Tips Cara Merawat Bayi Yang Terkena Cacar Air Secara Tepat

curhatbidan.com -, Cacar air adalah salah satu jenis penyakit kulit yang bersifat menular. Penyakit yang di sebabkan oleh kelompok virus herpes ini, menyebabkan penderitanya mengalami ruam yang khas serta gejala seperti flu ringan. Penyakit ini sering kali di alami oleh bayi atau anak-anak, dimana hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup meski tidak menutup kemungkinan orang dewasapun dapat mengalami kondisi ini. Penyakit ini umumnya memerlukan waktu penyembuhan antara 10 hingga 21 hari. Penularan dapat terjadi melalui adanya kontak dengan penderita cacar air, begitu juga bayi tidak menutup kemungkinan mengalami kondisi tersebut karena adanya interaksi dengan penderita yang berada di ruangan tersebut.

Adapun gejala yang biasanya terjadi pada bayi atau anak-anak sebelum mengalami cacar air diantaranya adalah:

  • Flu ringan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Sakit dan nyeri
  • Kehilangan nafsu makan.

Beberapa hari kemudian setelah beberapa gejala tersebut di alami oleh si kecil, maka akan timbul bintik-bintik merah yang berkembang. Mulanya hanya terdapat hanya pada sekitar wajah, namun seiringnya waktu bintik-bintik merah tersebut menjalar ke anggahota tubuh anak yang lain seperti di dada, perut dan bagian tubuh lainnya. Selain dari pada itu, bintik-bintik merah tersebutpun akan kemungkinan muncul pada kulit kepala, tenggorokan serta alat kelamin.

Hal yang dapat anda lakukan perama kali dalam mengatasi si kecil yang terkena cacar air adalah dengan membanya ke dokter, yang berguna untuk mengetahui secara persis jenis cacar yang di alami oleh anak anda. Karena umumnya cacar air tergolong berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi  pada anak usia muda (bayi), sehingga dengan membawanya ke dokter akan membantu anda dalam pengobatan cacar air yang bay anda alami. Karena cacar air di sebabkan oleh virus, sehingga penyakit ini tidak akan merspon terhadap antibiotik yang di berikan. Sehingga kondisi tersebut akan hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara tips yang dapat anda lakukan untuk membantu meredakan gejala cacar air pada bayi anda dengan beberapa perawatan rumah berikut.

Tips cara merawat bayi yang terkena cacar air secara tepat

Ada beberapa tips atau cara merawat bayi maupun anak-anak yang terkena cacar air guna untuk meredakan gejala yang di alaminya.

1. Memberikan paracetamol
Anda dapat memberikan paracetamol yang berguan untuk menurunkan suhu sefta merekan sakit dan nyeri yang buah hati anda alami. Dengan catatan paracetamol dapat di berikan pada anak dia atas usia 2 bulan. Mengenai dosis yang di beriak, anda dapat memeinta resep ke dokter ataupun menanyakannya pada apoteker. Bagi anak yang alwergi terhadap paracetamol, anda dapat memberikannya ibuprofen yang mana dosis yang di berikan di sesuaikan dengan usia anak anda. Namun, pemberian ibu profen pada usia bayi sangat di khawatirkan dapat mengganggu kesehatannya.

2. Sering memberikan anak cairan
Hal ini berguna untuk mencegah anak mengalami dehidrasi. Pemberian ASI bagi bayi yang masih menyusui sangatlah di butuhkan untuk mencukupi nutrisi serta mempertahankan kekebalan tubuhnya.

3. Menggunakan lotion kalamin
Lotion kalamin  dapat anda gunakan untuk menenangkan gatal pada bayi anda sehingga  dapat membantu anak anda untuk tidur dengan nyaman terlebih di malam hari. Jika anak anda telah berusi lebih dari 1 tahun, maka dokteropun akan meresepkan anthisismin chlorphenamine yang memeiliki efek hampir sama dengan lotio kalamin yaitu memberi efek menenangkan yang dapat memabantu anak anda tidur lebih nyaman.

4. Cegah anak untuk menggaruk
Anda juga patut menjaga kuku anak anda agar tetap pendek jika sang anak terus-terusan menggaruk bagian gatalnya. Maka dengan begitu, akan membantu mencegah anak anada mengalami bintik-bintik infeksi.

5. Menggunakan pakaian longgar
Pakaian longgar berbahan katun merupakan pilihan tepat untuk anak anda mengurangi rasa gatal serta terhindar dari kaeringat.

6. Menggunakan sabun antiseptik
Penggunaan sabun anti septik untuk mandi buah hati anda sangat berguna untuk mengurangi gatal yang di alaminya.

7. Memeriksakan kembali kondisi anak anda jika mengalami bintik yang terinfeksi kuman
Bintil yang terinfeksikuman biasanya memiliki ciri berwarna merah, mengalami bengkak, serta terdapat nanah di dalamnya. Selain itu, anak anda juga mungkin mngalami demam yang sangat tinggi, sakit kepala muntah, atau gatal pada area tubuhnya yang tak kunjung hilang.

Citra Dewi Amd.Keb - August 16, 2016
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
erin dianawati

Halo Bu Bidan,
Saya ingin bertanya, anak saya usia 8 bulan ketika tidur malam hari sering berkeringat padahal udaranya dingin. Apa ada masalah dengan anak saya saya ? Terimakasih sebelumnya

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Uchi Susilawati

Selamat siang Dok. Saya sudah menikah kurang lebih 2 tahunan. Sampai saat ini saya belum hamil juga. Memang dulu saya sempat merasakan haid yang tidak biasanya saya rasakan. Saat ini, saya sedang bekerja di pabrik dan meraskan haid yang tidak biasanya saya rasakan yang membuat saya lemas dan bahkan mengeluarkan gumpalan darah sebesar ati aya. Yang saya mau tanyakan itu berpengaruh tidak dengan masalah kehamilan? soalnya sampai sekarang saya belum hamil juga, padahal sami saya sudah ingin segera memiliki keturunan

Dijawab Oleh : Uchi Susilawati
Diskusi Dari:
Anonymous

selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Hasya

Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Sekarang ini lagi heboh penyebaran virus zika yang tengah masuk ke Singapura dan ditakutkan juga bisa masuk ke Indonesia. Lalu, bagaimana cara kita, terutama ibu hamil bisa terhindar dari virus zika tersebut ? Katanya yang dengar, virus zika bisa mengganggu perkembangan otak bayi dan membuatnya cacat otak. Mohon penjelasannya bu, terimakasih

Perlu Jawaban