Tips Untuk Wanita Yang Takut Hamil Dan Melahirkan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Membicarakan kehamilan tentu menjadi salah satu topik yang menarik bagi ibu-ibu muda di luar sana yang mendambakan kehamilan dan kehadiran si buah hati di tengah-tengah keluarga kecil mereka. Namun ternyata, tidak semua wanita bisa merasakan antusias kebahagaiaan ketika mendapat berita kehamilan. Beberapa diantaranya bahkan meragukan tentang bagaimana hebatnya momentum kehamilan. Dan yang lebih parah lagi adalah ketika sebagian dari wanita-wanita tersebut menganggap masa kehamilan sebagai pengalaman yang mengerikan dan menakutkan.

    Curhat Bidan,- Ketakutan yang dialami wanita akan kehamilan dan melahirkan juga punya anak ternyata termasuk jenis fobia kehamilan. Fobia tersebut dalam istrilah psikologi disebut Tokophobia. Fobia jenis ini merupakan sebuah kondisi dimana seorang wanita memiliki rasa takut untuk hamil dan melahirkan seorang anak. Sangat penting bagi wanita yang memiliki fobia tersebut untuk mengatasinya. Terlebih jika wanita yang belum pernah merasakan hamil sebelumnya. Karena ternyata fobia Tokophobia sekunder, terjadi pada wanita yang pernah mengalami hamil dan melahirkan, memicu rasa takut akan kehamilan yang bisa terjadi lagi.

    Pada dasarnya Tokophobia merupakan jenis fobia yang memiliki tingkatan berbeda pada tiap-tiap wanita. Biasanya, ketakutan tersebut bisa muncul saat usia remaja, dan berkembang seiring berjalannya usia mereka. Biasanya, ketakutan ini juga membawa pilihan bagi para wanita untuk memilih operasi caesar dalam memilih metode melahrkan yang mereka anggap aman dan jauh dari ketakutan.

    Namun yang jelas, ketakutan akan hal tersebut tetap harus diatasi dengan baik, nah berikut ini adalah Tips Untuk Wanita Yang Takut Hamil Dan Melahirkan seperti yang dilansir dari laman boldsky, apa saja? Ini dia selengkapnya.

    • Memberikan Dukungan.

    Memberikan dukungan adalah tips yang paling baik, yang bisa dilakukan oleh pasangan yang memiliki ketakutan terhadap kehamilan dan melahirkan. Wanita yang  memiliki fobia seperti ini, sangat penting bagi suami-suami untuk memberinya dukungan serta perhatian. Dengan berada disampingnya, kemudian berbicara padanya mengenai bagaimana sudut pandangnya tentang masa kehamilan mungkin bisa membantu menyadarkan bahwa kehamilan bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan. Hamil memang penting, namun lebih penting lagi membuat pasangan Anda dapat menjalani kehamilan yang bahagia.

    • Memahami akan ketakutan yang dialaminya.

    Lakukan komunikasi yang terbuka dengan pasangan dan cobalah untuk mengerti dan memastikan tentang bagian mana saja dari kehamilan yang membuatnya merasa takut. Beberapa wanita merasa ketakutan karena makhluk asing yang nantinya akan tumbuh di dalam perut mereka, namun beberapa diantaranya merasa ketakutan akan rasa sakit saat melahirkan yang akan dideritanya. Dengan memahami tentang rasa kekhawatiran mereka, ini bisa membantu Anda sebagai pasangan dalam merancang rencana yang tepat untuk dapat mengatasi fobia kehamilan pasangan Anda.

    • Memiliki pengetahuan lebih.

    Daripada hanya membayangkan saja, akan lebih baik jika mengetahui lebih banyak tentang informasi yang benar seputar kehamilan. Dimana kehamilan merupakan proses fisiologis yang harus dijalani dengan sukarela oleh mereka yang mengalaminya. Hindari berada dalam sebuah forum atau laman diskusi dimana orang bisa mengungkapkan sesuatu yang bebas tanpa mengetahui apapun dari kebenaran bukti ilmiahnya. Jauh-jauhlah dari tiap-tiap mitos yang beredar dan sebaiknya perbanyak membaca buku-buku kedokteran tentang masalah kehamilan.

    • Menjadi positif dalam segala hal.

    Berikanlah pengertian jika diluar sana ada jutaan wanita yang telah menjalani pengalaman hamil yang aman dan lancar termasuk ibu Anda.

    • Konsultasikan lagi dengan Dokter.

    Terdapat sebuah situasi dimana Anda perlu untuk langsung menemui pakarnya. Jangan dulu merasa berkecil hati dan malu tentang perkara ini, karena Anda bukanlah satu-satunya wanita yang menghadapi masalah seperti ini. Melakukan konsultasi langsung dengan ahlinya seperti dokter kandungan ataupun bidan, merupakan ide terbaik untuk kebanyakan wanita dalam mengatasi fobia.

    Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk mengatasi ketakutan tersebut? Terlebih jika dibantu dengan beberapa tips diatas. Semoga kehamilan dan melahirkan yang Anda nanti berjalan normal, dan lancar. Salam sehat selalu untuk Bunda dan keluarga.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - March 15, 2017
    Diskusi Dari:
    Chika ELlo

    Assalamu’alaikum bu bidan, selamat siang…
    Nama saya Milla Natalia, saya seorang ibu rumah tangga dan baru memiliki 1 anak laki-laki usianya mau menginjak 3 tahun. Nah bu bidan, anak saya ini hiperaktif dan bisa di bilang cepat pertumbuhannya. Tapi dengan cuaca seperti ini yang kadang terang dan tiba-tiba hujan bagaimana cara kami sebagai orang tua untuk menjaga kesehatan anak kami agar tidak mudah terserang penyakit bu bidan? karena kami takut salah apa saja yang harus dilakukan di usia yang mau menginjak 3 tahun ini. Terimakasih bu bidan, ditunggu solusinya.
    Wassalamm…

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Aryanto Id

    siang dok, tante saya sedang hamil 5 bulan. tapi dia mengeluh karena akhir-akhir ini dia sering sakit sendi dan kaku malah kemarin terjadi bengkak dok, kira-kira tante saya kenapa yah? apakah itu penyakit rematik? bagaimana solusinya ?

    Dijawab Oleh : Aryanto Id
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih. Saya punya anak laki-laki yang baru masuk SD kelas 1. Waktu di TK dulu ia rajin belajar dan selalu nurut sama orang tua. Tapi sekarang beda bu bidan, ia jadi malas belajar di rumah, pengennya main terus. Saya jadi sedikit frustasi juga.

    Bagaimana yah bu caranya supaya anak saya mau belajar kembali di rumah ? kasihan juga guru les nya udah dateng ke rumah, dia nya gak mau belajar. Mohon solusinya bu bidan, Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    Assalamualaikum bik sy mo nnya kan sy haid bulan kemaren tgl 19 oktber dan selsai haid tgl 25okt, nah sekarng sdh blan nov tgl 29 berart telat sdh bbrpa hari kan buk? Apa benar buk sdh di hitung 2 bulan

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    Via

    ibu bidan, saya mau bertanya tentang istri saya yang mengalami buang-buang air mencret, katanya perutnya tidak enak seperti ada bunyi air deras, dia juga punya maag. apa bahaya nanti buat janin di dalam perutnya?

    Dijawab Oleh : Via