Tanda, Gejala dan Penyebab Kehamilan Ektopik Terganggu

Curhat Bidan – Kehamilan ektopik terganggu (KET) adalah suatu komplikasi kehamilan dimana sel telur yang dibuahi tidak bisa menempel pada jaringan yang semestinya. Kehamilan ektopik bukanlah kehamilan normal karena kehamilan tersebut tidak bisa berkembang sebab berada diluar rahim. kehamilan ektopik terganggu merupakan kondisi yang harus segera ditangani oleh medis, karena kondisi ini bisa membahayakan nyawa ibu, kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang menjadi salah satu penyebab mortalitas pada ibu hamil.

Tanda dan Gejala Kehamilan Ektopik Terganggu

Seorang ibu yang sedang hamil pada trimester pertama sebaiknya mengetahui gejala dari kehamilan ektopik. Semakin dini ibu hamil mengetahui kehamilannya merupakan hamil ektopik maka semakin cepat pula penanganan medis yang dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Apabila terlambat diatasi, maka akan memiliki saluran tuba yang pecah, dan apabila saluran tuba pecah saluran tersebut haruslah diangkat akibatnya akan susah untuk hamil. Tindakan medis yang dlakukan jika diketahui sejak dini kehamilan ektopik yaitu dengan menjaga saluran tuba tetap utuh.
Berikut beberapa gejala seseorang yang mengalami kehamilan ektopik, diantaranya :

  1. Rasa Nyeri
    ibu hamil yang mengalami gejala kehamilan ektopik terganggu akan merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah. Nyeri bisa sangat tajam dan melebar ke bagian perut. Nyeri akan semakin terasa hebat apabila sedang berjalan, bergerak dan beraktivitas walaupun hanya beraktivitas ringan.
  2. Pendarahan
    ibu hami namun mengalami pendarahan seperti menstrusasi bisa dikatakan terkena hamil ektopik. Pendarahan yang dialami bervariasi contohnya hanya timbul bercak darah saat hamil berwarna cokelat atau menstruasi seperti darah segar. Ibu hamil namun mengeluarkan bercak cokelat atau darah sebaiknya sesegera mungkin untuk menemui dokter. Apabila tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan pendarahan di dalam tubuh ibu hamil.
  3. Sakit Panggul
    Seseorang yang mengalami kehamilan ektopik akan merasa sakit pada panggul. Sakit panggul hanyua pada bagian satu sisi saja dan akan merasa sakit secara tiba-tiba.
  4. Pingsan
    Pingsan merupakan tanda ibu hamil mengalami kehamilan ektopik, pingsan bisa terjadi saat ibu hamil tidak bisa menahan rasa nyeri dan sakit pada bagian panggul serta bagian bawah perut.
  5. Hipotensi
    seseorang yang mengalami kehamilan ektopik akan mengalami tekanan darah rendah atau hipotensi.

Faktor Penyebab Terjadinya Kehamilan Ektopik Terganggu

Pada dasarnya penyebab terjadinya kehamilan ektopik terganggu belum dapat dipastikan secara pasti. Akan tetapi ada faktor risiko yang bisa menyebabkan kehamilan ektofik terganggu.
Berikut berbagai macam risiko yang dapat menyebabkan terkena kehamilan ektopik terganggu, diantaranya :

  1. Infeksi Saluran Telur
    Seorang wanita yang mengalami infeksi saluran telur biasanya akan mengalami kehamilan ektopik. Hal ini dikarenakan saat akan melewati saluran telur dan menuju rahim, zigot akan terhalang oleh kuman dan virus yang ada di saluran telur, dan akibatnya ziqot akan berhenti di saluran telur dan menempek di saluran telur, zigot tersebut akan berkembang menjadi embrio.
  2. Radang Panggul
    Penyakit radang panggul yang dialami oleh wanita, rentan terkena kehamilan ektopik terganggu. Radang panggul bisa menyebabkan rasa nyeri pada panggul, radang panggul bisa menghalangi zigot ke rahim.
  3. Pernah Mengalami Kehamilan Ektopik
    Apabila wanita pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya maka bisa mengalami kehamilan ektopik sepert sebelumnya. Contohnya apabila pernah mengalami kehamilan ektopik pertama di ovarium kanan, kemudian kehamilan ektopik selanjutnya bisa berada di sebelah kiri.
  4. Operasi Tuba
    Jika pernah melakukan operasi tuba fallopi maka akan rentan terkena kehamilan ektopik. Hal ini dikarenakan tuba yang telah dioprasi tidak memungkinkan zigot untuk menempel di dinding rahim, akibatnya zigot akan menempel diluar rahim.
  5. Penyakit Menular Seksual (PMS)
    Seorang wanita yang pernah mengalami penyakit menular seksual (PMS) bisa terkeba kehamilan ektopik. Hal ini disebabkan oleh kuman dan virus yang berada didalam tubuhnya. PMS misalnkan gonorrhea, klamidia dan yang lainnya.

Penanganan Pada Kehamilan Ektopik Terganggu

Dokter akan melalukan penanganan medis sesegera mungkin. Berikut  penanganan yang akan dilakukan oleh dokter dan mengatasi kehamilan ektopik :

  • Obat-obatan
    Obat-obatan berfungsi untuk menahan laju pertumbuhan embrio, obat suntik juga akan diberikan pada ibu hamil. Tujuan obat suntik diharapkan bisa terserap ke dalam tubuh ibu hamil, obat tersebut juga bisa menjaga keutuhan tuba fallopi supaya tidak pecah atau rusak. Tuba fallopi yang pecah bisa disebabkan oleh embrio yang tumbuh dan membesar, kondisi tuba yang sempit tidak memungkinkan embrio terus berkembang menjadi janin.

  • Operasi
    Apabila pemberian obat tidak berhasil dan embrio terus berkembang, dokter akan melakukan tindakan pembedahan atau operasi. perasi ini akan dilakukan oleh wanita yang mengalami kehamilan ektopik terganggu lebih dari beberapa minggu. Operasi yang biasa dilakukan untuk mengatasi hamil ektopik adalah operasi laparaskopi dengan membentuk sayatan kecil yang ada di bawah perut. Operasi ini juga akan dilakukan jika kondisi tuba sudah pecah dan menimbulkan pendarahan.

Efek Kehamilan Ektopik

  • Masalah kesuburan
  • Trauma Kehamilan.

Pentingnya pemeriksaan kehamilan yang tidak henya dilakukan untuk mempersiapkan proses persalinan namun harus dilakukan sejak awal . jangan puas dengan hanya melakukan test pack untuk memastikan kondisi .

Citra Dewi Amd.Keb - September 21, 2016
Diskusi Dari:
Anonymous

Pada ibu hamil dengan mengkonsumsi semangka baik ndag dokter.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Dessi Yudha Arisandy

Assalamualikum bu bidan, nama saya Filza Syafira. Saya mau bertanya kira – kira biaya untuk cek kesuburan suami istri butuh berapa ya ? Rincian pemeriksaannya seperti apa aja bu ? Terima kasih, mohon dijawab.

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Indriana Puspa Aliansa

Halo bu bidan, saya mau tanya, boleh tidak bayi usia 5 bulan diberi vitamin untuk daya tahan tubuhnya agar kuat ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Risky nur

Malem dok, say hamil berusia 1bulan, saya ada asma, tapi semua tes lebih dan ronsen nya bagus semua, tidak menandakan penyakit paru-paru, saat asma mau kambuh pasti selalu batuk terlebih dahulu, pertanyaan saya bahayakah untuk janin saya dok

Dijawab Oleh : Risky nur
Diskusi Dari:
ade

Memasuki usia kehamilan bulan ketiga, keluar bercak darah dan saya langsung periksa sama bidan dan diberi obat. Ketika obatnya udah habis bercak darah kembali keluar. Apakah pertanda bayi tidak berkembang ?

Dijawab Oleh : ade