Risiko Bayi Lahir Sungsang Dan Tips Kelahiran Sungsang

Minggu lalu, team persalinan Curhat Bidan membahas pengertian dan jenis jenis kelahiran sungsang , nah kali ini kita akan melanjutkan topik tersebut dengan membahas mengenai risiko bayi lahir sungsang dan tips kelahiran sungsang

Risiko Bayi Lahir Sungsang Dan Tips Kelahiran Sungsang


Diperkirakan bahwa sekitar 25% dari semua bayi yang berada dalam posisi sungsang setelah 35 minggu kehamilan akan mengubah diri tanpa bantuan sama sekali. Keputusan untuk mencoba mengubah posisi bayi / rotasi bayi harus dengan sangat hati-hati. Dokter kandungan harus yakin bahwa ada lebih sedikit risiko melakukan hal ini dibandingkan jika ibu menjalani proses lahiran sungsang melalui vagina. Sangat penting bahwa posisi yang tepat dari tali pusat dan plasenta diidentifikasi terlebih dahulu sebelum rotasi bayi dilakukan. Jika tidak, akan ada potensi untuk plasenta yang akan di potong dari dinding rahim atau bayi menjadi terjerat dalam tali pusat. Kadang-kadang seorang ibu akan diberikan obat terlebih dahulu untuk melemaskan otot rahimnya. Tingkat keberhasilannya sendiri sekitar 40-70% tergantung pada keahlian dari para praktisi individual.

Lalu bagaimana jika tidak melakukan rotasi bayi dan melanjutkan misi untuk kelahiran sungsang melalui vagina? Nah berikut ini ada beberapa risiko untuk bayi jika lahir sungsang, yang mungkin akan menjadi pertimbangan Anda.

Risiko Untuk Bayi Dengan Lahir Sungsang

Ketika persalinan dikelola dengan baik, begitu juga dengan momitor bayi, risiko akan diminimalkan. Beberapa wanita memilih untuk memiliki kelahiran di rumah dengan bidan dan merasa yakin bahwa semua akan berjalan dengan baik. Dalam pilihan ini, hal yang terpenting adalah memiliki rencana cadangan jia terjadi komplikasi.

  • Beberapa bayi mempunyai memar ditubuhnya jika dilahirkan secara sungsang, paling umum pada pinggul.
  • Bayi mungkin memiliki alat kelamin bengkak dan kadang-kadang mempunyai memar. Bayi laki-laki bahkan dapat mengembangkan hidrokel, ini merupakan kondisi dimana ada koleksi air dalam skrotum mereka.
  • Bayi yang lahir dalam posisi sungsang breech , atau keadaan dimana kaki bayi lurus keatas dengan pantat mereka dibawah, akan cenderung untuk tetap dalam posisi tersebut selama beberapa hari setelah lahir.
  • Bayi yang lahir sungsang cenderung memiliki kepala yang lebih bulat. Hal ini karena tulang tengkorak mereka tidak memiliki kesempata yang sama untuk membentuk.
  • Kongenital dislokasi panggul lebih sering terjadi pada bayi yang lahir dalam kelahiran sungsang.
  • Ada risiko trauma kepala pada bayi, terutama jika kelahiran cepat dan bayi dalam kondisi prematur. Untuk alasan ini, forsep sering digunakan untuk mengontrol saat “kedatangan kepala”. Alternatf lain yaitu dokter kandungan akan menggunakan tangannya untuk mengontrol pengiriman saat kepala sang bayi keluar.

Nah itulah beberapa risiko bayi lahir sungsang dan berikut ini beberapa tips untuk kelahiran  sungsang yang bisa dilakukan.

Tips Untuk Kelahiran Sungsang

Sebelum hari melahirkan tiba, mungkin Anda telah melakukan pemeriksaan sebelumnya dan mengetahui jika bayi berada dalam posisi sungsang bukan? Nah berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum proses persalinan ataupun saat proses persalinan.

1.    Sering melakukan senam hamil dan berolahraga. Nah bagi ibu yang sudah mengetahui kondisi sang buah hati, rajinlah untuk berolahraga seperti senam hamil dan berenang. Karena kedua olahraga tersebut dapat melonggarkan panggul dan membuatnya lebih rileks, sehingga akan memudahkan bayi keluar dan juga memungkinankan untuk memutar bayi ke posisi normal.

2.    Lakukan hypnobirthing 2 kali sehari. Tekniknya yaitu dengan sering berkomunikasi dengan sang bayi, mencoba berbicara dan menyuruhnya untuk memutar, sambil Anda memberikan gerakan  arahannya. Memang terdengar tidak mungkin, namun cara ini tidak boleh Anda remehkan ya.

3.    Stimulasi Cahaya Dan Suara. Anda bisa menggunakan senter untuk menyinari perut Anda. Gerakan senter dari puncak Rahim secara perlahan hingga kea rah tulang kemaluan. Lakukan repetisi beberapa kali. Sedangkan stimulasi suara gunakan headphone untuk memutar lagu klasik dan menyimpannya di perut Anda sedikit bawah.

4.    Lakukan pijatan ringan. Teknik ini mungkin sudah tidak asing lagi, karena hal ini bisa menstimulasi bayi untuk memutar tubuhnya. Tempatkan tangan kanan Anda dibawah Rahim dan tangan kiri Anda diatas Rahim, gerakan perlahan searah jarum jam. Lakukan teknik ini secara berulang setiap harinya.

5.    Stimulasi dengan menggunakan jus jeruk. Penelitian ini dilakukan di Inggris, oleh Universitas Oxford. Hasilnya ialah ketika ibu mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi. Secara refleks, bayi akan bergerak ke posisi tertentu. Penelitian lain mengatakan bahwa segelas jus jeruk yang dikonsumsi pago hari dengan posisi badan miring ke sisi kiri diatas kasur, dapat membantu bayi untuk berpindah ke tempat seharusnya.

Nah itulah risiko bayi lahir sungsang dan tips kelahiran sungsang yang bisa saya sampaikan. Semoga bunda bisa menjalani proses persalinan dengan lancar ya. Amin..

Mungkin tertarik juga untuk membaca :

Citra Dewi Amd.Keb - November 26, 2016
Diskusi Dari:
Novita dwi

Halow, saya mau tanya masalah masa subur
Bln desember 2017 haid tgl 15
Bulan januari 2018 haid tgl 8
Tgl 21 januari 2018 menikah
Bulan februari 2018 haid tgl 3
Bulan maret 2018 haid tgl 1

Yang saya mau tanyakan tgl brp saya tepat masa subur kalo dilihat siklus haid saya di atas..?
Saya coba pakai alat ovutest tgl 13 maret 2018 jam 13.00 dan jam 19.00 garisnya 2 merah..
Apakah itu menandakan saya dalam masa subur ?
Mohon di jawab terimakasih..

Dijawab Oleh : Novita dwi
Diskusi Dari:
ANGGUN

Usia sy saat ini 36 tahun. Dan berencana utk program kehamilan. Apakah beresiko dgn usia sy sekarang? Dua kali kehamilan tidak ada masalah. Terima kasih

Dijawab Oleh : ANGGUN
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang,
Saya Nandini dan saat ini saya tengah hamil memasuki minggu ke 6. Bagi seorang ibu yang menginginkan kehamilannya tetap sehat, terhindar dari berbagai masalah kesehatan pada janin. Apa yang seharusnya saya konsumsi. Mohon jawabannya.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
ade

Selamat sore. Saya adalah lulusan d3 kebidanan dan saat ini bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jawa Timur. Saya juga sangat tertarik dalam dunia media dan publikasi kesehatan. Apakah saya bisa menjadisalah satu kontributor Curhat Bidan? terimakasih

Dijawab Oleh : ade
Diskusi Dari:
Anonymous

selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

Dijawab Oleh :