×

Saat Pandemi Corona, Tunda Dulu Untuk Periksa Kehamilan Atau Tetap Kunjungi Dokter?

Bagikan Artikel :

Saat Pandemi Corona, Tunda Dulu Untuk Periksa Kehamilan Atau Tetap Kunjungi Dokter?

Pemeriksaan kehamilan di tengah-tengah wabah virus corona membuat para ibu hamil khawatir dan bingung untuk melakukan pemeriksaan. Apabila datang ke Bidan atau Dokter takut terkena virus tersebut, tapi apabila tidak melakukan pemeriksaan takur terjadai hal-hal yang tidak diinginkan seputar kehamilan. Nah buat para ibu hamil Bidan Citra berikan tips saat melakukan pemeriksaan ketika pandemic corona.

  1. Konfirmasi dokter atau Bidan pribadi Anda
    Sebelum Anda pergi ke Bidan atau Dokter, saya sarankan untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Pada saat pandemic ini fasilitas kesehatan akan dibatasi agar tidak terjadi keramaian/kerumunan. Selain itu agar tidak menunggu terlalu lama, tanyakan juga pukul berapa Anda harus sudah ada di tempat.
  2. Beri jarak ketika menunggu dengan pasien lain
    Saat menunggu panggilan di usahakan untuk member jarak saat menunggu. Kosongkan tempat duduk 2 atau 3 kursi dari pasien lain.
  3. Menggunakan Alat Perlindungan Diri
    Biibu hamil pergi ke klinik, sebaiknya selalu gunakan alat perlindungan diri (APD), seperti masker. Tetap gunakan masker meskipun tidak dalam keadaan sakit. Sehabis dari luar, biasakan untuk selalu membersihkan diri sebelum berkontak dengan orang di rumah.
  4. Selalu Mencuci Tangan
    bagi para ibu hamil untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh sesuatu, terutama sebelum makan. Ia menyarankan untuk mencuci tangan selama 20-40 detik dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
  5. Berkonsultasi ke Dokter Kandungan via online
    Jika dirasa pergi menemui dokter secara langsung bisa menimbulkan kekhawatiran terinfeksi corona, ibu hamil bisa manfaatkan kecanggihan teknologi, seperti media sosial, untuk berkonsultasi.

Tunda Dulu Atau Tetap Lakukan Pemeriksaan Kehamilan?

  1. Trimester Pertama
    Apabila Anda sedang hamil muda atau memasuki trimester pertama, tentunya sering merasa mual atau morning sickness. Bahkan, kondisi ini membuat Anda tak nafsu makan akibat rasa mual tersebut.
    Ini adalah saat terbaik untuk Anda berdiam diri di rumah. Tak perlu ke dokter, Anda cukup perhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi. Karena hal ini baik untuk Anda maupun bayi di dalam kandungan.
    Hal yang wajib Anda lakkukan di rumah adalah makan yang sering dengan porsi kecil setiap makan. Pastikan telah dimasak matang-matang, minum cukup 2-3 liter. Namun, jika intensitas muntah cukup sering, keluar flek, atau bahkan demam tinggi, sebaiknya Anda hubungi dokter (sebisa mungkin via telepon dulu), untuk berkonsultasi tentang langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
  2. Trimester Kedua
    Pemeriksaan kehamilan pada waktu ini, juga sebenarnya masih bisa ditunda. Yang terpenting adalah, Anda dapat memastikan jika janin di dalam kandungan aktif bergerak, minimal 10 kali per 12 jamnya.
    Jangan lupa juga untuk rutin mengkonsumsi makanan yang bergizi serta vitamin setiap harinya. Anda perlu ke dokter dan evaluasi jika gerak bayi terasa sepi, terasa mules yang semakin sering atau ketuban terasa membasahi.
  3. Trimester Ketiga
    Memasuki trimester ketiga, biasanya jadwal kontrol atau pemeriksaan ke dokter harus cukup rutin. Sebab, dokter akan memastikan janin, ketuban, dan plasenta dalam kondisi baik atau stabil.
    Jika memang hari perkiraan si kecil sudah tiba atau Anda mengalami pecah ketuban, Anda tetap bisa ke rumah sakit untuk melahirkan. Akan tetapi, sebagian besar rumah sakit telah membuat kebijakan, bahwa pendamping Anda akan dibatasi. Hal ini lagi-lagi sebagai upaya pencegahan virus corona.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 17, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    BO

  • Oleh : Ochaa
  • 3 tahun, 3 bulan yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah setiap kehamilan BO slalu disertai perdarahan?kl tidak alasannya apa.tks

    Kanker payudara

  • Oleh : Irma Andari
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Bu saya punya masalah dgn payudara putingnya jika ditekan mengeluarkan cairan berwarna putih bening. Apakah ini termasuk gejala kanker payudara? Bagaimana cara mengatasinya?
    Terimakasih

    Hamil Dengan Haid Yang Tak Normal

  • Oleh : Sahputri Ramadhani
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Saya mau menanyakan tentang cara menghitung kehamilan wanita yang memiliki haid tidak teratur. bUlan lalu saya masih haid dan terakhir nya pada tanggal 29 Agustus. Pada minggu ke 2 setelah terakhir menstrulasi, tepatnya apda tanggal 18 Oktober saya merasakan mual mual dan saya cek ternyata positif hamil. Sebelumnya saya sering kali memiliki masalah dengan mestrulasi yakni waktu yang tidak teratur yang bahkan bisa saja telat hingga 3 bulan lamanya. Yang mau saya tanyakan, bagai mana cara menghitung kehamilan pada orang yang memiliki masalah dengan haid yang tak lancar ini, apakah bisa dihitung sama dengan orang yang memiliki siklus haid yang normal?

    Sakit payudara

  • Oleh : Mhocye Uchlud
  • 2 minggu, 1 hari yang lalu

    Dok saya sering mengalalami sakit payudara setlah haid 1 mnggu
    Dan akan berhnti sakitnya pas mau haid 1mnggu itu knpa yah dok

  • Oleh : Mhocye Uchlud
  • Umur Ideal Anak untuk Disunat

  • Oleh : Aolia SucCie Priyatna
  • 3 tahun, 12 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Adakah umur ideal bagi anak untuk disunat ? Sekarang ini umur anak saya baru menginjak 2 tahun. Apakah usianya masuk kriteria untuk disunat atau belum ? Mohon penjelasannya bu bidan. Terimakasih.

  • Oleh : Aolia SucCie Priyatna
  • Tanya Bidan