×

Waspada Penyakit Lumpuh Otak Menyerang Bayi

Bagikan Artikel :

Halo! Selamat datang kembali di Bidan Online, pada kesempatan kami akan memberikan informasi yang tidak kalah penting untuk Anda terutama bagi Anda yang memiliki bayi dengan riwayat lumpuh otak atau dikenal dengan sebutan celebral pasty. Berikut informasi selengkapnya mengenai waspadai penyakit lumpuh otak menyerang bayi.

Related Posts :

    Taukah Anda bahwa perkembangan bayi saat masih dalam kandungan sangat rentan terlebih jika Anda memiliki riwayat kesehatan yang bisa membahayakan kesehatan janin, meskipun bukan berarti Anda tidak bisa melakukan pencegahan selama Anda menjalani gaya hidup sehat dan bisa mengurangi resiko kemungkinan terbutuk pada perkembangan bayi Anda.

    Perkembangan janin dalam kandungan sangat mempengaruhi bagaimana kelahiran sampai pertumbuhan. Salah satu kelainan buruk dalam perkembangan bayi yang bisa terjadi yaitu lumpuh otak atau cerebral paty dimana ini merupakan kondisi bawaan lahir yang paling umum terhadi dan penyakit ini dikenal dengan kepekaan yang melakukan sesuatu dan merasakan sesuatu di luar kendali. Sedangkan menurut istilah celebral adalah cerebrum atau otak dan palsu dimana pengaruhnya penderita bisa mengalami kerusakan motorik kasar dan halus yang dalam kondisi tingkat tertentu bisa melumpuhkan kemampuan bicara atau lainnya.

    Meskipun dalam banyak kasus celebral pasty terjadi pada 2 dari 1000 bayi yang bisa lebih sering ditemukan pada 10 bayi dengan kelahiran prematur.

    Penyebab Kelumpuhan Otak Bayi

    Bayi yang lahir secara prematur beresiko mengalami kelumpuhan otak atau cerebral palsy lebih tinggi dan ini karena pembuluh darah ke otak masih belum bisa dikatakan berkembang dengan baik dan memudahkan terjadinya pendarahan.

    Menurut sebuah penelitian dijelaskan, bayi yang lahir prematur bisa mengalami kelumpuhan otak karna bayi prematur masih dalam keadaan tidak sempurna dan pada umumnya bisa disebabkan karena masalah persalinan dimana 10 sampai 15 % diakibatkan oleh suplei oksigen yang menuju ke otak. Dalam tiga dari empat kemungkinan terjadinya kelumpuhan otak pada bayi terjadi karena adanya gangguan pada kandungan.

    Faktor Resiko Celebral Pasly

    • Berat badan pada saat lahir rendah
    • Letak bayi yang sungsang
    • Kelahiran bayi kembar
    • Komplikasi pada saat persalinan
    • Kelainan sistem syaraf
    • Kejang pada bayi baru lahir
    • Pendarahan saat kehamilan
    • Ibu mengidap penyakit hipertiroid

    Bunda, kelumpuhan otak pada bayi bisa Anda cegah dengan beberapa cara seperti memperhatikan pola hidup pada masa kehamilan dan ketika ibu mengandung pastikan Anda menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol dan beberapa cara sehat lainnya. Tidak hanya itu, Bunda juga bisa mengkonsumsi vitamin dan asupan nutrisi lainya pada saat hamil serta melakukan vaksinasi selama kehamilan dan menghindari mengkonsumsi obat jika bukan resep obat dari dokter.

    Demikian cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pencegahan penyakit lumpuh otak yang bisa menyerang bayi, dengan mengurangi resiko terjadinya cerebral palsy maka Anda juga membuat kehamilan Anda menjadi lebih sehat. Perhatikan juga saat bayi Anda sudah dilahirkan karena perlakukan resiko kerusakan otak yang bisa memungkinkan cerebral palsy dan cerebral palsy ini bukan termasuk ke dalam penyakit khusus tapi serangkaian gangguan pada gerakan yang berbeda dimana otak yang berfungsi sebagai pengatur menjadi tidak berfungsi.

    Baca Juga :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 11, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tespack garis 2 tp samar

  • Oleh : Annita Zahara
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Aku mau tanya, kmrn aku tespack tp garis 2 hanya 1 garis yang satu masih samar. Apakah sudah bs diartikan positif?

    Pentingkah Pemeriksaan TORCH Pada Ibu Hamil ?

  • Oleh : Sherly davies
  • 2 tahun, 9 bulan yang lalu

    Bu Bidan nama saya Adinda Laras dan sekarang ini saya sedang hamil untuk yang pertama kali jadi perasaan antara khawatir, takut dan cemas dan senang bercampur. Apa saya perlu melakukan tes torch bu ? Tapi saya tidak memiliki riwayat pelihari kucing dan kehamilan saya juga baik – baik saja tapi tetap saja saya merasa takut. Menurut bu bidan saya harus bagaimana ?

    Bahayakan Minum Obat Tidur Saat Hamil

  • Oleh : Indri Ekawaty
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Bu bidan saya mau bertanya, saya sekarang sedang mengandung, usia kandungan saya baru menginjak 3 bulan, tapi kenapa akhir akhir ini saya susah tidur. Kalau saya minum obat tidur apakah tidak apa ?

    Bayi Usia 2 Minggu Belum BAB 9 Hari

  • Oleh : Ivie Suci
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Halo dok, saya Resy saat ini usia bayi saya 2 minggu dan saat usia 4 hari bayi saya disinar selama 2 hari, selama disinar bayi saya diberikan susu formula untuk antisipasi dehidrasi dan pulang kerumah banyak bayi saya banyak bab. Tapi sampai sekarang ini sekitar 9 hari dengan full asi belum bab juga, padahal minum asinya banyak dan buang air kecilnya juga cukup banyak. Ada yang harus dikhawatirkan ga yah dok ?

    Benjolan pada rambut area miss v

  • Oleh : Wifi Healthy
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Halo bu bidan, usia saya 25tahun dan di daerah rambut miss v saya ada benjolan kecil sekali tp tidak terasa sakit atau gatal atau nyeri sama sekali. Bahkan alhamdulillah tidak mengganggu aktivitas saya. Apa itu berbahaya bu bidan? Saya lihat di video youtube ibu katanya tidak berbahaya apa benar?

  • Oleh : Wifi Healthy
  • Tanya Bidan