Tips Agar Anak Mau Makan Buah dan Sayur

Curhat Bidan | Sebagai orang tua, bunda tentu ingin jika si kecil selalu sehat dan bugar dalam setiap kondisi. Memberikan asupan Kalsium yang baik dalam susu, dan Protein yang tepat dalam daging atau telur menjadi pilihan. Tapi tunggu dulu bun, buah dan sayurnya mana ? Kedua jenis makanan alami nan sehat ini penting juga untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil lho !
Sepertinya, masalah anak kurang asupan buah dan sayur memang bukan salah bunda sepenuhnya yah, karena kebanyakan anak memang tak menyukai beberapa jenis buah, dan tak menyukai hampir seluruh jenis sayuran.  Walaupun begitu, nutrisi yang ada di dalam buah dan sayuran ini sangat dibutuhkan tubuh anak, seperti Serat, Mineral, Zat Besi, Vitamin, dan kandungan lainnya yang tak bisa didapatkan hanya dari konsumsi daging atau telur saja.

Untuk bunda yang mengalami kesulitan mengajak anak mengonsumsi buah dan sayur, berikut ini kami berikan beberapa tips agar anak mau makan buah dan sayur, sampai mereka benar-benar bisa mendapatkan asupan buah dan sayur di setiap harinya.

Tips Membuat Anak Menyukai Buah dan Sayur


Memperkenalkan aneka buah dan sayur dengan bertahap

Alangkah baiknya, jika bunda sesegera mungkin memperkenalkan anak pada beranekaragam buah dan sayur beserta apa saja manfaat yang bisa ia dapatkan jika rutin mengonsumsi buah dan sayur jenis tertentu. Untuk hasil yang lebih efektif, sebaiknya bunda tak langsung memperkenalkan semua jenis buah maupun sayur. Pelan-pelan saja bun agar anak bisa dengan mudah mengingat jenis buah dan sayur apa saja yang ada di hadapannya saat itu.

Selalu sediakan buah dan sayuran

Selalu menyediakan atau menyetok buah dan sayuran di setiap harinya di rumah, membuat si kecil bisa melihat mereka di setiap hari pula. Cepat atau lambat, mereka akan mempertanyakan kedua jenis makanan tersebut, kemudian mencobanya, dan di waktu yang akan datang ia akan mulai menyukai. Ketersediaan buah dan sayuran di rumah juga bisa menjadi pengganti camilan anak yang biasanya kurang sehat.

Menyajikannya dalam bentuk yang menarik

Untuk memberikan daya tarik si kecil pada buah dan sayuran, bunda harus berusaha keras menyajikannya dalam bentuk yang unik. Seperti yang kita ketahui, anak-anak menyukai hal-hal yang unik dan lucu. Contohnya saja bunda bisa membuat paduan buah dan sayur dalam bentuk super hero atau tokoh kartun yang anak sukai. Dengan cara seperti ini, anak akan lebih tertarik memakannya. Namun, catatan penting lainnya adalah jangan terus-menerus menampilkan karakter yah bun, variasikan juga dengan bentuk buah dan sayur secara utuh agar anak bisa lebih mengenal rasa dan teksturnya.

Langsung melibatkan anak memilih buah atau sayuran

Tak sedikit anak yang akan merasa senang jika diajak memasak bersama sang bunda. Selain dalam proses pengolahan, bunda juga perlu mengajak anak saat memilih buah dan sayuran secara langsung, baik ketika membeli di supermarket, atau saat memetiknya langsung di kebun. Hal seperti ini dinilai mampu meningkatkan rasa penasaran anak untuk menanyakan beberapa hal. Cara seperti ini akan membuat anak berpikir dan ingin mencoba makan buah dan sayur tersebut.

Ganti camilan kemasan dengan buah dan sayur

Bunda yang selama ini membiarkan anak membeli beragam jenis camilan yang kurang baik untuk kesehatan, sebaiknya mulai dari sakarang batasi dan ganti camilan mereka dengan buah atau sayur. Mungkin akan mengalami kesulitan di awal, oleh karena itu berikan ia dalam porsi kecil terlebih dahulu. Setelah dirasa ia mulai terbiasa, bunda bisa menambahkan porsinya. Bukan hanya untuk membantu anak menyukai buah dan sayuran, namun juga untuk membuat anak lebih sehat dan terarah, karena makanan kemasan tersebut identik dengan beberapa zat kimia yang bisa mengganggu fungsi tubuh anak dalam masa pertumbuhan.

Tekun dan sabar

Bunda harus tekun dan sabar dalam upaya mengajak anak menyukai buah maupun sayuran. Karena perjalanan bunda tak sepenuhnya mulus, ada kalanya anak harus diberitahu berulang kali, baru ia mau makan buah dan sayur. Intinya bunda harus selalu sabar dan terus tekun yah bun, karena suatu saat nanti anak akan siap menyantap hidangan yang mereka kurang sukai. Anak akan belajar menyukainya jika mereka tahu bagaimana manfaat konsumsi buah dan sayuran tersebut.

Nah, itulah beberapa cara agar anak bisa menyukai buah dan sayuran dengan gizi dan nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak.

Citra Dewi Amd.Keb - June 7, 2016
Diskusi Dari:
Amel Fayunl

Siang Bu..
Saya sekarang lagi hamil usia kandungan saya sudah memasuki 24 minggu, tapi akhir-akhir ini daerah vagina dan selangkangan saya sering sakit, terus mau pindah posisi tidur rasa sakitnya itu semakin terasa, apakah itu berbahaya untuk saya dan janin?

Dijawab Oleh : Amel Fayunl
Diskusi Dari:
Nani Mulyaningsih

Selamat pagi bu bidan, saya wanita usia 25 tahun dan sudah menikah. Saya mau bertanya bu bidan sudah beberapa minggu ini menstruasi saya hanya berlangsung selama 2 hari saja. Bulan-bulan kemaren biasanya saya menstruasi 4 sampai 5 harian. Apakah siklus menstruasi yang singkat ini berpengaruh pada kesehatan saya? Mohon jawabannya bu bidan trims

Dijawab Oleh : Nani Mulyaningsih
Diskusi Dari:
uye (wanita)

selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya, saya baru saja menikah bulan maret kemarin. Dan setelah menikah hingga sekarang saya hanya mengalami satu kali datang bulan yaitu pada tanggal 15 april lalu. kemudian saya mencoba tes menggunakan tespack. Namun hasilnya negatif. Saya dan suami masih penasaran. Hingga seminggu kemudian kamipun tes ulang menggunakan tespeck, namun hasilnya masih negatif. apa yang terjadi pada saya bu bidan? apa saya hamil? tetapi mengapa hasil di tespeck negetif? mohon jawabannya bu bidan..

Dijawab Oleh : uye (wanita)
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya saat ini saya sedang hamil 17 minggu. Akhir-akhir saya sering sekali merasa sesak napas dan cepat lelah. Bagaimana cara mengatasinya dan apakah hal tersebut wajar saat hamil?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Muhammad Hanif Maulana

Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang mengandung usia 8 bulan, dan setelah melakukan USG ternyata bayi saya mempunyai berat badan yang tergolong bayi besar. Kata dokter, saya lebih baik melakukan episiotomi. Tetapi saya ragu dan takut akan rasa sakitnya, dan apakah episiotomi itu amak dilakukan? Mohon penjelasannya, terimakasih

Dijawab Oleh : Muhammad Hanif Maulana