Wanita Yang Boleh dan Tidak Boleh Menggunakan KB IUD

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Wanita Yang Boleh dan Tidak Boleh Menggunakan IUD

    Dalam menggunakan kontrasepsi, pasangan suami istri pada umumnya memiliki perencanaan dan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut meliputi untuk menunda atau mencegah kehamilan, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan atau mengakhiri kehamilan atau kesuburan. Salah satu metode kontrasepsi yaitu Intras Uterin Devices (IUD).

    Penggunaan kontrasepsi IUD sampai saat ini ternyata masih relative rendah. Hal ini terjadi karena masyarakat belum begitu mengetahui keefetifanya. IUD atau AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) disebut juga spiral, alat ini dipasang dalam rahim wanita.

    IUD atau AKDR adalah suatu alat kontrasepsi yang efektif, aman, dan nyaman bagi banyak wanita. Alat ini merupakan metode kontrasepsi yang mudah kembali subur ketika diberhentikan. AKDR memiliki efektifitas lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan pada pemakaian 1 tahun atau lebih.

    Cara kerja kontrasepsi IUD

    1. Menghambat kemampuan sperma  masuk ke tuba falopii untuk mencari sel telur

    2. IUD bekerja terutama mencegah sperma dan  telur bertemu

    3. IUD membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan mengurangi sperma untuk bersatu

    Wanita Yang boleh menggunakan IUD

    1. Usia reproduktif (subur)

    2. Menginginkan menggunakan kontrasepsi jangka panjang

    3. Perempuan menyusui yang menginginkan menggunakan kontrasepsi

    4. Setelah melahirkan dan tidak menyusui

    5. Setelah mengalami abortus (keguguran) dan tidak terlihat adanya infeksi

    6. Risiko rendah dari IMS (Infesi Menular Seksual)

    7. Tidak menghendaki metoda hormonal

    8. Tidak menyukai mengingat-ingat minum pil setiap hari

    9. Wanita perokok

    10. Wanita gemuk ataupun kurus

    Wanita Yang Tidak Diperkenankan Menggunakan IUD

    1. Belum pernah melahirkan

    2. Adanya perkiraan hamil

    3. Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak normal dari alat kemaluan, perdarahan di leher rahim, dan kanker rahim.

    4. Perdarahan vagina yang tidak diketahui

    5. Sedang menderita infeksi alat genital (vaginitis, servisitis)

    6. Tiga bulan terakhir sedang mengalami atau sering menderita PRP atau abortus septik

    7. Kelainan bawaan uterus yang abnormal atau tumor jinak rahim yangdapat mempengaruhi kavum uteri

    8. Penyakit trofoblas yang ganas

    9. Diketahui menderita TBC pelvik

    10. Kanker alat genital

    Keuntungan IUD/AKDR

    1. Sebagai kontrasepsi, efektivitasnya tinggi. Sangat efektif 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun pertama (1 kegagalan dalam 125-170 kehamilan).

    2. AKDR dapat efektif segera setelah pemasangan.

    3. Metode jangka panjang (bisa sampai 10 tahun ).

    4. Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingat-ingat.

    5. Tidak mempengaruhi hubungan seksual

    6. Meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil.

    7. Tidak ada efek samping hormonal dengan Cu AKDR (CuT 380 A).

    8. Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI.

    9. Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (jika tidak infeksi).

    10. Dapat digunakan sampai menopause (1 tahun/lebih setelah haid terakhir).

    11. Tidak ada interaksi dengan obat-obat.

    12. Membantu mencegah kehamilan ektopik.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - July 28, 2018
    Diskusi Dari:
    Lusi

    Selamat sore buk,,
    saya mau tanya seputar kehamilan pasca operasi kehamilan ektopik di saluran tuba….pada bulan maret saya mengalami kehamilan ektopik,umur janin sudah 2 bulan,kemudian dokter menyarankan agar saya melakukan operasi karena KE sudah hampir pecah…jadi saya dan suami memutuskan untuk melakukan operasi pada bulan maret lalu…dokter menyarankan pasca operasi 3 bulan untuk melakukan hidrotubasi…tapi saya belum melakukannya meskipun sekarang sudah 3 bulan pasca operasi…yang ingin saya tanyakan,apakah saya bisa langsung program hamil aja tanpa hidrotubasi???mengingat keadaan keuangan dan rasa ketakutan saya terhadap efek samping dari hidrotubasi…mohon pencerahannya

    Dijawab Oleh : Lusi
    Diskusi Dari:
    Dinda vika

    Dok saya mau bertanya, terakhir istri saya kan haid pada tanggal 8 februari hingga tanggal 14 februari. Namun setelah 1 minggu bersih dari haid, kemudian pada tanggal 20, 21, 22 istri saya mengeluarkan darah yang memang terbilang kecil hanya sebesar cendol tapi bergumpal. Namun, setiap hari hanya ada 1 gumpalan saja yang keluar ini. Yang saya mau tanyakan, ini kira kira kenapa ya dok dengan kondisi istri saya? berbahaya tidak dok, mohon penjelasannya, terimakasih.

    Dijawab Oleh : Dinda vika
    Diskusi Dari:
    Fajar

    Saya sudah menikah kira kira 5 bulanan. Saat ini saya sedang melakukan program hamil. Saya dan suami berharap segera memiliki keturunan. Namun sayang, suami saya merupakan perokok aktif dan sangat susah untuk berhenti merokok. Yang saya mau tanyakan apakah program hamil saya akan terjadi meski sang suami merupakan perokok aktif?

    Dijawab Oleh : Fajar
    Diskusi Dari:
    Pradita

    Selamat siang bu bidan saya mau tanya apa sih yang membedakan diare pada bayi akibat alergi makanan dan akibat bakteri. Soalnya saya bingung bayi saya diare dan entah penyebabnya dari apa mohon penjelasannya trims

    Dijawab Oleh : Pradita
    Diskusi Dari:
    Opik Taufik

    Selamat pagi dok. Saya memiliki bekas luka yang memang cukup hitam dibagian kulit dan susah sekali untuk hilang. Saya mau bertanya, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan masalah kulit hitam ini pada kulit agar seperti warna kulit semula? Jika ada, bagai mana caranya?

    Perlu Jawaban