhkan inpotensi dan ejakulasi dini. Akibat dlu sering matrubasi. Trima kasih

  10. Oleh : Tohirin Aja
  11. Telat Haid Dan Hanya Bercak Merah Ketika Haid Datang

  12. Oleh : Yuli Ani
  13. 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan,

    Saya seorang wanita berusia 22 tahun dan sudah menikah, akhir-akhir ini saya merasakan tidak enak badan seperti masuk angin, makan saya tidak selera, dan badan juga tidak enak rasanya. Masa haid saya juga terlambat 1 minggu lebih dan begitu dapat, sedikit sekali, seperti bercak berwarna merah kehitaman. Apakah kondisi itu dikarenakan saya sedang banyak pikiran dan stress? Atau ada gangguan penyakit lainnya? Sebelumnya, saya tunggu jawabannya ya bu.

    Jenis persalinan apa yang baik untuk saya?

  14. Oleh : Milda
  15. 3 tahun, 12 bulan yang lalu

    Selamat siang, mohon sarannya ya bu bidan untuk jenis persalinan apa yang baik untuk saya nanti. Saat ini saya mengandung usia 5 bulan. Saya mempunyai riwayat penyakit asma, namun memang sejak saya mengandung penyakit saya tidak pernah kambuh lagi. Sebaiknya saya menjalani persalinan normal atau harus operasi caesar ya? Saya juga baru pertama kali hamil dan ada sedikit rasa takut akan rasa sakit nanti saat persalinan. Terimakasih sebelumnya.

    Tanya Bidan