×

Bolehkah Menggunakan Permainan Sex Toys Untuk Menambah Sensasi Seksual ?

Bagikan Artikel :

Bolehkah Menggunakan Permainan Sex Toys Untuk Menambah Sensasi Seksual ?

Hubungan seksual pada pasangan suami istri adalah suatu kebutuhan yang harus terpenuhi. Selain itu, keharmonisan dan kehangatan pasangan bisa dipengaruhi oleh kegiatan seksualnya. Namun adakalanya hubungan seksual menjadi sesuatu yang membosankan. Tidak jarang pasangan suami istri menggunakan tambahan alat seperti permainan sex toys untuk menambah sensasi hubungan seksual karena untuk menghidupkan aktivitas seksual bukan hanya soal posisi dan tekniknya saja.

Dalam dunia medis permainan sex toys boleh saja dilakukan asal tidak membahayakan bagian tubuh dan organ reproduksi. Selain itu bahan yang digunakan dalam pembuatan sex toys harus diperhatikan karena ada beberapa yang menggunakan bahan kimia berbahaya yang menyebabkan alergi, cedera dan lain-lain.

Risiko Penggunaan Permainan Sex Toys

1. Penyakit menular seksual

penggunaan sex toys pada pasangan bisa meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin dan berbagai penyakit lain yang dapat ditularkan melalui cairan tubuh. Cairan tubuh Anda dan pasangan seperti sperma atau cairan vagina bisa menempel pada mainan seks. Jika mainan tersebut digunakan secara bergantian, virus atau bakteri yang menempel pun akan pindah ke pasangan. Beberapa contoh penyakit menular seksual yang bisa ditularkan lewat mainan seks adalah HIV, hepatitis, klamidia, dan gonorea.

2. Cedera, luka, atau alergi

Beberapa mainan seks menggunakan penggetar yang dikendalikan oleh mesin. Jika Anda dan pasangan tidak berhati-hati ketika memainkan sex toys, Anda dan pasangan rentan mengalami cedera, luka, atau iritasi pada alat kelamin atau anggota tubuh lain yang bersentuhan dengan mainan seks Anda. Anda dan pasangan juga mungkin memiliki kulit sensitif yang akan bereaksi ketika bersentuhan dengan plastik, karet, kain, atau bahan pelumas yang biasanya sudah dilumuri pada mainan seks tertentu.

3. Permaian seks yang mengandung bahan kimiaberbahaya

Ada beberapa permainan seks yang setelah diteliti mengandung bahan kimia dan bisa menyebabkan adanya bahaya diabetes hingga ketidaksuburan pada penggunanya. Bahan kimia itu adalah senyawa phthalates. Phthalates adalah senyawa kimia yang digunakan untuk melunakkan bahan plastik.

Bahaya phthalates bagi kesehatan tubuh

1. Alergi kulit
2. Asma
3. Penyakit kelamin
4. Gangguan motorik atau saraf perkembangan otak
5. Kanker payudara
6. Obesitas
7. Diabetes tipe 2
8. Gangguan perilaku (kesehatan mental)
9. Masalah reproduksi dan tingkat kesuburan yang rendah

Cara Merawat dan Menjaga Permainan Seks

Merawat dan menjaga kebersihan permainan seks adalah hal yang penting. Jika setelah pemakaian permainan seks diabaikan begitu saja dapat membawa bibit-bibit penyakit seksual. Dianjurkan untuk menggunaan kondom pada mainan seks agar tetap aman saat digunakan. Ada beberapa tips untuk memilih dan merawat mainan seks sehingga aman digunakan:

1. Pilih mainan seks yang bebas phthalates
2. Cuci dengan menggunakan sabun setelah pemakaian
3. Gunakan kondom
4. Tidak menggunakan permainan seks bersama-sama atau berbagi dengan orang lain.
5. Sebaiknya jangan gunakan sex toys untuk seks anal dan seks oral secara berkelanjutan tanpa dibersihkan terlebih dulu.
6. Jangan menggunakan sex toys yang berpotensi melukai hingga mengeluarkan darah. Jika terdapat luka kecil pada organ reproduksi Anda atau pasangan Anda, hal ini berpotensi untuk menularkan infeksi seperti hepatitis, gonorhoe, HIV dan lain-lain

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 17, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bercak darah di vagina

  • Oleh : Shinta Romadona
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Pagi bu bidan, saya seorang pelajar berusia 23 tahun saya suka bercak darah, seperti keputihan dan ada darah gitu, biasanya itu terjadi kalo saya mengkonsumsi makanan pedas langsung terjadi, apakah itu bahaya?, dulu 4tahun belakang saya pernah periksa ke dokter kandungan dan di Usg, katanya saya mengalami iritasi rahim karna saya sering memakai pakaian ketat, yang ingin saya tau, itu penyakit apa, dan bagaimana solusi mengobati nya? Terimakasih bu bidan ☺️🙏

    Program kehamilan

  • Oleh : Claudia anggelina
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    Dimana alamat untuk akupuntur kehamilan

    Kehamilan

  • Oleh : Pipit Winartii
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat Siang Dok,

    Istri saya seblumnya mempunyai siklus menstrusai 28 hari
    namun ini sudah lewat dari 28 hari apakah istri saya hamil

    salam,

    Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Kafein?

  • Oleh : Disa Khaerunisa
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya benarkah ibu hamil dilarang mengkonsumsi minuman yang berkafein seperti kopi? jika itu salah, sebaiknya bagaimana aturan yang tepat dalam mengkonsumsi kafein pada ibu hamil. Terimakasih bu bidan, ditunggu jawabannya…

    Menstruasi

  • Oleh : Adhy Putra Lautan
  • 3 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat Malam,dok saya mau tanya tentang mentruasi saya.
    Awalnya saya sekitar dua bulan tidak haid,lalu baru bulan ini haid,tapi dari tanggal 13 sampai dengan tgl 23 hari ini darah haid saya masih keluar,berbahaya atau tidak ya dok?
    Terima kasih.

    Tanya Bidan