×

Pemeriksaan Histerosalpngografi Meningkatkan Peluang Terjadinya Kehamilan

Bagikan Artikel :

Pemeriksaan Histerosalpngografi

Pemeriksaan Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan sinar X dengan memakai cairan kontras yang dimasukkan ke rongga rahim dan saluran telur (tuba fallopii) yang bertujuan untuk mengetahui kondisi saluran telur sekaligus apakah ada sumbatan dan letaknya pada saluran telur yang bisa menyebabkan infertilitas/ketidaksuburan. Pemeriksaan HSG juga bisa mengevaluasi bentuk, ukuran dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan seperti tumor jinak di rahim yang tumbuh ke arah rongga rahim (mioma uteri jenis submukosum), polip rahim, perlengketan (adesi) dinding rahim, atau kelainan bawaan rongga rahim seperti adanya sekat pada rahim (septum). Pemeriksaan ini juga bisa mengetahui penyebab terjadinya keguguran berulang.

Related Posts :

    Waktu Yang Tepat Dilakukan Histerosalpingografi

    Waktu yang tepat dilakukan histerosalpingografi adalah sesudah haid tapi sebelum ovulasi, yaitu antara hari ke-9 sampai ke-14 siklus haid, untuk memastikan Anda tidak hamil ketika pemeriksaan ini dilakukan. Pemeriksaan HSG tidak boleh dilakukan ketika menstruasi, karena pembuluh darah sedang dalam keadaan terbuka sehingga dikhawatirkan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. HSG juga sebaiknya tidak dilakukan bila Anda mengalami infeksi di saluran reproduksi atau di daerah panggul (pelvis) yang kronis, penyakit menular seksual, serta bila Anda baru menjalani operasi rahim atau saluran telur.

    Prosedur Pemeriksaan Histerosalpngografi

    Pemeriksaan ini dilakukan di bagian radiologi seperti saat Anda melakukan foto Rontgen. Setelah mengganti baju dengan baju pemeriksaan dan melepaskan perhiasaan, Anda diminta berbaring dengan kedua paha terbuka (posisi litotomi), seperti pemeriksaan pap smear. Dokter radiologi akan memasukkan spekulum ke vagina sehingga mulut rahim terlihat, lalu kateter dimasukkan ke rongga rahim melalui mulut rahim. Cairan kontras disuntikkan ke dalam rahim melalui kateter dan spekulum dikeluarkan. Beberapa foto rontgen akan diambil ketika cairan memenuhi rahim, masuk ke dalam saluran telur hingga bila tidak ada sumbatan tumpah ke dalam rongga perut. Biasanya, prosedur ini berlangsung selama 30 menit. Setelah selesai, kateter dilepas dan Anda diminta tetap berbaring selama beberapa menit, lalu dipersilakan bangun dan mengganti pakaian. Anda bisa makan dan minum seperti biasa sebelum dan sesudah pemeriksaan, serta diminta buang air kecil untuk mengosongkan kandung kemih.

    Ketidaknyamanan Saat Pemeriksaan Histerosalpngografi

    Anda akan merasa tidak nyaman ketika kateter dipasang dan cairan kontras disuntikkan, bahkan merasakan kram perut seperti ketika menstruasi bila ada sumbatan di saluran telur. Anda juga bisa merasakan sakit kepala ringan dan sakit di perut bagian bawah karena iritasi di selaput perut (peritoneum). Namun, rasa sakit tersebut tidak akan berlangsung lama. Anda akan diberi obat penahan sakit (anti-nyeri) saat pemeriksaan dilakukan. Anda juga diberi antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi akibat pemeriksaan ini.

    Hasil Histerosalpngografi Bisa Langsung Dilihat

    Hasilnya bisa diperoleh hari itu juga. Dokter radiologi akan memberikan analisis dari pemeriksaan tersebut, lalu dokter kandungan yang menangani Anda akan menjelaskan langkah terapi apa yang perlu Anda lakukan bila ternyata ditemukan masalah yang mengganggu kesuburan Anda.

    Efek Samping Pemeriksaan Histerosalpngografi

    Pemeriksaan ini cukup aman dan jarang menimbulkan komplikasi. Memang ada risiko alergi, tapi kecil karena sebelum pemeriksaan, Anda akan menjalani skin test terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda ada alergi cairan kontras yang digunakan atau tidak. Bila Anda tidak alergi cairan kontras tersebut, justru dapat menghambat pertumbuhan kuman dan meningkatkan imunitas terhadap kuman karena mengandung zat yang bersifat antiseptik. Sinar X yang digunakan juga dalam dosis yang dikontrol untuk meminimalkan paparan radiasi yang Anda terima. Anda tidak perlu khawatir bila muncul flek selama beberapa hari setelah pemeriksaan HSG. Hal itu normal terjadi.

    Pemeriksaan Histerosalpngografi Meningkatkan Kesempatan Kehamilan

    Beberapa penelitian membuktikan, pemeriksaan HSG bisa meningkatkan fertilitas pada wanita yang pernah menjalaninya, terutama pada wanita yang mengalami masalah pada saluran telurnya. Alasannya, cairan kontras yang disemprotkan ke rahim terkadang bisa membuka saluran telur yang tersumbat sehingga membantu wanita yang bersangkutan bisa hamil. Selain membersihkan sumbatan, pemeriksaan ini juga bisa meluruskan saluran telur, menstimulasi sel silia di saluran telur atau meningkatkan cairan mukosa di leher rahim (serviks) yang kesemuanya mendukung terjadinya kehamilan.

    Perbedaan Histerosalpngografi Dan Tiup Rahim

    HSG berbeda dengan pertubasi atau hidrotubasi atau yang dikenal dengan tiup rahim. Pemeriksaan pertubasi menggunakan gas CO2 yang ditiupkan ke rahim sedangkan hidrotubasi memakai cairan yang mengandung antibiotik. Penilaian pertubasi umumnya secara subjektif atau dapat juga dibuat rekaman kymograf terhadap tekanan uterus. Walau semua pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah ada sumbatan di saluran telur, namun pemeriksaan HSG memberikan hasil yang lebih akurat dan lengkap. Lewat hasil foto sinar X bisa diketahui secara pasti saluran mana yang tersumbat dan di mana letak sumbatannya. Sementara pada pertubasi atau hidrotubasi, letak sumbatan tidak bisa diketahui secara pasti demikian pula saluran yang mana karena hanya bisa diketahui ada sumbatan dari perubahan tekanan gas saat dimasukkan.

    Peluang Hamil Setelah Dilakukan Histerosalpngografi

    Pada beberapa wanita, setelah HSG, penempatan kateter ke dalam serviks dapat meningkatkan peluang hamil. Tanpa intervensi tambahan, pasangan yang tidak memiliki masalah kesuburan lain, memiliki 17 persen kemungkinan peluang hamil pada bulan tertentu setelah melakukan tes HSG. Tetapi, bagi pasangan yang menjalani tes HSG dengan zat kontras yang larut dalam minyak, peluang hamil mereka meningkat antara 29 dan 55 persen. Peningkatan peluang ini berlangsung sampai tiga bulan setelah prosedur tes HSG.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 10, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat haid

  • Oleh : Chintia Chintia
  • 1 tahun yang lalu

    Asalammualaikum bu saya kan haid tgl28 Juli s/d 2 Agustus dan smpe saat ni saya blom haid apa kah saya hamil bu

  • Oleh : Chintia Chintia
  • Haid lebih dari 7 hari

  • Oleh : Salsabila Apriani
  • 10 bulan, 3 minggu yang lalu

    Saya haid biasa nya cuman 7 hari tapi bulan ini saya tidak biasa nya haid lebih dari 7 hari saya ingin bertanya apakah haid yang lama bisa menyebabkan penyakit? Mohon jawaban nya terimkasih

  • Oleh : Salsabila Apriani
  • Tentang Kehamilan

  • Oleh : Yanti Nur Syafitri
  • 2 bulan, 4 minggu yang lalu

    Saya sudah telat haid baru 3 hari..dan apa itu pertanda hamil solnya belum tespek karena tkut hasilnya kecewa

  • Oleh : Yanti Nur Syafitri
  • Penyakit Radang Panggul Pada Remaja

  • Oleh : Khansa Adeline
  • 3 tahun yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih, apakah anak remaja yang sama sekali belum pernah melakukan hubungan seksual bisa terserang penyakit radang panggul? jika bisa, bagaimana solusi dan pencegahannya? Terimakasih bu bidan…

    Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 4 tahun, 5 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Tanya Bidan