Tips Berenang Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Salah satu anjuran olahraga yang aman untuk ibu hamil, adalah berenang. Bukan hanya sebagai anjuran berolahraga untuk ibu hamil, namun berenang juga memiliki nilai-nilai yang baik untuk kesehatan ibu hamil.

    Ada beberapa manfaat yang didapat ibu hamil jika melakukan olahraga berenang, diantaranya :

    • Membantu ibu hamil tidur lebih nyenyak. Karena ibu hamil biasanya mengalami gangguan tidur akibat perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan.
    • Mengurangi rasa mual yang terjadi.
    • Membantu memperkuat otot rahim serta sendi-sendi panggul. Tujuannya agar proses persalinan bunda menjadi lebih mudah.
    • Sebagai terapi untuk kesehatan sendi dan otot.
    • Menjaga kesehatan jantung pada ibu hamil.

    Dengan berenang pada ibu hamil dilakukan secara teratur, membuat efek pada otot-otot tubuh ibu menjadi lebih lentur. Selain itu, nafas akan teratur dan tidak akan mudah lelah. Kondisi ini sangat penting bagi ibu hamil, dan bermanfaat dalam melatih pernafasan juga tekanan saat mengejan kelak dalam proses bersalin.

    Ibu hamil diperbolehkan untuk berenang saat memasuki trimester pertama, hingga trimester ketiga kehamilan. Nah pada saat memasuki trimester ketiga kehamilan, yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, atau berhati-hati dilingkungan kolam renang, mengingat kandungan ibu yang semakin memberat dan besar.

    Sebelum berenang, ibu hamil perlu mempersiapkan diri agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat berenang. Berikut ini adalah Tips Berenang Yang Aman Untuk Ibu Hamil, yang bisa Anda ikuti.

    • Sebelum berenang, sebaiknya ibu hamil meminum satu gelas air. Minum air ini dilakukan setiap 20 menit sekali agar saat berenang tidak mengalami dehidrasi. Setelah selesai berenang, tidak lupa untuk minum satu gelas terakhir.
    • Jika ibu dalam usia kehamilan masih dalam rentang trimester pertama, waktu berenang yang dianjurkan adalah 30 menit setiap harinya. Berenang yang dilakukan saat kehamilan dalam usia tersebut bermanfaat untuk mengurangi mual dan muntah akibat morning sickness. Berenang yang dilakukan saat pagi hari juga lebih baik agar menambah energi dan nantinya bisa menjalankan aktifitas secara fit sepanjang hari.
    • Jika kehamilan sudah memasuki usia di trimester kedua, waktu berenang pada ibu hamil tidak dibatasi, hanya saja tetap dalam waktu yang wajar. Jika memungkinkan, akan lebih nyaman jika ibu hamil mulai memakan pakaian berenang khusus. Jika ibu hamil sudah memasuki usia trimester ketiga dalam kehamilannya, sebaiknya berenang dengan gaya dada akan lebih bermanfaat. Gaya renang juga mempengaruhi pada tubuh dan ibu hamil bisa terasa lebih ringan bergerak dalam air walaupun perut telah membesar. Manfaat lainnya dari berenang dengan gaya dada pada ibu hamil akan memberikan efek dalam mengurangi pembengkakan di kaki.
    • Yang terpenting lagi sangat-sangat perlu diperhatikan adalah kandungan kimia yang terdapat didalam air kolam yaitu kaporit. Sebaiknya ibu hamil tidak berenang di kolam air berkaporit karena dikhawatirkan membawa dampak berbahaya bagi kandungan juga dampak yang akan terjadi saat secara tidak sengaja ibu menelan air kolam yang masuk kedalam tubuh.
    • Berenanglah dengan santai dan rileks. Jangan membuat sebuah gerakan terlalu banyak atau cepat saat berenang. Jika merasa lelah, cobalah untuk membiarkan tubuh mengapung di air. Hal ini akan membuat ibu hamil merasa tenang. Pastikan suhu air kolam tidak terlalu panas atau dingin. Gunakan alas kaki yang anti slip agar mencegah terjadinya terpleset.
    • Bagi ibu hamil yang tidak bisa berenang, cara berolahraga aman lainnya yang bermanfaat untuk ibu hamil adalah berjalan-jalan didalam kolam renang yang dangkal. Berpeganglah pada pinggiran kolam renang dan lakukan gerakan seperti menendang dengan perlahan.
    • Jika ibu hamil sebelumnya termasuk jarang berenang, mulailah dalam pelatihan berenang 5 hingga 10 menit terlebih dulu. Kemudian secara bertahap tambah 1 sampai 2 menit setiap minggunya. Lakukan dalam 2 sampai 3 kali seminggu.

    Dengan berenang saat hamil, juga sama baiknya saat Anda melakukan olahraga seperti berlaru, berjalan untuk melatih kemampuan jantung dan paru-paru, juga aerobik. Yang membuat berenang menjadi lebih istimewa pada ibu hamil adalah, saat mereka berenang, suhu tubuh ibu hamil akan tetap stabil sehingga tidak akan membawa pengaruh buruk pada janin yang terdapat didalam kandungannya.

    Setelah mengetahui manfaat dan tips berenang yang aman bagi ibu hamil diatas, apakah Anda mulai tertarik untuk melakukannya? Jika iya, silahkan berenang dan pastikan dalam pengawasan pasangan serta tidak lupa pada tips-tips diatas ya. Semoga tips dari Curhat Bidan diatas bermanfaat untuk Anda, salam!

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - March 9, 2017
    Diskusi Dari:
    Debby

    Siang Bu Bidan,
    Bayi saya usia 4 bulan sering muntah kalau sudah minum ASI. Muntahnya kadang banyak dan kadang sedikit. Apa penyebab bayi saya sering muntah ? Apa bayi saya baik-baik saja kalau sering muntah ?

    Dijawab Oleh : Debby
    Diskusi Dari:
    Tika

    Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya akhir-akhir ini saya sering mengalami sakit perut oh ya saya sedang hamil 7 bulan apakah hal ini normal atau berbahaya. Mohon jawabannya

    Dijawab Oleh : Tika
    Diskusi Dari:
    Tika

    Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
    saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
    harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
    Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
    tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

    Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
    jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
    setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

    pertanyaan nya:
    kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

    Terima Kasih.

    Dijawab Oleh : Tika

    Selamat Pagi Ibu Bidan 🙂

    Saya mau bertanya seputar persalinan di dalam air, apakah persalinan itu aman di lakukan? Dan apa saja manfaat manfaat serta bahaya dari persalinan tersebut bagi kesehatan ibu dan anak yang akan di lahirkan?

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    debbyaprilyulia

    apakah bahaya dari ibu hamil yang baru terdeteksi virus toksoplasma?

    Dijawab Oleh : debbyaprilyulia