Tips Ibu Hamil Agar Menjalani Kehamilan Tanpa Rasa Cemas

Bagi Bunda yang baru menjalani kehamilan pertama kalinya, beragam perasaan seperti senang, cemas dan lain sebagainya pasti menyertai pikiran Anda, dan itu hal yang wajar kok.

Namun begitu, pemikiran tentang cemas pada ibu hamil tidak boleh sampai berlarut-larut. Mengapa? Sebab rasa cemas yang terus-menerus bisa berpengaruh pada kesehatan ibu, bahkan janin di dalam kandungan. Karena itu, sangat penting bagi Bunda dalam membekali diri lebih awal tentang informasi kehamilan, dan bagaimana menjalani kehamilan dengan tetap sehat.

Saat ibu hamil cukup informasi tentang kehamilan, maka sudah pasti ibu akan lebih tenang dalam menjalani kehmailannya. Tidak hanya itu saja, informasi yang dibutuhkan ibu hamil tentang segala sesuatunya, persiapan dan kesiapan, perawatan masa nifas hingga proses menyusui juga dapat diperoleh sebelumnya. Sehingga saat masa-masa kecemasan pada ibu hamil datang, tidak perlu sewas-was ibu-ibu muda yang belum berpengalaman.

Jika ibu hamil kekurangan zat gizi mikro seperti yang disebutkan diatas, ibu beresiko mengalami gangguan kesehatan, salah satunya adalah kelahiran bayi prematur. Jadi sebaik mungkin tetap menjaga dan memenuhi pola gizi penting untuk ibu hamil agar terhindar dari resiko-resiko yang membahayakan ibu dan janin.

Adapun cara lain yang dapat Bunda lakukan jika cemas tetap tidak dapat dihilangkan, diantaranya :

  • Bicarakan dengan pasangan.

Berbagilah tentang bagaimana perasaan dan ketakutan Bunda kepada pasangan, bahkan jika yang dicemaskan bersumber dari pasangan itu sendiri. Membicarakan tentang kegelisahan yang sedang dirasakan akan membantu Bunda merasa lebih baik. Selain itu, Anda juga bisa berbagi dan saling berdiskusi dengan para ibu hamil dengan tahap kehamilan yang sama, seperti di dalam kelas antenatal atau kelas senam ibu hamil. Bunda akan menemukan teman-teman yang mungkin memiliki perasaan yang sama, jadi Anda tidak merasa sendirian dalam kecemasan tersebut.

Sementara itu, jika Bunda ternyata lebih merasakan cemas untuk mengkhawatirkan janin di dalam kandungan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Bila setelah pemeriksaan dan ternyata kondisi fisik dari bayi dan Bunda dalam kondisi baik-baik saja tapi Bunda masih merasa gelisah, mungkin Bunda perlu konseling dengan psikolog.

  • Olahraga!

Olahraga juga dapat membantu memperbaiki suasana hati Bunda dan bisa melupakan cemas yang Bunda alami. Namun olahraga untuk ibu hamil sebaiknya olahraga yang ringan-ringan saja, seperti berjalan santai selama 20 menit setiap hari, berenang, ikut kelas yoga kehamilan, dan meditasi. Jadikan olahraga sebagai kebiasaan rutin yang dilakukan setiap hari.

  • Istirahat dengan cukup.

Sebaiknya upayakan untuk tidur lebih awal Bunda, sebab tanpa disadari tubuh bekerja siang dan malam untuk menutrisi janin. Selain itu, ada baiknya jika Bunda dan bayi dapat bersantai bersama-sama. Nyanyikan sebuah lagu untuk sang buah hati di dalam kandungan sebelum tidur. Bunda juga bisa sesekali mengajaknya mengobrol karena faktanya janin dapat mendengar suara Bunda sejak berusia 23 minggu. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga dapat membantu terbentuknya ikatan antara ibu dan anak ketika dia lahir nanti.

  • Berpikir positif.

Isi hari-hari santai Bunda dengan membaca buku dan mencari semua informasi tentang kehamilan. Namun selalu berpikir positif dan tidak berlebihan juga termasuk tips yang berguna untuk mengurangi kecemasan yang melanda Bunda . Tidak perlu sampai mendetail saat menggali informasi tentang risiko-risiko menyeramkan yang mungkin menimpa kehamilan. Fokuslah tentang masa kini, apa yang sedang dijalani dan bagaimana perasaan Bunda menjalaninya.

  • Bersiaplah untuk menjadi Ibu.

Pelajari tentang apa saja yang bisa terjadi selama melahirkan. Jika Bunda merencakan untuk melahirkan melalui proses caesar, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter tentang apa yang akan terjadi dan apa saja yang perlu disiapkan nantinya. Dengan mengetahuinya secara detail, Bunda bisa menjadi lebih percaya diri. Begitupun jika melahirkan normal, orang-orang terdekat pasti akan memberikan saran untuk Anda. Jadi, jangan terlalu cemas untuk menghadapinya.

Demikianlah seputar Tips Ibu Hamil Agar Menjalani Kehamilan Tanpa Rasa Cemas, semoga bermanfaat untuk Bunda dimanapun Anda berada. Salam sehat selalu untuk Anda dan buah hati.

Salam, Curhat Bidan.

Citra Dewi Amd.Keb - July 7, 2017
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
mohon penjelassannnya

Dijawab Oleh : Claudia harapankita
Diskusi Dari:
Anonymous

Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Buk bidan kenapa ea bayi saya klo tidur bunyi nya gro grok usianya 4blan

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Milda

Selamat siang, mohon sarannya ya bu bidan untuk jenis persalinan apa yang baik untuk saya nanti. Saat ini saya mengandung usia 5 bulan. Saya mempunyai riwayat penyakit asma, namun memang sejak saya mengandung penyakit saya tidak pernah kambuh lagi. Sebaiknya saya menjalani persalinan normal atau harus operasi caesar ya? Saya juga baru pertama kali hamil dan ada sedikit rasa takut akan rasa sakit nanti saat persalinan. Terimakasih sebelumnya.

Dijawab Oleh : Milda