Ketahuilah Bahaya Mencium Bayi Baru Lahir

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan – Paras bayi yang imut dan lucu sering kali membuat orang gemas dan ingin menciumnya. Namun, tahukan bunda jika mencium bayi baru lahir bisa sangat berbahaya ? Pasalnya bisa saja bayi bunda tertular kuman yang mudah ditularkan melalui ciuman, terutama di area bibir dan pipi. Meski tidak semua orang dapat menyebarkan kuman, namun hal ini bisa meningkatkan resiko bayi sakit. Apalagi bayi baru lahir sistem kekebalan tubuhnya masih belum sempurna, sehingga dapat tertular penyakit dan infeksi lebih cepat. Selama beberapa minggu pertama, tubuh bayi baru lahir dapat memanfaatkan antibodi dari ibunya untuk imunitas sementara. Namun, imunitas tersebut masih rendah dan tetap membuatnya rentan terhadap virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit.

    Bahaya yang Bisa Menimpa Bayi Baru Lahir Jika Dicium

    Jika bunda membiarkan bayi bunda dicium, terutama oleh orang yang belum diketahui riwayat kesehatannya, maka bunda menempatkan si kecil dalam bahaya. Berikut ini merupakan bahaya yang bisa menimpa bayi jika dicium :

    Virus Herpes Simplek (HSV) Tipe 1
    HSV tipe 1 biasanya menular melalui kontak dengan kulit orang yang menderita penyakit herpes, misalnya setelah bayi dicium kerabat yang terkena herpes. Virus ini sangat menular, terutama melalui air ludah penderita herpes. Jika manyerang bayi baru lahir virus ini bisa menyebabkan infeksi parah, termasuk pada kulit, mulut, mata, paru-paru, hati, dan otak.  Virus ini juga bisa terus ada dalam tubuh bayi, sehingga bisa kambuh di kemudian hari.

    Respiratory Syncytial Virus
    Penyakit ini gejalanya mirip seperti flu. Jika dibiarkan pada bayi baru lahir, maka dapat menginfeksi paru-paru dan menyebabkan bronkiolitis bahkan pneumonia. Jika bayi bunda mengalami kesulitan bernapas seperti bagian dada tampak naik dan turun secara signifikan saat bernapas segera bawa bayi ke dokter.

    Meningitis Bakteri
    Meningitis yang disebabkan oleh bakteri merupakan kondisi serius dan bisa mengakibatkan kematian setelah beberapa jam terinfeksi. Bayi memiliki resiko terkena penyakit meningitis lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Bakteri yang dapat menyebabkan meningitis pada bayi adalah streptococcus group B, streptococcus pneumoniae, dan neisseria meningitidis. Bakteri tersebut menyebar melalui air ludah ketika seseorang mencium bayi. Kuman juga bisa menyebar melalui kontak dengan orang yang tinggal serumah dengan bayi.

    Sariawan oleh Jamur Candida
    Jamur candida penyebab sariawan dapat menular pada bayi melalui ciuman. Bayi yang berusia di bawah dua bulan tidak menutup kemungkinan dapat terserang sariawan karena infeksi candida. Infeksi jamur candida terjadi karena sistem kekebalan tubuhnya masih belum matang. Bayi yang mengalami sariawan biasanya akan rewel dan menolak untuk minum ASI. Sariawan pada bayi ini akan mengganggu pencernaannya.

    Tips Menjaga Bayi Baru Lahir dari Penyakit

    Untuk mencegah bayi tertular penyakit seperti di atas, bunda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut :

    • Selalu mencuci tangan sebelum menyentuh bayi baru lahir. Cuci tangan juga harus dilakukan setelah bersalaman dengan tamu yang berkunjung. Untuk meminimalisir kuman, cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air hangat.
    • Menyediakan hand sanitizer yang mengandung alkohol sebagai alternatif, terutama jika tidak memungkinkan untuk selalu cuci tangan. Gosokan cairan tersebut selamam 15-20 detik untuk hasil yang maksimal.
    • Mintalah pada tamu yang berkunjung untuk menjaga jarak dengan bayi dan untuk jangan menciumnya.
    • Jangan biarkan bayi berada dalam satu ruangan dengan orang yang menderita penyakit menular.
    • Hindari menyentuh atau mencium bayi di sekitar wajah dan tangan yang kadang dihisapnya.
    • Hindari membawa bayi ke tempat yang terlalu ramai seperti ke toko, restoran, mall, atau pasar.
    • Mengikuti jadwal vaksinasi sesuai anjuran dokter.

    Memang sulit bagi orang tua untuk menjaga bayi baru lahir. Orang tua juga terkadang merasa segan untuk membatasi orang lain berinteraksi dengan bayi, karena tidak semua orang paham dengan menjaga kebersihan saat berinteraksi dengan bayi. Namun, jika anda mengingatkan dengan cara yang sopan mungkin mereka akan mengerti. Hal ini sangat penting dilakukan karena hal yang biasa kita anggap sepele, bisa saja sangat berahaya bagi bayi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - February 21, 2017
    Diskusi Dari:
    Pipit Winartii

    Selamat Siang Dok,

    Istri saya seblumnya mempunyai siklus menstrusai 28 hari
    namun ini sudah lewat dari 28 hari apakah istri saya hamil

    salam,

    Dijawab Oleh : Pipit Winartii
    Diskusi Dari:
    Nani Mulyaningsih

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita usia 25 tahun dan sudah menikah. Saya mau bertanya bu bidan sudah beberapa minggu ini menstruasi saya hanya berlangsung selama 2 hari saja. Bulan-bulan kemaren biasanya saya menstruasi 4 sampai 5 harian. Apakah siklus menstruasi yang singkat ini berpengaruh pada kesehatan saya? Mohon jawabannya bu bidan trims

    Dijawab Oleh : Nani Mulyaningsih
    Diskusi Dari:
    Aini Muti

    Assalamualaikum bik sy mo nnya kan sy haid bulan kemaren tgl 19 oktber dan selsai haid tgl 25okt, nah sekarng sdh blan nov tgl 29 berart telat sdh bbrpa hari kan buk? Apa benar buk sdh di hitung 2 bulan

    Dijawab Oleh : Aini Muti
    Diskusi Dari:
    Rani Anggraeni

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Gigin Gumay

    Selamat siang ibu bidan, begini saya ingin menanyakan tentang bagaimana cara membangun kepribadian anak, supaya dia bisa menjadi lebih mandiri gitu bu, biar ga manja, apa-apa harus selalu sama orang tuanya, itu kan kalau terlalu seperti itu ga baik kan ya bu? itu saja, terima kasih saya tunggu jawabannya.

    Dijawab Oleh : Gigin Gumay