×

Jangan Berikan MPASI Pure Buah Dan Sayur Pada Si Kecil Yah Bun!

Bagikan Artikel :

Jangan Berikan MPASI Pure Buah Dan Sayur Pada Si Kecil Yah Bun!

Karena buah dan sayur memiliki gizi yang sangat bagus, tidak sedikit para ibu muda yang menganggap bahwa sayur dan buah cocok untuk dijadikan MPASI. Misalnya memberikan pure pisang, alpukat atau buah dan sayuran lainnya ketika anak mulai belajar makan. Kebiasaan ini terjadi turun-menurun seolah sudah menjadi warisan nenek moyang.

Padahal sebenarnya sayuran dan buah-buahan justru tidak seharusnya diberikan pada masa MPASI karena bayi dalam tahap ini membutuhkan zat besi dan zinc di luar ASI. Buah-buahan tidak termasuk makanan yang bisa memenuhi gizi tersebut.

Kebutuhan zat besi dan zinc hampir 100 persen itu di dalam ASI sudah tidak cukup lagi setelah 6 bulan. Jadi 100 persen kebutuhan zat besi dan zinc pada anak itu dicarinya di MPASI. Nah, buah itu tidak ada kandungan zat besi dan zinc.

Bagaimana Dengan Sayur?

Sayur memang termasuk makanan yang mengandung banyak zat besi. Tetapi, sayuran tidak disarankan pada bayi MPASI karena mengandung banyak serat. Kandungan serat yang tinggi inilah bisa membuat bayi MPASI kesulitan buang air besar karena pencernaannya belum sempurna.

Jadi, kalau bayi dikasih sayur, terus tidak bisa BAB. Nomer satu yang harus kita stop, ya jangan berikan sayur itu. Karena sayur itu serat yang masih sulit dicerna oleh bayi 6-12 bulan.

Berikan MPASI Yang Terdiri Dari Protein Hewani

Untuk memenuhi zat besi dan zinc bayi selama MPASI berikan MPASI yang berasal dari protesin hewani. Ibu juga bisa memberikan protein hewani ini dengan karbohidrat rendah serat, seperti nasi putih atau kentang.

Protein hewani ini sumber zat besi yang dibutuhkan oleh bayi ASI. Tapi tidak bisa diberi daging saja ke bayi ya! Tentunya ada temannya, yaitu karbohidrat. Ingat juga, jangan cari karbohidrat yang banyak serat. Misalnya beras putih kentang yang kandungan seratnya rendah.

Jika anak tidak bisa atau enggan melahap nasi putih, ibu juga bisa menggantinya dengan kentang. Hal itu karena ada kemungkinan anak lebih menyukai rasa manis.

Related Posts :

    Apabila anak masih mengalami kesulitan buang air besar meski menu MPASI sudah sesuai, ibu bisa mengurangi porsi makannya. Hal tersebut karena bayi MPASI sebetulnya tidak harus makan 3 kali seperti orang dewasa.

    Bayi usia 6 bulan itu baru belajar makan, kita boleh cuman ngasih makan sekali asal berat badannya naik.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 27, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tentang payudara

  • Oleh : Nur Nur
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Bu bidan selama saya hamil, bagian bawah payudara saya merah gatal krn gak sadar saya garuk jadinya luka lecet bagian bawah payudara saya?
    Apa itu normal bawaan hamil atau kanker

    kesehatan

  • Oleh : arif sumirat
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    apakah efek negatif onani setiap hari? mohon jawaban nya bidan

    Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Kafein?

  • Oleh : Disa Khaerunisa
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya benarkah ibu hamil dilarang mengkonsumsi minuman yang berkafein seperti kopi? jika itu salah, sebaiknya bagaimana aturan yang tepat dalam mengkonsumsi kafein pada ibu hamil. Terimakasih bu bidan, ditunggu jawabannya…

    Makan dan minum saat proses bersalin, bolehkah?

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • 5 tahun yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • Haid tidak lancar setelah melahirkan

  • Oleh : wastini
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya istri saya mengalami haid yang tidak lancar setelah melahirkan namun di awal nipas haid istri saya lancar-lancar saja. Dan setelah itu selama 3 bulan istri saya tidak haid juga mohon penjelasannya apakah ini normal?

    Tanya Bidan