Tips Ibu Hamil Mengenali Kontraksi Awal yang Dianggap Wajar

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Tanya Bidan – Ada salah satu hal yang bisa dikatakan istimewa bagi para ibu yang kini tengah berbadan dua yaitu bisa merasakan kontraksi. Rasa nyeri juga tegang diperut ini sebenarnya bisa terjadi di trisemester berapa saja. Namun ada kontraksi yang dikatakan normal dan wajar terjadi, dan diperlukannya kewaspadaan. Kontraksi memang bisa terjadi diawal kehamilan, trisemester kedua dan trisemster ketiga.

    Namun kontraksi ini umumnya memang akan terjadi kala menjelang persalinan. Dan untuk kontraksi diawal kehamilan bisa dikatakan wajar dan tidak wajar. Ini yang perlu untuk bunda ketahui


    Kontraksi diawal kehmailan yang wajar
    Kontraksi awal yang wajar terjadi bila

    • Terjadinya kontraksi sesekali atau frekuensinya jarang. Rahim yang berkontraksi juga menandakan bahwa reseptor oksitosin dalam rahim ibu sudah mulai terbentuk. Oksitosin sendiri merupakan hormon yang mana bertanggung jawab dalam merangsang kontraksi pada rahim saat proses persalinan. Dan ketika reseptor sudah mulai terbentuk, maka rahim ibu mudah untuk merangsang.
    • Durasi kontraksi yang tidak berlangsung lama atau sekitar 10 detik
    • Adanya kontraksi yang tidak menimbulkan rasa sakit, nyeri, contohnya seperti kontraksi diawal kehamilan yang dikatakan wajar adalah kontraksi yang terjadi setelah sebelumnya ibu banyak berjalan atau melakukan suatu pekerjaan. Kontraksi ini akan muncul dikarenakan rahim terangsang akibat kelelahan.

    Kontraksi yang perlu diwaspadai jika

    • Frekuensi atau durasinya kontraksi sekitat 1- 2 menit. Hal ini juga bsia menjadi pertanda adanya suatu yang bersifat patologis.

    Penyebab Kontraksi diawal kehamilan

    • Adanya
      infeksi yang dialami oleh ibu hamil,dan infeksi ini akan mengeluarkan
      hormon prostaglandin yang bisa menimbulkan demam dan merangsang
      kontraksi.
    • Adanya suatu gangguan yang trjadi pada janin, seperti
      halnya gangguan kromosom. Maka tubuh akan memberikan sinyal bahwasanya
      janin sedang dalam kondisi yang tidak baik.

    Hal yang perlu dilakukan

    Guna
    mengetahui lebih pasti akan penyebab terjdi kontraksi yang dikarenakan
    masalah patologis tentunya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
    kedokter. Dan dokter akan melihat serta menghitung sebarapa seringnya
    mama mengalami kontraksi. Maka dari itu untuk memastikan ada tidaknya
    masalah pada janin bisa dilakukannya tes darah pada ibu hamil. Dan
    kalaupun ada masalah, seperti inkompetensi serviks atau juga rahim ibu
    yang tidak kuat menahan janin, maka akan dilakukan penguatan dengan
    menggunakan obat atau operasi.

    Bahayakah bila ibu hamil mengalami kontraksi diawal

    Sebagian
    ibu hamil akan merasakan kontraksi diawal kehamilan ataupun juga pada
    trimester berapapun. Namun ada pula ibu hamil yang tidak mengalami
    kontraksi disepanjang kehamilannya. Dan bila tidak ada kontraksi diawal
    atau dipertengahan kehamilan, maka hal ini dianggap wajar dan oke oke
    saja. Akan tetapi kontraksi justru diperlukan kala menjelang persalinan.
    Dan bila tidak adanya kontraksi, maka ada resiko kehamilan lewat waktu
    karena kontraksi ini merupakan pertanda, reseptor hormon oksitosin
    terbentuk dan bekerja.

    Dan jika tidak adanya kontraksi, berarti
    reseptor homron ini tidak terbentuk dan tidak bekerja. Hal ini
    kemungkinan terjadi yang mana hingga saat ini belum diketahui
    penyebabnya secara pasti, namun ada beberapa diantaranya Saran Dari Dokter Untuk Mempercepat Proses Persalinan yang bisa dilakukan. Namun kondisi seperti ini masih bisa
    dirangsang dengan menggunakan obat dalam bentuk infus. dan jika
    kontraksi tetap tidak hadir, yang berarti induksi klinis telah gagal,
    dan persalinan akan segera dilakukan dengan jalan operasi. Penundaan
    untuk tindakan operasi dapat meningkatkan resiko janin mengalami
    hipoksia atau kekurangan oksigen.

    Dan untunya lagi untuk angka
    kejadian ibu hamil yang tidak mengalami kontraksi menjelang persalinan
    ini sangatlah sedikit. Jadi ibu tidak perlu utnuk khawatir.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - March 10, 2017
    Diskusi Dari:
    Claudia anggelina

    Dimana alamat untuk akupuntur kehamilan

    Dijawab Oleh : Claudia anggelina
    Diskusi Dari:
    Nurul

    Siang dok, saya mau bertanya, ko akhir akhir ini saya sering merasakan sakit pada bagian perut ya? Saat saya pegang bagian itu malah semakin sakit. Memang badan ini terbilang gemuk, apa kah ini bisa berpengaruh pada kondisi perut yang menjadi keras dan besar? Mohon penjelasnnya dok, Terimakasih

    Dijawab Oleh : Nurul
    Diskusi Dari:
    Aisyah Putri Setiawan

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan
    Diskusi Dari:
    Himawan

    Pagi bu Bidan, saya punya bayi usianya baru 8 bulan 10 hari. Setiap tidur di malam hari bayi saya selalu berkeringat. Apalagi saat terbangun dan saya kasih ASI, keringatnya malah semakin mengucur padahal AC diruangan sudah mencapai 23 derajat. Itu normal gak bu bidan ? Terima kasih.

    Dijawab Oleh : Himawan
    Diskusi Dari:
    Ratna Fitria Febriani

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Saya ini kan lagi hamil dan sekarang ini saya lagi puasa. Tapi belakangan ini saya sering merasa mual dan muntah lagi. Padahal di waktu awal-awal saya gak mengalami gangguan apapun. Tapi saya terus saja coba menyelesaikan puasa saya, dan sampai sekarang mungkin bisa dihitung yang batalnya. Yang saya takutkan itu, apakah kondisi yang saya alami ini bisa mengganggu kehamilan atau tidak ? Bagaimana solusinya bu bidan ? Terimakasih

    Perlu Jawaban