Tips Merawat Anak Agar Tumbuh Aktif, Sehat Dan Cerdas

Cara Agar Anak Tumbuh Aktif, Sehat dan Cerdas merupakan salah satu cara yang sangat dicari-cari oleh para orang tua. Mendidik anak tumbuh aktif, sehat dan cerdas merupakan suatu kebanggaan orang tua yang juga menjadi harapan dan impian semua orang tua. Kecerdasan seorang anak tidak semata-mata karena faktor keturunan saja. Selain cerdas, orang tua juga menginginkan anak nya agar tumbuh sehat dan aktif. Tapi kadang kala hal terebut menjadi tantangan bagi orang tua untuk mendidik anak yang aktif. Jadi Bagaimana Cara Agar Anak tumbuh aktif, sehat sekaligus cerdas? Pada kesempatan kali ini Curhat Bidan akan membahasnya, simak selengkapnya di bawah ini…



1. Beri kasih sayang yang penuh pada anak

Cara mendidik anak agar cerdas bisa dimulai sejak anak masih dalam kandungan. Karena meskipun masih dalam kandungan, ia bisa mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya. Ajak juga ayah nya untuk berinteraksi dengan anak sejak masih dalam kandungan. Dengan begitu, anak akan mengerti bahwa ia mendapat kasih sayang yang berlimpah dari kedua orang tuanya. Selain itu, rasa kasih sayang juga bisa ditunjukkan dengan cara meluangkan waktu untuk bersama anak, mendengarkan cerita dan keluh kesah anak. Juga selalu mengatakan pada anak bahwa kita sangat menyayanginya. Karena hal tersebut sangat berati bagi anak meskipun hal tersebut terkesan sederhana.

2. Jalani pola hidup sehat

Anak-anak yang aktif mempunyai tubuh yang sehat juga. Untuk itu, jaga kesehatan anak dengan baik agar terhindar dari penyakit. Salah satunya dengan memberikan makanan yang mengandung gizi dan nutrisi seimbang. Hal demikian bisa dimulai dari saat hamil, ibu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung DHA, EPA, juga zat lain yang berperan dalam mengembangkan kecerdesan anak. Kandungan zat yang baik untuk otak anak bisa didapat dengan mengkonsumsi makanan laut seperti ikan salmon atau tuna.

Pastikan anak mendapat kebutuhan karbohidrat, protein, zat besi, dan zat penting lainnya di setiap porsi makanan yang orang tua hidangkan. Makanan yang dikonsumsi anak harus mampu memenuhi kriteria angka kecukupan gizi anak. Kebutuhan gizi setiap anak berbeda tergantung usia, berat badan, dan aktivitas sehari-harinya. Untuk itu, orang tua dituntut untuk lebih cermat dalam mengamati kebutuhan gizi anak-anaknya agar proses pertumbuhannya bisa berjalan dengan maksimal.

3. Latih kemampuan emosional anak
Anak yang cerdas bukan hanya diukur dari kemampuan inteligensianya saja. Tapi cara agar anak cerdas dari sejak dini bisa ditinjau dari aspek emosional anak yang juga bisa menjadi tolak ukur kecerdasan. Anak yang bisa menempatkan dirinya di tengah-tengah masyarakat memiliki nilai lebih dibanding dengan anak yang cerdas secara inteligensia saja. Dan bagaimana mengukur kecerdasan emosional anak? Hal tersebut bisa dilihat dari kepekaan anak terhadap situasi di sekitarnya dan bagaimana cara ia memperlakukan orang lain.

Orang tua diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai sosial dan agama sejak anak masih kecil. Ajari anak untuk bicara dengan sopan dan halus pada orang lain, juga tanamkan anak untuk selalu menghormati orang yang lebih tua darinya seperti mencium tangan ketika bertemu, mengucapkan salam, berterimakasih, atau mengatakan tolong dan maaf.

4. Sesuaikan aktivitas yang dilakukan anak

Apabila anak masih kecil, kegiatan yang bisa dilakukan untuk membuat anak tetap aktif, sehat dan cerdas ialah dengan mengajaknya pergi ke taman bermain. Atau anak yang suka bermain balok, puzzle, dan petak umpet bisa menjadi pilihan menarik untuk anda mainkan dengannya. Tapi, bagi anak yang sudah menginjak remaja, kegiatan yang lebih sport bisa menjadi pilihan yang tepat.

5. Kenalkan anak aktivitas yang bisa melatih daya pikirnya
Bermain merupakan proses belajar anak diusianya yang masih dini. Untuk itu, akan sangat baik jika orang tua bisa mengenalkan anak pada permainan-permainan yang bisa melatih daya pikir juga kemampuan otak anak.

Anak yang cerdas bukanlah kecerdasan yang datang begitu saja. Untuk mengeluarkan kecerdasan anak dibutuhkan stimulasi-stimulasi yang pas dan cocok untuk anak. Itulah beberapa cara agar anak sehat, cerdas dan aktif, tidak memerlukan biaya yang mahal, cukup dengan berinteraksi dan meluangkan waktu untuk anak kita. Semoga bermanfaat:)

Citra Dewi Amd.Keb - February 11, 2017
Diskusi Dari:
Gigin Gumay

Selamat pagi
Saat ini saya tengah hamil anak pertama, sehingga saya belum memiliki banyak pengalaman di kehamilan ini. Untuk menjaga kehamilan saya tetap sehat dan tumbuh kembang janin saya tetap terjaga. Nutrisi baik apa saja yang dibutuhkan selama kehamilan dan menu makanan apa yang bisa memenuhi asupan nutrisi tersebut? Terimakasih.

Dijawab Oleh : Gigin Gumay
Diskusi Dari:
Ratna Fitria Febriani

Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Saya ini kan lagi hamil dan sekarang ini saya lagi puasa. Tapi belakangan ini saya sering merasa mual dan muntah lagi. Padahal di waktu awal-awal saya gak mengalami gangguan apapun. Tapi saya terus saja coba menyelesaikan puasa saya, dan sampai sekarang mungkin bisa dihitung yang batalnya. Yang saya takutkan itu, apakah kondisi yang saya alami ini bisa mengganggu kehamilan atau tidak ? Bagaimana solusinya bu bidan ? Terimakasih

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Mohammad ikhsan

Selamat pagi ibu bidan, saya suliani. saya masih awam tentang kehamilan tapi penasaran dengan ketuban. apa sih sebenarnya fungsi dari ketuban itu? terima kasih saya tunggu jawabannya bu

Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
Diskusi Dari:
herry sinaga

Selamat pagi bu bidan,

aku mau tanya, siklus haid aku setiap bulannya selalu terlambat maksimal setelah meikah april tahun ini telat 1 minggu.

hal demikian kenapa terjadi ya bu bidan, dan menyebabkan susah hamil atau tidak?

atau daya da kelainan hormon atau bagaimana bu? dan cara mengatasinya bagaimana agar jika ada kelainan saya bisa mengobatinya sejak dini bu bidan.

terimakasih

Dijawab Oleh : herry sinaga
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun dan saya sudah menikah bulan Maret lalu. Kemudian 5 minggu kemudian saya hamil namun mengalami keguguran pada minggu ke 3 kehamilan saya. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter, dan dokter menyarankan untuk menunda terlebih dahulu kehamilan selama 2 bulan. Setelah melawati masa precubation namun saya belum hamil juga. Yang menjadi masalahnya apakah siklus mentruasi saya yang tidak teratur saat ini berpengaruh? Karena setelah saya melakukan kuret pada awal Mei sampain saat ini saya belum mentruasi. Memang beberapa bulan terakhir pasca keguguran itu, saya jadi lebih aktif dan sibuk sekali. Apakah kesibukan saya mempengaruhi siklus haid saya, bu bidan? Kalau iya, adakah obat untuk melancarkan menstruasi saya?

Dijawab Oleh :