Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi Baru Lahir Usia 0-6 Bulan

www.curhatbidan.com – Bayi baru lahir tidak bisa langsung melihat dengan jelas layaknya orang dewasa. Pada minggu-minggu pertama kehidupan bayi sama sekali tidak dapat melihat secara jelas serta belum bisa membedakan warna. Sangat diperlukan waktu untuk beberapa bulan supaya penglihatan bayi berkembang sehingga bayi dapat melihat.

Perkembangan panca indera penglihatan merupakan contoh yang luar biasa terhadap pengalaman manusia pada saat masih bayi. Dan apabila digabungkan dengan faktor genetic, maka akan menghasilan perkembangan otak. Saat bayi lahir, penglihatannya akan membantu pada perkembangan emosional, fisik dan mental. Perkembangan bayi akan berkembang dengan merespon pada cahaya, mengenal warna, mengenal bentuk, dan mengenal gerakan. Sehingga hal inilah yang menjadi salah satu bahwa penglihatan bayi sangat mempengaruhi pada perkembangan otak.

Lalu bagimana proses perkembangan penglihatan bayi baru lahir?

Bayi memang terlahir dengan penglihatan yang belum sempurna. Bayi perlu belajar untuk melihat dengan seiringnya pertumbuhan usia. Pada mata yang sehat dan normal diperlukan supaya bayi bisa belajar untuk menggunakan mata mereka didalam kehidupan sehari-hari ketika mereka tumbuh besar. Adanya gangguan penglihatan pada bayi dan juga balita dapat menyebabkan terlambatnya perkembangan penglihatan sang anak.

Berikut tahapan perkembangan penglihatan pada bayi baru lahir :

1. Penglihatan bayi baru lahir

Ketika bayi lahir ke dunia, maka penglihatannya masih belum sempurna. Meskipun pada dasarnya bayi sangat senang melihat bentuk wajah sang ibu, namun tetap saja penglihatannya masih belum sempurna. Kemampuan mata bayi baru lahir hanya bisa melihat objek dengan jarak panjang sekitar 19.6 cm hingga 29.4 cm. Bayi sudah dapat mengenal pada wajah ibunya sendiri ketika saat pertama kali sang ibu memberikan ASI.

2. Penglihatan bayi usia 6 minggu

Pada penglihatan bayi baru lahir ketika bayi sudah memasuki usia 6 minggu, maka ia sudah bisa mengenal objek dan benda yang perpindah ke kiri dan kanan. Sebenarnya untuk menstimulasi perkembangan penglihatan bayi sudah bisa dilakukan pada saat masih berada didalam kandungan. Bunda dapat memberikan paparan cahaya supaya dapat membantu rangsangan bayi. Setelah sang bayi lahir, Bunda dapat menstimulasi dengan menggunakan ASI, karena kandungan ASI dapat membantu penglihatan bayi terutama pada bagian syaraf retina bayi.

3. Penglihatan bayi usia 2 bulan

Sebenarnya pada saat bayi baru lahir dapat melihat berbagai warna, meskipun sangat sulit untuk membedakannya. Karena menurut bayi penglihatan bayi semuanya akan terlihat mirip. Hal ini disebabkan mengapa bayi akan lebih menyukai warna hitam putih dengan kontras yang tinggi.

4. Penglihatan bayi usia 3-4 bulan

Saat sudah memasuki usia 3-4 bulan, bayi sudah dapat melihat secara fokus serta dapat melihat suatu pergerakan yang telah dihasilkan oleh suatu objek. Selain itu juga, bayi akan semakin lebih sensitive terhadap rangsangan cahaya. Bayi berusia 3 bulan pendeteksian cahaya yang dilakukan bayi berkisar sekitar 10 kali lipat dibandingkan dengan pada orang dewasa, oleh karena itu sebaiknya untuk tidak memasang lampu yang terlalu terang. Supaya dapat melakukan stimulasi rangsangan cahaya, Bunda bisa membuat kamar tidur bayi yang dihiasi dengan warna beragam.

5. Penglihatan bayi usia 6 bulan

Penglihatan bayi berusia 6 bulan sudah memasuki pada tahap yang cukup sempurna. Karena pada kemampuannya dalam melihat sesuatu sudah sangat jelas. Ketika bayi sudah berusia 6 bulan, maka ia memiliki kordinasi serta gerakan dalam mengontrol mata dengan baik. Untuk memberikan stimulasi pada bayi usia 6 bulan, maka Bunda dapat mengenalkannya dengan ragam mainan, warna, dan yang lainnya supaya bayi dapat menikmati penglihatannya.

Itulah tahapan pada perkembangan penglihatan bayi baru lahir usia 0-6 bulan agar Anda dapat memberikan stimulasi pada si kecil. Dengan mengetahui dan mengenal pada tahapan-tahapan penglihatan pada bayi baru lahir maka akan lebih mudah untuk mengetahui kondisi abnormal yang berhubungan dengan terlambatnya penglihatan pada bayi sesuai dengan usia.

Citra Dewi Amd.Keb - December 1, 2017
Diskusi Dari:
Ramadhan

Obat apa yg di gunakan untuk menghilangkan kebiasaan menghisap tangan pada anak

Dijawab Oleh : Ramadhan
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang,
Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
puji

selamat siang, saya mau bertanya bu, apa bahaya penyakit tifus saat hamil? terima kasih, saya sangat tunggu jawabannya

Dijawab Oleh : puji
Diskusi Dari:
Muhammad Hanif Maulana

Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang mengandung usia 8 bulan, dan setelah melakukan USG ternyata bayi saya mempunyai berat badan yang tergolong bayi besar. Kata dokter, saya lebih baik melakukan episiotomi. Tetapi saya ragu dan takut akan rasa sakitnya, dan apakah episiotomi itu amak dilakukan? Mohon penjelasannya, terimakasih

Dijawab Oleh : Muhammad Hanif Maulana
Diskusi Dari:
Vita Ratnasari

Halo bu bidan, nama saya Alena. Katanya kalau berhubungan intim ketika kita sedang masa subur itu bisa lebih cepat untuk mendatangkan kehamilan. Karena saya sedang menunda kehamilan dan melakukan hubungan intim saat sedang tidak subur bisa terjadi kehamilan atau tidak ya ? Terima kasih sebelumnya.

Perlu Jawaban