×

Apakah Psoriasis Dapat Mempengaruhi Kesuburan ?

Bagikan Artikel :

Bidan Online -, Psoriasis merupakan salah satu jenis penyakit autoimun yang menyerang kulit dan dalam kebanyakan kasus penyakit ini menyerang usia remaja serta dewasa atau ketika sedang berada di usia produktif. Lantas timbul pertanyaan, Apakah Psoriasis Dapat Mempengaruhi Kesuburan ?

Sekilas Mengenai Prosiasis


Peradangan kronis atau disebut dengan autoimun yang terjadi pada kulit, dimana penderitanya akan mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat dan kemunculan penyakit psoriasis terkadang untuk jangka waktu yang cukup lama dengan proses hilang lalu muncul kembali. Prosiasis bukan penyakit berbahaya yang bisa mengancam jiwa penderitanya dan peyakit kulit yang satu ini juga tidak menular tapi, bisa terkena dibagian tubuh dimana saja seperti kulit kepala sehingga bisa menyebabkan penurunan kualitas hidup jika tidak dilakukan perawatan dengan baik.

Gejala Prosiasis

Mereka yang mengidap penyakit prosiasis akan menunjukan gejala yang berbeda – beda karena dalam beberapa kasus juga ditemukan ada penderita yang bahkan tidak merasakan adanya gejala dari penyakit prosiasis. Sedangkan secara umum penyakit ini akan menunjukan tanda – tanda seperti kulit berubah menjadi kemerahan, terasa tebal dan kering, bersisik, mengalami pecah – pecah bisa sampai berdarah serta kuku mengalami tekstur yang tidak rata dan sendi menjadi kaku.

Anda mungkin akan bertanya – tanya, jika prosiasis bisa dikatakan sebuah penyakit kulit lalu kenapa bisa berkaitan dengan kesuburan.

Apakah Psoriasis Dapat Mempengaruhi Kesuburan ?

Seperti yang dikatakan oleh Dokter Rudy Hidayat, SpPD-KR mengungkapkan, hampir semua penyakit autoimun termasuk prosiasis tidak akan mempengaruhi kesuburan. Pasien prosiasis baik itu pria atau wanita tidak perlu khawatir dan tidak perlu takut akan sulit mendapatkan keturunan karena penyakit prosiasis.

Related Posts :

    “Karena pasien yang menderita penyakit lupus yang lebih berat juga bisa hamil, jika Anda tidak perlu khawatir.” Kata Rudy dalam simposium Peduli Prosiasis di Gedung Kementrian Kesehatan.

    Sedangkan menurut dr. Tjoet Nurul Alam Jacoeb, SpKK mengatakan tidak ada hubungan langsung mengenai proriasis dengan masalah ketidaksuburan atau infertilitas. Tapi ketidaksuburan bisa jadi dipengaruhi oleh faktor lain yang berkaitan dengan prosiasis seperti depresi dan stress. Mereka yang tidak mengalami prosiasis juga bisa mengalami hal ini.

    Tapi, saat terjadi kehamilan maka bisa saja berpengaruh pada penyakit prosiasis atau penyakit autoimun. Dimasa kehamilan penyakit ini bisa saja tidak memunculkan kekambuhan dan pasien tidak boleh mengkonsumsi obat saat hamil jika prosiasis tidak menunjukan adanya gejala.

    Fakta ini disebabkan karena adanya peningkatan hormon estrogen yang terjadi pada ibu hamil dan akan memberikan perlindungan pada ibu hamil dari berbagai penyakit.

    Penyakit proriasis biasanya akan kembali kambuh setelah melahirkan atau ketika sedang menyusui, karena pada saat itu hormon estrogen mulai menurun. Pada jenis prosiasis tertentu bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan janin.

    Sekarang Anda sudah mengetahui kalau penyakit autoimun seperti prosiasis tidak akan mempengaruhi kesuburan tapi tetap Anda harus segera menangani penyakit yang satu ini diantaranya bisa dengan menggunakan krim atau salep untuk mengurangi kecepatan produksi sel-sel kulit yang bisa mengurangi inflamasi kulit, kortikosteroid (untuk mengurangi inflamasi kulit) dan calcineurin inhibitors untuk menghambat kinerja sistem kekebalan tubuh.

    Baca Juga :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 3, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Sering melakukan onani

  • Oleh : Steven Chin
  • 6 bulan yang lalu

    Saya sering masturbasi apaka itu merbahaya

    Tanya dok

  • Oleh : Novita Sari
  • 3 bulan, 1 minggu yang lalu

    Ass dok
    Izin bertanya, saya telah melakukan kesalahan yg lalu. Saat itu saya berhubungan intim. Tetapi darah yg keluar hnya sedikit bsa dibilang saya sudah pecah perawan. Dan baru dengan satu laki laki itu saja, apakah saya masih bsa keluar darah saat berhubungan lagi?

  • Oleh : Novita Sari
  • Tentang payudara

  • Oleh : Monica Sindi
  • 2 bulan, 2 minggu yang lalu

    Bidan..
    Saya mau bertanya..
    Saya terkejut karena ada benjolan di payudara saya ,selama ini saya tidak menyadari bahwa ada benjolan..
    Namun benjolan nya tidak terasa sakit..
    Namun saya search digoogle ciri2 kanker payudara..
    Kan ada tuh putingnya dicubit keluar air atau tidak..
    Nah ini gak ..
    Hanya saja ada benjolan namun tidak terasa sakit..

    Itu kenapa ya?
    Mohon bantuannya 🙏🏻

    Cara mengatasi PMS

  • Oleh : Nelly Tampubolon
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, kenapa yah setiap menjelang menstruasi saya jadi mudah marah dan lebih sensitif? bagaimana sih cara mengatasi PMS itu bu bidan? Terimakasih:)

    promil

  • Oleh : leni septiani
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    saya mau tanya .. awal nikah saya KB dulu suntik 1 bulan 6x .. apakah itu terlalu lama atau tidak ???
    skg mei masih dapat haid .. :(( pengen cepet punya anak bu

    Tanya Bidan