Trik Membuat Anak Patuh pada Kedua Orang Tua

Sebagai orang tua, bunda atau ayah pastinya ingin memiliki sosok anak yang patuh dan senang membantu orang tua. Terlebih ketika mereka nampak sudah mulai mengerti pekerjaan anda dan mungkin dikatakan sudah matang untuk membantu pekerjaan rumah, paling tidak membelikan beberapa bumbu dapur ke warung terdekat atau menyapu rumah. Akan tetapi, rasanya tak mudah memberikan arahan pada si kecil untuk bisa membantu anda yang benar-benar tengah kerepotan dan membutuhkan bantuan dari sang anak.

Nah, untuk itulah disini bidan online akan memberikan beberapa cara dengan trik membuat anak patuh pada kedua orang tua. Patuh, bukan hanya pada perintah dalam membutuhkan bantuan, namun juga patuh terhadap larangan yang bunda atau ayah berikan pada si kecil. Yuk simak selengkapnya disini !

Trik Membuat Anak Patuh pada Kedua Orang Tua

Panggil nama mereka yang benar
 
Saat bunda atau ayah membutuhkan bantuan dari anak, jangan berteriak keras saat memanggil mereka. Tapi, panggil nama bayi atau nama anak seperti yang seharusnya atau sebaiknya anda lah yang menghampirinya terlebih dahulu, kemudian bicarakan mengenai kebutuhan anda saat itu agar ia bisa mengerti apa yang sedang anda butuhkan saat itu.

Membentuk hubungan yang dekat dengan anak

Orang tua yang memiliki hubungan dekat dengan anak biasanya akan semakin mudah untuk diberikan arahan agar ia bisa patuh pada perintah dan larangan yang dibuat.

Konsisten pada aturan

Anda harus memberikan aturan yang jelas dan kosisten, jangan sampai membuat anda memiliki celah untuk melanggarnya. Contohnya anak harus tidur jam 21.00, pastikan di hari selanjutnya anak tidur di jam yang sama. Konsistensi yang anda terapkan akan membuat anak bisa disiplin setiap saat.

Orang tua harus peka terhadap kebutuhan anak

Jika bunda atau ayah ingin anaknya peka terhadap apa yang anda sampaikan, anda sendirilah yang pertama kali harus peka terhadap kebutuhan anak. Jika kebutuhan anak telah terpenuhi, anak akan belajar bagaimana ia juga peka terhadap apapun yang orang tuanya butuhkan. Baik itu hanya sekedar patuh pada perintah dan larangan, maupun patuh dengan cara membantu anda saat sedang kerepotan.

Menegur anak dengan halus

Ketika anak melakukan kesalahan, jangan menegurnya terlalu kasar bahkan mencaci makinya. Anda seharunya memberikan teguran yang halus, namun bukan berarti hal ini dilakukan karena anda memanjakannya. Yakinkan anak jika kesalahannya tersebut akan beimbas pada dirinya sendiri, Anda juga harus memerhatikan sekeliling anak jika akan menegurnya, jangan sampai menegurnya di depan teman-teman mereka, karena hal tersebut akan membuatnya malu dan justru berbalik membenci perintah anda.

Dengarkan penjelasan anak

Sebagai orang tua yang baik, anda juga harus bisa mendengarkan penjelasan anak ketika dirasa ia membuat kesalahan atau ketika ia malas diperintah. Pahami apakah anak merasa lelah di sekolah atau mungkin ia sedang sakit sehingga tak bisa membantu anda dan sulit mencerna apa yang anda perintahkan saat itu.

Berikan kepercayaan pada anak

Walaupun mereka melakukan kesalahan, anda harus memberikan kepercayaan pada mereka bahwa mereka bisa memperbaiki kesalahannya tersebut. Jangan pernah mengatakan bahwa mereka tak bisa berubah, justru perkataan dan ketidakpercayaan anda tersebutlah yang bisa membentuk anak tak bisa memperbaiki dirinya sendiri.

Jangan ragu untuk minta maaf

Jika anda sendiri yang membuat kesalahan seperti memarahinya terlalu keras, jangan ragu untuk minta maaf. Hal ini justru akan menumbuhkan rasa ingin memperbaiki diri pada anak. Anda juga bisa memberikan pelukan dan ciuman untuk memberikan kehangatan pada anak agar ke depannya ia bisa menjadi pribadi yang lebih patuh dan disiplin.

Itulah beberapa tips yang bisa anda perhatikan dan pahami dengan benar agar anak bisa patuh pada orang tua. Anda juga bisa membentuk anak yang disiplin, tidak rewel atau cengeng, dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Citra Dewi Amd.Keb - July 19, 2016
Diskusi Dari:
herry sinaga

Selamat pagi bu bidan,

aku mau tanya, siklus haid aku setiap bulannya selalu terlambat maksimal setelah meikah april tahun ini telat 1 minggu.

hal demikian kenapa terjadi ya bu bidan, dan menyebabkan susah hamil atau tidak?

atau daya da kelainan hormon atau bagaimana bu? dan cara mengatasinya bagaimana agar jika ada kelainan saya bisa mengobatinya sejak dini bu bidan.

terimakasih

Dijawab Oleh : herry sinaga
Diskusi Dari:
THESSYA ULIANTRY

Assalamualaikum,, bu bidan sya ibu aan dari kasturi,, yg waktu mw lahiran di ibu ga jadi krna ibu sakit,, bu saya mau konsul,, bayi sya udh berumur 6bln jalan mau 7 bln,, tpi ia ada keluhan dlm pencernaan makanan, semenjak makan MPAsi ia suka mual2 dan muntah gak cocok hingga sampai kekurangan cairan akibat dehidrasi dan wktu itu ibu ngasih obat mual,, sampai asi pun di muntah kan tpi dri obat ibu, asi bisa masuk lagi.
Dan skrng sya bingung , anaknya sudah mau makan bngt,, lalu sya kasih alternatif lain yg alami,, yaitu ubi/ boled,, lalu ia pun suka dn ga muntah alhamdulillah,, tapi bu ia skrng bab terus dan ada darah sedikit hari ini saja,, mungkin karena ada dua hal, sya makan pedas wktu kemarin atau krna makan ubi,, mohon solusi dari ibu…..,,

Dijawab Oleh : THESSYA ULIANTRY
Diskusi Dari:
Risky nur

Assalamualaikum bu bidan, saya sering mengalami sakit ketika sedang menstruasi, rasa sakitnya seperti di remas atau dililit dan ini selalu membuat tubuh saya lemas. Apa itu berbahaya ? Lalu apa ada pengaruhnya pada kesubura ? Makasih bu bidan sebelumnya.

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Ramadhan

Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

Dijawab Oleh : Ramadhan
Diskusi Dari:
Alesha Zahra

Istri saya tengah mengandung usia 7 bulan, dan dia sering mengeluh pegal-pegal dibagian leher, kaki dan tangan, sehingga dia selalu minta untuk dipijat. Apakah boleh ibu hamil dipijat?

Dijawab Oleh : Alesha Zahra