Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Oleh Wanita Usia 20-an

Untuk saat ini, banyak wanita yang sudah berada di usia 20-an merasa dirinya tidak memiliki masalah kesehatan. Mereka juga menganggap hidupnya masih lama dan kurang mempedulikan masalah atau problema dalam tubuhnya. Meskipun demikian, bukan berarti wanita muda tidak memerlukan tes kesehatan. Untuk memastikan bahwa wanita tersebut baik-baik saja, Bidan Online akan memberikan informasi mengenai pemeriksaan tes kesehatan yang perlu dilakukan oleh wanita.

8 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Oleh Wanita Umur 20-an


– Tes Mata
Kondisi mata seseorang bisa saja berubah seiring dengan berjalannya waktu. Meskipun tidak memiliki masalah yang besar pada penglihatan, tes mata perlu dilakukan terlebih jika anda bekerja dengan komputer atau laptop seharian. Apalagi jika generasi sekarang ini banyak dimanjakan dengan alat elektronik seperti handphone, televisi, atau tablet yang bisa merusak mata. Jadi lakukan tes mata saat anda merasa pandangan lebih kabur, pusing atau nyeri pada bagian mata.

– Memeriksakan Gigi
Pada saat wanita tidak mengalami masalah, maka kesehatan gigi pun akan kurang mendapat perhatian. Untuk mencegah dan memperbaiki kerusakannya, mulailah untuk rutin melakukan pemeriksaan gigi anda saat usia 20-an. Dan juga kami menyarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi 3 bulan atau 6 bulan sekali. Jika gigi tidak bermasalah, anda juga bisa melakukan pemeriksaan gigi satu tahun sekali.

– Tes Payudara
Menurut Cancer Research UK, anda harus memeriksakan setiap bulan bahkan setiap hari payudara anda. Tidak perlu pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan ini, karena bisa dilakukan sendiri di rumah. Hal ini harus diterapkan secara rutin meskipun masih muda, karena kanker payudara akan berkembang pada wanita usia 20-an.

– Mammografi
Mammografi saat ini sudah menjadi salah satu tes kesehatan yang akurat untuk mendeteksi adakah sel kanker yang berkembang di payudara anda. Tentunya pemeriksaan ini menjadi suatu hal yang penting bagi para wanita muda, karena merupakan satu tindakan pencegahan dini selain deteksi personal yang biasa dilakukan.

– Kolesterol
Cek kadar kolesterol anda melalui tes darah. Jika anda memiliki faktor resiko terserang penyakit jantung dari keluarga, maka tidak hanya memeriksa tes kolesterol. Mintalah dokter untuk melakukan pengecekkan tambahan berupa tes lipoprotein. Karena tes ini lebih sensitif dan bisa memberikan gambaran akan ukuran dan jumlah partikel kolesterol dalam tubuh. Lakukan 5 tahun sekali. Karena kadar kolesterol yang tinggi membuat resiko terserang penyakit jantung meningkat.

– Pap Smear
Meskipun usia terbilang masih muda, pemeriksaan pada rahim dan alat kelamin perlu dan harus dilakukan. Pap Smear ini dilakukan untuk mendeteksi adanya kemungkinan besar kanker serviks atau adanya ketidaknormalan pada rahim. Seperti yang dilansir oleh Cosmpolitan, wanita perlu pemeriksaan pap smear ini 6 bulan sebelum ulang tahun ke 25. Setelah itu, anda hanya perlu pap smear setiap 3 tahun sekali sampai usia 50-an.

– Tes STI
Bagi anda yang sudah aktif secara seksual dan ingin memeriksakan kesehatan anda secara mendalam, anda bisa melakukan tes penyakit seksual menular atau STI. Meskipun tidak merasakkan gejala yang aneh pada kelamin, bukan berarti anda tidak mengidap penyakit tersebut. Maka dari itu, penting memeriksakannya untuk mengetahui apakah anda teridap penyakit-penyakit seperti klamidia, gonorea, hepatitis atau sampai HIV.

– Skin Cancer Screening
Kesehatan kulit merupakan salah satu yang tidak boleh diabaikan, terutama bagi wanita. Perhatikan jika ternyata ada bercak atau tanda-tanda kehitaman yang tiba-tiba saja muncul di kulit anda. Maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kulit sebelum berkembang menjadi sel kanker yang ganas.

Mulailah dari sekarang untuk mencintai tubuh sendiri dengan melakukan pemeriksaan rutin pada usia 20-an diatas. Coba untuk mengatur jadwal pemeriksaan dari sekarang. Bukankah tubuh yang sehat akan membuat anda lebih optimal bahkan maksimal dalam menjalani hidup? Pastinya. Semoga Bermanfaat:))

Citra Dewi Amd.Keb - July 28, 2016
Diskusi Dari:
Ramadhan

Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

Dijawab Oleh : Ramadhan
Diskusi Dari:
Anonymous

kenapa ya saya telat haid 1 minggu, memang sih 5 bulan kebelakang haid saya sempat tidak teratur, suka mundur. tapi 3 bulan kebelakang sempat teratur dan sekarang tidak teratur lagi. udah di tespek juga cuma 1 garis, takut kenapa-napa 🙁

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan, saya Dila usia 32 tahun. Saat ini saya sedang hamil 5 bulan. Namun akhir-akhir ini saya cepat sekali merasa lelah bu bidan, tidak bersemangat dan pengennya tiduran terus. Ada tips ga bu bidan buat mengatasi rasa lelah saat hamil. Mohon jawabannya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
THESSYA ULIANTRY

Assalamualaikum,, bu bidan sya ibu aan dari kasturi,, yg waktu mw lahiran di ibu ga jadi krna ibu sakit,, bu saya mau konsul,, bayi sya udh berumur 6bln jalan mau 7 bln,, tpi ia ada keluhan dlm pencernaan makanan, semenjak makan MPAsi ia suka mual2 dan muntah gak cocok hingga sampai kekurangan cairan akibat dehidrasi dan wktu itu ibu ngasih obat mual,, sampai asi pun di muntah kan tpi dri obat ibu, asi bisa masuk lagi.
Dan skrng sya bingung , anaknya sudah mau makan bngt,, lalu sya kasih alternatif lain yg alami,, yaitu ubi/ boled,, lalu ia pun suka dn ga muntah alhamdulillah,, tapi bu ia skrng bab terus dan ada darah sedikit hari ini saja,, mungkin karena ada dua hal, sya makan pedas wktu kemarin atau krna makan ubi,, mohon solusi dari ibu…..,,

Dijawab Oleh : THESSYA ULIANTRY

Apakah ibu hamil yang punya kista harus menjalani persalinan dengan operasi caesar? Masalahnya usia kandunganku kini sudah 9 bulan tapi bayinya belum turun juga, tolong solusinya ya ibu bidan? terima kasih.

Perlu Jawaban