×

Benarkah Rempah-rempah Nusantara Bisa Mencegah Virus Corona?

Bagikan Artikel :

Benarkah Rempah-rempah Nusantara Bisa Mencegah Virus Corona?

Siapa sih yang gak mau terhindar dari virus corono. Sehingga banyak sekali warga masyarakat yang berbondong-bondong mencari, segala produk dengan klaim pencegahan dan penyembuhan virus corona, tak terkecuali ragam rempah nusantara seperti jahe, kunyit, dan temulawak. Mereka dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa menangkal transmisi virus corona. Tapi benarkah demikian?

Perlu diketahui bahwa tubuh manusia dan hewan memiliki mekanisme unik untuk menangkal berbagai patogen berbahaya seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Respon imun punya fase bawaan dan adaptif untuk menangkal patogen. Seperti dilansir dari laman Nature, patogen menginvasi tubuh lewat luka terbuka atau mukosa. Karenanya untuk mencegah penularan COVID-19, kita diminta rajin mencuci tangan dan menghindari memegang wajah.

Sebab tangan yang terkontaminasi virus bisa saja menjadi media penularan ketika menyentuh mata, hidung, atau mulut. Ketika sudah masuk ke dalam tubuh, patogen akan memperbanyak diri dan memiliki misi untuk merusak sel dalam tubuh, alias membikin penyakit. Tapi, perjalanan mereka mencapai tahap ini tidaklah mudah.

Patogen akan dihadang oleh makrofag (sel pada jaringan di darah putih) sebagai garda depan penjaga tubuh. Perang antar keduanya akan mengundang bala bantuan dari sela lain pada jaringan darah putih, bernama neutrofil. Tentara layer kedua ini bertugas mencegah patogen membuat kerusakan lebih lanjut seperti infeksi dan penyakit.

Jika peperangan masih sengit, maka sel dendritik yang sedari awal mengawasi jalannya perang akan memanggil pasukan tambahan berupa antigen. Kemudian Sel T dan Sel B maju ke medan perang melawan pantogen, mereka memproduksi senjata berupa antibodi untuk melumpuhkan musuh.

Ketika para tentara menang melawan musuh, sel tubuh yang mati akibat perang tumbuh kembali. Sementara sel imun yang sudah selesai bertugas akan bunuh diri. Tapi mereka meninggalkan sel memori yang merekam ciri-ciri musuh, sel memori ini akan mengenali dan membunuh musuh yang sama di masa mendatang dan membentuk kekebalan adaptif.

Related Posts :

    Apa Hubunganya Pencegahan Virus Corona Dengna Rempah-rempah?

    Rempah-rempah termasuk jahe memang sudah sejak lama dipercaya memiliki kemampuan untuk meredakan berbagai macam gejala penyakit seperti pilek, mual, radang sendi, migrain, dan hipertensi. Herbal yang lazim dikonsumsi dengan madu ini menawarkan senyawa anti-inflamasi termasuk antioksidan–zat yang melindungi tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas

    Beberapa penelitian menyebutkan bahwa seduhan jahe segar memiliki khasiat antivirus dan sifat antibakteri. Tim peneliti menemukan bahwa wedang jahe bisa menangkal virus penyebab infeksi pernapasan (HRSV).

    Hanya saja takaran jahe dalam penelitian tersebut rata-rata berdosis tinggi, sehingga belum diketahui efek ramuan jahe “penangkal” corona–yang rata-rata dosisnya tidak pasti atau takarannya disupervisi oleh ahli.

    Selain itu tanaman herbal lain, yakni kunyit mengandung zat kurkumin yang bekerja meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat serupa diberikan oleh zat polifenol dalam jahe. Kunyit juga memiliki zat anti kataral yang dapat memperbanyak produksi lendir.

    Lendir tersebut bisa membatu mengeluarkan virus saat menyerang saluran pernapasan. Hanya saja Hardhi menggarisbawahi efek-efek tersebut baru bisa didapat setelah mengonsumsi herbal rimpang secara rutin dalam jangka waktu panjang.

    Khasiatnya juga cuma membantu meningkatkan daya tahan tubuh, bukan membunuh virus maupun bakteri. Terlebih, virus corona dalam klaim penyembuhan obat tersebut belum tentu SARS-CoV-2 pemicu COVID-19. Tapi bisa saja virus corona penyebab pilek biasa.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 2, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : Novia Vidiyana
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Sya terakir haid tgl 28 juni 2019 , dan skrang saya mengalami tanda” , mual” , perut kram , payudara sakit apakah bisa di katakan sya hamil… tpi tgl menstruasi blum tiba …

    Telat haid

  • Oleh : Hasna Hasnawati
  • 11 bulan, 3 minggu yang lalu

    Assalamualaikum dok. Saya mau tanya. Seharusnya saya udh haid ini ternyata belum.. saya udh telat 2 hari dn saya jga tidak pernah melakukan hubungan intim

  • Oleh : Hasna Hasnawati
  • Olahraga yang tepat dan aman dilakukan oleh ibu hamil

  • Oleh : Tutut Kartikasari
  • 5 tahun, 2 bulan yang lalu

    Saya mau tanya bu bidan, apa boleh ibu hamil mengikuti olahraga? dan sebaiknya olahraga apa yang harus dipilih saat hamil?

  • Oleh : Tutut Kartikasari
  • Batuk dan sesak

  • Oleh : Risky nur
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Malem dok, say hamil berusia 1bulan, saya ada asma, tapi semua tes lebih dan ronsen nya bagus semua, tidak menandakan penyakit paru-paru, saat asma mau kambuh pasti selalu batuk terlebih dahulu, pertanyaan saya bahayakah untuk janin saya dok

    Bingung hamil atau tidak

  • Oleh : Canti Cintia
  • 6 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamualaikum bu bidan. Saya mau nanya. Saya udah 6 lebih ngga haid. Saya tes hasilnya negatif terus. Saya usg di bidan juga samar2 bidannya gk mau mesmastikan entah itu apa katanya bukan kista bukan penggumpalan darah dan bukan penebalan dinding rahim. Saya binggung soalnya udah pindah2 bidan katanya juga ga hamil tp perut saya makin membesar sekarang kaki bengkak. Pas 4 bulan sering kedutan. perut saya sekarang beda lagi rasanya lebih kayak gerakan. Kadang suka kenceng. Itu knp ya bu soalnya kalo kata tukang urut saya memang hamil tp kok gitu ya

  • Oleh : Canti Cintia
  • Tanya Bidan