Terapi Yang Dilakukan Pada Penderita Kanker Serviks Stadium 2

Terapi Yang Dilakukan Pada Penderita Kanker Serviks Stadium 2

Siapa yang tidak kaget dan takut ketika hasil pemeriksaan dinyatakan kanker serviks stadium 2. Pada saat kanker masih stadium 1 tanpa ada gejala apapun, sehingga berkembang menjadi kanker stadium 2 yang mulai menampakkan gejala gangguan kesehatan. Barulah ketika mengalami gejala-gejala kanker serviks wanita akan melakukan pemeriksaan. Harapan hidup untuk 5 tahun ke depan pada pasien kanker serviks stadium 2 mencapai 60-70%.  Sedangkan untuk kesembuhan tergantung serangkaian pengobatan yang diikuti.

Pada stadium 2 sel kanker berkembang meluas dan memberi sejumlah pengaruh lebih serius. Dimana sel kanker mulai menginvasi lubang serviks termasuk jaringan pada lapisan lebih dalam. Biasanya kanker lebih mudah diamati kasat mata dengan ukuran kanker yang lebih luas.

Jenis-jenis kanker serviks stadium 2

1. Kanker serviks stadium 2A: Kanker memiliki ukuran sekitar 4 cm lebih, dan mulai berkembang pada lingkaran serviks namun belum menyentuh sisi terluar rahim.

2. Kanker serviks stadium 2B: Perkembangan lanjutan dari stadium IIA. Kanker memiliki ukuran mencapai kisaran 5 cm dengan kedalaman kanker yang lebih jauh. Kanker meluas hingga merambah sisi atas vagina dan sisi terluar dari rahim.

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Sel-sel yang mulai mengalami kerusakan dan inflamasi semakin meluas dan memungkinkan pasien semakin sering mengalami efek perdarahan dan spot darah segar.
Pasien juga kerap mengeluhkan efek nyeri yang lebih kuat di sekitar bawah pusar. Rasa nyeri bisa terjadi tanpa sebab atau karena melakukan aktivitas fisik ringan. Kadang nyeri juga menjalar hingga sekitar pangkal paha dan perut bawah kanan dan kiri.

Pengobatan untuk Kanker Serviks Stadium 2

Kanker pada kasus kanker serviks stadium 2 memang memiliki ukuran lebih luas, akar yang mulai terbentuk dan invasi yang lebih berat. Keberhasilan pengobatan kanker serviks stadium 2 ini mencapai 70 – 80% saja.
Kebanyakan kasus kanker serviks stadium 2 memaksa pasien harus melepaskan kemampuan mereka bereproduksi untuk proses pengobatan. Proses pengobatan kanker serviks stadium 2 antara lain:

1. Kemoterapi dan Radioterapi: Ini adalah prosedur standar yang banyak diberikan untuk pasien kanker serviks stadium 2. Pasien akan menjalankan kemoterapi terutama dengan menggunakan jenis cisplatin juga jenis fluorouracil sebagai pendamping. Terapi dikuatkan dengan radiasi menggunakan EBRT dan Brachyterapy. Pemberian terapi radiasi akan meningkatkan efektifitas dari terapi kemoterapi. EBRT sendiri adalah terapi radiasi frekuensi rendah dan Brachyterapy adalah terapi radiasi sel kanker jarak dekat.

2. Cyroterapi: Mengingat ukuran kanker yang sudah terlihat secara kasat mata dan lebih solid, biasanya tindakan pelepasan sel kanker menggunakan paparan nitrogen juga bisa digunakan. Prosedur yang dinamakan cyroterapi ini memungkinkan sel kanker menjadi beku dan mudah diangkat dari tubuh dengan resiko lebih kecil.

3. Imun tertarget: Metode ini dilakukan dengan memberikan tambahan senyawa kimia yang memiliki kemampuan serupa dengan sel B dalam melemahkan kanker. Juga sekaligus memberikan suntikan sel T buatan untuk meningkatkan serangan pada sel kanker. Biasanya sel T dan sel B sudah disesuaikan dengan karakter sel kanker yang muncul, sehingga memiliki efek lebih mematikan pada kanker.

4. Radical histerektomi: Prosedur pembedahan ini dilakukan dengan mengangkat serviks secara menyeluruh. Kadang juga disertai dengan jaringan sekitar termasuk area pelvis yang juga telah terinvasi kanker, termasuk pula jaringan limfa.

5. Prosedur Brachyterapy, untuk meminimalisir kemungkinan sel kanker yang tersisa untuk tetap agresif dan invasif. yakni penembakan radiasi langsung ke lokasi sel kanker berkembang dari jarak dekat. Ini akan memaksimalkan kemungkinan sel kanker yang tersisa untuk mati setelah prosedur pengangkatan dijalankan.

Jalani Hidup Sehat

Untuk meningkatkan efektifitas prosedur penanganan kanker serviks stadium 2, pasien perlu menjalankan pola hidup sehat dengan pola makan yang lebih teratur, olahraga dan menghindari masuknya unsur toksin ke dalam tubuh.

Citra Dewi Amd.Keb - September 14, 2018
Diskusi Dari:
ANGGUN

Halo Selamat Pagi Bu Bidan, saya Edhy Prayoga. Begini, saya sering mengalami kalau sperma saya itu keluar dengan sendirinya setiap saya sedang merasa cemas dan hal itu terjadi baik saat saya dalam keadaan sadar atau bahkan ketika sedang bermimpi. Bagaimana cara menyembuhkannya bu ? Saya merasa terganggu dengan kondisi seperti ini dan tolong segera dijawab ya. Terima kasih bu bidan.

Dijawab Oleh : ANGGUN
Diskusi Dari:
Sahputri Ramadhani

Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang hamil usia 3 bulan dan ini merupakan kehamilan pertama saya. Sudah lebih dari seminggu saya mengalami sembelit, susah sekali buang air besar. Apakah ini hal yang wajar? Dan bagaimana cara mengatasinya?. Mohon penjelasannya, terimakasih.

Dijawab Oleh : Sahputri Ramadhani
Diskusi Dari:
Dian Poenya Raizo

Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan? bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
Diskusi Dari:
Riza

Selamat pagi bu bidan, saya penasaran nih apakah pria juga memiliki masa subur? Saya hanya tahu wanita saja yang memiliki masa subur. Mohon jawabannya bu bidan

Dijawab Oleh : Riza
Diskusi Dari:
Anonymous

Pantangan makanan setelah sunat

Dijawab Oleh :