×

Ada Pria Yang Mempunyai Dua Penis! Kok Bisa Sih?

Bagikan Artikel :

Hai ladies ngeri gak sih kalau dengar ada pria yang memiliki dua penis?. Dan ini memang benar terjadi. Mungkin yang sering Anda dengar dua penis ini terjadi pada hewan ular dan kadal jantan yang disebut hemipenes. Tapi gimana ceritanya bisa terjadi pada pria ya ?. Sekitar 1 dari 5-6 juta angka kelahiran disertai dengan dua penis. Itu artinya ada 600 sampai 700 pria di bumi yang memiliki dua penis sekaligus. Kondisi lahir dengan dua penis dikenal sebagai diphallia. Diphallia adalah kondisi medis yang sangat langka, juga dikenal sebagai duplikasi penis (PD), diphallic terata, atau diphallasparatus. Dunia medis mengelompokkan diphallia menjadi tiga bentuk berdasarkan karakteristik penis duplikatnya, dan tidak ada dua kasus yang persis sama. Duplikasi penis yang paling jarang ditemukan adalah kembaran kepala penis, alias satu penis berkepala dua. Lainnya, penis duplikat yang berukuran lebih kecil berlokasi tepat di atas penis utama. Bentuk diphallia yang paling umum ditemukan adalah dua penis identik yang normal, utuh sama besar, berdampingan terpisah (bukan berasal dari satu cabang). Ada pula sejumlah kasus di mana penis kedua bertumbuh di dalam tubuh, yang berarti pria tersebut hanya bisa tahu ia ternyata memiliki penis lain ketika menjalani pengobatan internal masalah urologi. Beberapa pasang penis duplikat berfungsi normal. Artinya, laki-laki dapat buang air kecil dan/atau menegang dan ejakulasi dari salah satu penis atau keduanya, bergantian atau di waktu yang bersamaan. Di kasus lainnya, salah satu penis bisa tidak berfungsi sama sekali — mewakili seonggok daging. Penyebab Pria Mengalami Diphallian Diphallia untuk dibedakan dengan sindrom kembar hilang alias resorpsi janin. Diphallia bukanlah kondisi turunan, tapi bisa disebabkan oleh abnormalitas ekspresi gen homeobox — seri DNA tertentu yang mengatur pola perbedaan bentuk tubuh — yang terjadi selama minggu ke-empat perkembangan janin dalam kandungan. Perubahan ekspresi gen ini diakibatkan oleh mutasi gen atau cedera atau stres kimiawi. Di sekitar hari ke-24 sampai 25 kehamilan, saluran yang membentuk organ urolo-genital dapat memisahkan diri dari organ kelamin dan rektum yang sedang berkembang. Jika ada sejumlah stres khusus yang diterima oleh embrio di masa-masa tersebut, sel dapat membentuk dua kali. Pengobatan Diphallia Pria dengan diphallia biasanya mandul karena cacat bawaan. Mereka juga memiliki peningkatan risiko mengalami spina bifida, suatu kondisi yang menyebabkan malformasi tulang belakang yang dirancang untuk melindungi sumsum tulang belakang. Penis duplikat dapat diangkat dengan prosedur bedah, namun datang dengan risikonya tersendiri termasuk hasil akhir yang tidak menentu. Sayangnya, laki-laki yang lahir dengan dua penis akibat diphallia cenderung meninggal pada usia dini karena infeksi dan gagal ginjal.

Hai ladies ngeri gak sih kalau dengar ada pria yang memiliki dua penis?. Dan ini memang benar terjadi. Mungkin yang sering Anda dengar dua penis ini terjadi pada hewan ular dan kadal jantan yang disebut hemipenes. Tapi gimana ceritanya bisa terjadi pada pria ya ?.
Sekitar 1 dari 5-6 juta angka kelahiran disertai dengan dua penis. Itu artinya ada 600 sampai 700 pria di bumi yang memiliki dua penis sekaligus. Kondisi lahir dengan dua penis dikenal sebagai diphallia. Diphallia adalah kondisi medis yang sangat langka, juga dikenal sebagai duplikasi penis (PD), diphallic terata, atau diphallasparatus.
Dunia medis mengelompokkan diphallia menjadi tiga bentuk berdasarkan karakteristik penis duplikatnya, dan tidak ada dua kasus yang persis sama. Duplikasi penis yang paling jarang ditemukan adalah kembaran kepala penis, alias satu penis berkepala dua. Lainnya, penis duplikat yang berukuran lebih kecil berlokasi tepat di atas penis utama. Bentuk diphallia yang paling umum ditemukan adalah dua penis identik yang normal, utuh sama besar, berdampingan terpisah (bukan berasal dari satu cabang).
Ada pula sejumlah kasus di mana penis kedua bertumbuh di dalam tubuh, yang berarti pria tersebut hanya bisa tahu ia ternyata memiliki penis lain ketika menjalani pengobatan internal masalah urologi. Beberapa pasang penis duplikat berfungsi normal. Artinya, laki-laki dapat buang air kecil dan/atau menegang dan ejakulasi dari salah satu penis atau keduanya, bergantian atau di waktu yang bersamaan. Di kasus lainnya, salah satu penis bisa tidak berfungsi sama sekali — mewakili seonggok daging.

Penyebab Pria Mengalami Diphallian

Diphallia untuk dibedakan dengan sindrom kembar hilang alias resorpsi janin. Diphallia bukanlah kondisi turunan, tapi bisa disebabkan oleh abnormalitas ekspresi gen homeobox — seri DNA tertentu yang mengatur pola perbedaan bentuk tubuh — yang terjadi selama minggu ke-empat perkembangan janin dalam kandungan. Perubahan ekspresi gen ini diakibatkan oleh mutasi gen atau cedera atau stres kimiawi. Di sekitar hari ke-24 sampai 25 kehamilan, saluran yang membentuk organ urolo-genital dapat memisahkan diri dari organ kelamin dan rektum yang sedang berkembang. Jika ada sejumlah stres khusus yang diterima oleh embrio di masa-masa tersebut, sel dapat membentuk dua kali.

Pengobatan Diphallia

Pria dengan diphallia biasanya mandul karena cacat bawaan. Mereka juga memiliki peningkatan risiko mengalami spina bifida, suatu kondisi yang menyebabkan malformasi tulang belakang yang dirancang untuk melindungi sumsum tulang belakang.
Penis duplikat dapat diangkat dengan prosedur bedah, namun datang dengan risikonya tersendiri termasuk hasil akhir yang tidak menentu. Sayangnya, laki-laki yang lahir dengan dua penis akibat diphallia cenderung meninggal pada usia dini karena infeksi dan gagal ginjal.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 26, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Obat menunda mens

  • Oleh : Nirwana Nindya
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Kak ada obat untuk menunda mens? Saya mau bulan madu sama suami tapi mendekati tgl mens gimana solusinya 🥲

  • Oleh : Nirwana Nindya
  • Keputihan

  • Oleh : Rismawati Sr
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Dok.. Saya Keputihan Mulai Dari Bulan 8 Tahun Kemarin, Udah sering ke dokter, minum Ramuan, pake Daun Sirih, Udah Banyak Obat yang sudah saya minum Dok, Tapi Gak Ada Perubahan, gak sembuh-sembuh, Keputihan Saya Gatal, Warnanya Kuning, Kental, Kalau Berhubungan Nyeri, Panas, Terus Muncul Benjolan… Tolong Dok Solusinya, Soalnya Saya Belum Punya Anak, Saya Sudah Nikah 1 thn Lebih…..

    Susah Makan Saat Hamil

  • Oleh : Theresia Tina
  • 8 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, maaf mau bertanya mengenai susah makan yang saya alami saat ini. Kenapa ya bawaan mau makan itu susah, rasanya mual dan mau muntah. Hal itu tidak terjadi hanya satu kali, melainkan sering. Saat ini usia kandungan saat menginjak 3 bulan.

    Bagaimana langkah yang sebaiknya saya lakukan bu bidan ?? saya takut bayi dalam kandungan saya tidak mendapatkan nutrisi yang baik. Mohon saran dan jawabannya bu

    Program Hamil

  • Oleh : Fajar
  • 7 tahun, 4 bulan yang lalu

    Saya sudah menikah kira kira 5 bulanan. Saat ini saya sedang melakukan program hamil. Saya dan suami berharap segera memiliki keturunan. Namun sayang, suami saya merupakan perokok aktif dan sangat susah untuk berhenti merokok. Yang saya mau tanyakan apakah program hamil saya akan terjadi meski sang suami merupakan perokok aktif?

    Tanya dokter

  • Oleh : Taufik Hidayat
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Mau tanya dok. Anak bayi saya kok ada bintik putih itu kenapa ya dok..

  • Oleh : Taufik Hidayat
  • Tanya Bidan