×

Anak Juga Perlu Dihargai, Begini Caranya!

Bagikan Artikel :

Anak Juga Perlu Dihargai, Begini Caranya!

Banyak di antara kita sebagai orangtua yang memberikan perhatian, pujian dan penghargaan apabila anak terlihat cerdas dan berbakat pada sudut pandang orang tau. Padahal kecerdasan anak itu bervariatif.

Berbicara kecerdasan anak, bukan hanya berasal dari faktor genetik semata, tapi berasal dari faktor lingkungan juga. Dimulai dari bagaimana kita mengasuh mereka dirumah, melakukan latihan-latihan dalam bersikap, memberikan nutrisi yang baik, hingga pemberian stimulus kepada anak-anak kita.

Nah, parents pernah nggak melihat anak sedih ketika mendapat nilai yang kurang baik di sekolah, atau tidak semangat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya di sekolah? Hal tersebut mungkin terjadi kepada anak dikarenakan keseimbangan emosi yang mereka miliki masih belum pada tahap sempurna.

Sebenarnya yang harus dilakukan ketika menghadapi anak-anak tersebut adalah dengan memberikan mereka ruang untuk bercerita atau dengan menghargai segala upaya yang telah mereka lakukan. Kecerdasan secara sosial dan emosional serta kecerdasan secara keilmuan juga perlu kita latih dan apresiasi di setiap perkembangannya. Berikut ini adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghargai anak-anak ketika mereka melakukan sesuatu dalam proses pembelajaran formal.

Related Posts :

    Cara Menghargai Anak

    1. Memberikan ruang sendiri kepada anak
      Pemberian ruang untuk sendiri ini berguna untuk menstabilkan perasaan anak terlebih dahulu atas apa yang mereka dapatkan di sekolah atau di tempat belajar lainnya. Mungkin anak akan merasa kesal, emosi, dan marah pada apa yang mereka dapatkan karena anggapan mereka yang buruk terhadap respon kita selaku orang tua. Pikiran-pikiran negatif mungkin akan muncul karena mereka merasa tidak enak atau takut kepada kita. Dengan ruang sendiri tersebut anak-anak akan berpikir bagaimana caranya menyampaikan kepada kita hasil dari kerja mereka di sekolah.
    2. Merangkul mereka ketika sedang dalam keadaan terpuruk akibat pelajaran di sekolah
      Dalam kondisi anak yang kurang stabil emosinya kita perlu merangkul mereka agar mereka lebih tenang dan lebih nyaman. Dalam keadaan tersebut setelah melalui masa sendiri mereka mereka mungkin belum secara sepenuhnya menyelesaikan permasalahan mereka. Adanya kita di sana adalah usaha untuk menyempurnakan penyelesaian permasalahan yang dialami oleh anak kita. Semisal pada anak yang murung akibat mendapat nilai yang kurang baik di sekolah kita selaku orang tua seharusnya menampilkan raut muka dan gestur “menolong” dan “menemani” ya kan mereka tidak merasa sedih dan takut kepada kita.
    3. Membantu meningkatkan semangat mereka kembali
      Tugas kita selaku orang tua adalah menjaga dan membantu tumbuh kembang anak. Dalam permasalahan ini apapun yang dilakukan oleh anak kita adalah hasil kerja keras mereka, maka dari itu kita harus tetap menjaga semangat dan kerja keras mereka.
    4. Selalu menghargai usaha anak
      Saat dirinya sudah mulai memikirkan rasa tanggung jawab dan rasa inisiatif menyelesaikan permasalahannya itu adalah sebuah prestasi yang dilakukan oleh anak kita terlepas dia mendapatkan nilai yang jelek ataupun kurang memuaskan kan itu adalah hasil usaha mereka juga. Kita selaku orang tua tidak perlu marah dan bersikap tidak menghargai mereka ketika mereka belum bisa melakukan tugasnya dengan sempurna. Menghargai usahanya itu bukan semata-mata melihat hasil akhirnya saja. Ada baiknya juga untuk tetap berusaha menghargai apa yang sudah dilakukan oleh anak kita, anggap saja itu semua adalah bagian dari proses tumbuh dan kembangnya.
    5. Tetap melakukan cara-cara sebelumnya dengan konsisten
      Penerapan dalam menghargai dan melatih anak agar bersikap tanggung jawab adalah sesuatu hal yang harus konsisten dilakukan oleh kita selaku orang tua. Kita jangan memberikan respon yang berbeda-beda ada ketika berhadapan dengan anak yang sedang dalam kondisi tersebut. Namun hal ini bukan secara keseluruhan untuk terus mengikuti keinginan mereka, nilai dan norma yang baik juga harus tetap terus diberikan terhadap anak kita agar anak kita terarah dan tumbuh sesuai dengan apa yang mereka harapkan dan dan kita harapkan juga.
      Parents, sudah tahukan bagaimana caranya menghadapi anak yang sedang belajar. Kita tak perlu khawatir dengan apa yang anak-anak kita capai dan dapatkan di sekolah. Karena, apapun hasilnya yang didapat oleh anak kita itu semua adalah hasil kerja keras mereka di sekolah.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 4, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Pendarahan kehamilan

  • Oleh : Ummu Tsabit
  • 9 bulan, 4 minggu yang lalu

    Tanggal 4 Mei, saya melalukan aktivitas seksual di malam hari, kemudian saya mendapati darah. Saya pikir itu darah haid. Lalu keesokan harinya, darah tidak muncul lagi. Saya berinisiatif melakukan kehamilan menggunakan tespek dan hasilnya garis dua tebal, mengingat beberapa hari yang lalu saya mengalami pusing, mual, dan lemas. Kemudian di tanggal 5 malam, saya mendapati darah seperti darah haid, banyak sekali dan merasakan nyeri pada perut. Apakah tespek tersebut menunjukkan positif palsu, dan apa yang harus saya lakukan?
    Terima kasih banyak.

  • Oleh : Ummu Tsabit
  • posisi tidur hamil menginjak 8 bulan

  • Oleh : uye (wanita)
  • 5 tahun, 6 bulan yang lalu

    saya hamil menginjak usia 8 bulan. saat sedang tidur posisi miring ke kanan memang tidak nyaman karena janin seperti menolak dan menendang2, bentuk perut pun jadi menggantung. tapi akhir-akhir ini miring ke kiri pun sama jadi kurang nyaman dan menggantung sedikit namun janin tidak menendang2. rasanya lebih enak untuk tidur telentang begitu, padahal kan resikonya buruk ya. tapi janin nampak nyaman juga apabila posisi tidur telentang. tapi saya berganti-ganti posisi saja kadang miring ke kiri kadang telentang. bagaimana ya solusinya?

    Keputihan

  • Oleh : Nela Nurlaela
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan. Nama saya nela nurlaela umur saya 19th saya mau tanya bu. Saya sedang keputihan tetapi warna aga kuning keijoan sedikit bentuknya encer ga terlalu kental banget terasa gatal juga dan saya juga baru habis menstruasi sekitar semingguan dari tanggal 19-25 dan sekarang lagi keputihan. Gimana cara mengatasinya ya bu. Terimakasih mohon jawaban nya😊

    Meningkatkan BB Anak

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • 2 tahun yang lalu

    Assalamualaikum Bubid, saya mau tanya bagaimana cara meningkatkan BB anak?

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • Keluar keputihan dari vagina apakah sering dialami oleh wanita

  • Oleh : Bang roy Bang roy
  • 9 bulan, 3 minggu yang lalu

    Kaluar nya keputihan dari vagina apakah sering dialami oleh wanita

  • Oleh : Bang roy Bang roy
  • Tanya Bidan