Gejala Cacingan Pada Anak-Anak Yang Perlu Diwaspadai

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Cacingan. Penyakit yang sering terjadi ini sangat mengganggu tumbuh kembang anak. Sehingga sangat penting untuk bunda mengenali gejal-gejala apa saja yang timbul apabila anak mengalami cacingan.

    Cacingan dalam istilah sehari-hari adalah kumpulan gejala gangguan kesehatan yang diakibatkan adanya cacing parasit di dalam tubuh. Cacing yang terdapat di dalam tubuh biasanya jenis cacing seperti cacing pita, cacing kremi dan cacing tambang.

    Para orang tua sering kali menyepelekan penyakit cacingan ini karena bisa sembuh dengan  cepat, tapi nyatanya penyakit ini dapat mengganggu kesehatan anak-anak seperti bisa menyebabkan anemia, IQ anak menurun, lemas, tidak bergairah, ngantuk, malas untuk beraktivitas serta berat badan yang turun. Jadi bunda tidak seharusnya menganggap remeh cacingan tersebut. 

    Cara penularan penyakit cacingan tersebut ialah dengan cara cacing masuk kedalam tubuh manusia lewat makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh telur-telur cacing. Yang tinggal di usus halus yang memiliki banyak makanan.

    Untuk itu bunda perlu mengetahui beberapa ciri-ciri atau gejala pada anak-anak yang terkena cacingan, berikut cirinya:

    • Nafus makan berkurang.
    • Sering batuk.
    • Gatal-gatal, Biasanya pada area penglihatan atau anus.
    • Berat badan yang sulit bertambah meskipun anak makan dengan lahapnya.
    • Terganggunya saluran pernafasan.
    • Wajah terlihat pucat.
    • Tubuh lesu dan lemas.

    Nah, itu adalah gejala yang akan timbul apabila anak Anda terkena penyakit cacingan. Ada 4 jenis cacing yang bisa menyebabkan anak mengalami penyakit cacingan, diantaranya:

    Cacing Gelang

    Cacing ini berukuran besar dan hampir sama dengan ukuran cacaing tanah, nama cacing gelang ini adalah Ascaris. Cukup berbahaya apabila anak Anda terkena penyakit cacingan dengan jenis cacing ini karena cacing ini bisa membuat usus kecil terinfeksi. 

    Cacing Kremi

    Jenis cacing ini yang paling sering menjadi penyebab cacingan pada anak-anak.  Untuk panjangnya, mungkin sekitar ½ inci atau bahkan lebih pendek, yaitu ¼ inci. Biasanya cacing berukuran kecil ini akan menginfeksi usus, tapi pada sejumlah kasus pun tidak ditemukan adanya gejala sama sekali karena penderita tidak menunjukkannya.

    Cacing Tambang

    Gejala awalnya ialah kurang begitu meyakinkan, seperti anak mengalami malas makan, badan mengurus, sakit perut, serta muntah karena mual. Dinding usus halus dapat digigit oleh cacing ini karena cacing butuh menghisap darah manusia. Yang pada akhirnya darah akan keluar ke lumen anus yang membuat BAB keluar disertai darah.

    Cacing Pita

    Cacing pita ini masauk saat ana-anak menelan atau meminum air yang sudah terkontaminasi oleh larva cacing pita. cacing pita ini akan tumbuh dan berkembang menjadi kista di jaringan dan organ tubuh lainnya. 

    Demikianlah informasi mengenai penyakit cacingan berserta gejala yang akan ditimbulkannya. Lakukanlah pemeriksaan apabila Anak Anda mengalami gejala-gejala diatas agar tidak terjadi hal yang diinginkan yang terlambat diketahui, dan pastikan juga bila Anda memberikan obat cacing pada anak pastikan obat tersebut benar-benar baik dan tepat untuk anak.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - April 21, 2017
    Diskusi Dari:
    frenni franita

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun dan saya sudah menikah bulan Maret lalu. Kemudian 5 minggu kemudian saya hamil namun mengalami keguguran pada minggu ke 3 kehamilan saya. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter, dan dokter menyarankan untuk menunda terlebih dahulu kehamilan selama 2 bulan. Setelah melawati masa precubation namun saya belum hamil juga. Yang menjadi masalahnya apakah siklus mentruasi saya yang tidak teratur saat ini berpengaruh? Karena setelah saya melakukan kuret pada awal Mei sampain saat ini saya belum mentruasi. Memang beberapa bulan terakhir pasca keguguran itu, saya jadi lebih aktif dan sibuk sekali. Apakah kesibukan saya mempengaruhi siklus haid saya, bu bidan? Kalau iya, adakah obat untuk melancarkan menstruasi saya?

    Dijawab Oleh : frenni franita
    Diskusi Dari:
    Ratu

    Selamat malam bu bidan,
    Bu saya mempunyai balita perempuan dan sekarang ini sudah berumur 6 bulan. Sudah 4 hari ini BAB bayi saya hanya mengeluarkan air dan 2jam sekali bayi saya BAB bu, perutnya juga kembung dan saya raba perut bayi saya hangat bu,, mohon petunjuknya bu, apa yg harus saya lakukan bu, sudah 4 hai ini bayi saya opname di RSU SEMBIRING DELITUA MEDAN BU.

    Dijawab Oleh : Ratu
    Diskusi Dari:
    Cherma

    Selamat pagi dok. Dulu sebelum menikah siklus hed saya lancar dan tepat waktu, namun setelah menikah siklusnya tidak teratur dan bahkan sering kali telat datang bulan. Ketika hal ini terjadi, biasanya di sertai dengan kram dibagian bawah perut dan juga sakit. Yang saya mau tanyakan, apakah ini ada hubungannya dengan sering melakukan hubungan seks? dan apakah ini berbahaya atau bahkan merupakan hal yang wajar dirasakan? Terimakasih, ditunggu jawabannya dok 🙂

    Dijawab Oleh : Cherma
    Diskusi Dari:
    Mohammad ikhsan

    Selamat pagi ibu bidan, saya suliani. saya masih awam tentang kehamilan tapi penasaran dengan ketuban. apa sih sebenarnya fungsi dari ketuban itu? terima kasih saya tunggu jawabannya bu

    Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
    Diskusi Dari:
    Alfiyah

    Dok saya mau bertanya, akhir akhir ini saya sering kali merasakan susah tidur atau insomnia. Akibat insomnia, di kantorpun kerjaan menjadi menumpuk dan konsentrasi tidak seperti biasanya. Saya mau bertanya, bagai mana cara mengatasi insomnia akut ini?

    Perlu Jawaban