Penyebab dan Cara Mengatasi Alergi pada Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan – Tidak hanya pada anak-anak dan orang dewasa, alergi juga ternyata bisa terjadi pada bayi. Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami bayi. Meski demikian masih banyak orang tua yang belum mengetahui penyebab dan cara mengatasi alergi pada bayi. Padahal jika tidak segera ditangani dengan tepat bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya, karena alergi dapat menyerang semua organ dan sistem tubuh.

    Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing yang dihirup, disuntikkan, tertelan, atau tersentuh. Alergi muncul ketika bayi terpapar oleh alergen, sehingga sistem imun tubuh mengeluarkan antibodi immunoglobulin E (IgE) yang memicu dilepaskannya histamin yang menyebabkan timbulnya gejala alergi. Sejak dalam kandungan alergi pada bayi sebenarnya sudah bisa dideteksi meskipun belum 100% kebenarannya. Refluk esofagus atau gerakan hiccups (cegukan) pada janin dan gerakan janin dalam perut yang sangat meningkat terutama pada malam hari hingga pagi hari adalah faktor prediktif yang kuat sebagai bayi yang beresiko alergi. Gerakan tersebut biasanya disertai dengan rasa sakit di ulu hati sang ibu.

    Pada bayi yang baru lahir munculnya reaksi alergi bisa ditandai dengan gejala-gejala berikut :

    • Timbul bercak putih pada mulut, bibir tampak mengering, dan pada beberapa bayi bibir tengah berwarna lebih gelap.
    • Air liur bayi berlebih dan bayi sering menjulurkan lidah.
    • Wajah, bibir, dan lidah bayi bengkak.
    • Gatal-gatal atau muncul ruam pada kulit bayi.
    • Batuk dan bersin.
    • Kesulitan bernapas.
    • Gangguan saluran pencernaan seperti muntah dan diare.
    • Bayi rewel karena merasa tidak nyaman.
    • Hilang kesadaran atau pingsan.

    Penyebab Alergi Pada Bayi

    Penyebab utama alergi pada bayi adalah faktor genetik. Selain itu, ada faktor lain yang bisa memicu munculnya reaksi alergi yaitu faktor makanan dan lingkungan. Faktor makanan lebih sering menjadi penyebab alergi pada bayi dibandingkan dengan faktor lingkungan.

    Makanan yang sering menyebabkan alergi pada bayi diantaranya susu, kacang, telur, kerang, dan ikan. Alergi akibat makanan lebih sering terjadi pada bayi karena belum sempurnanya saluran pencernaan. Dengan bertambahnya usia, kematangan saluran pencernaan akan semakin membaik. Susu sapi dianggap sebagai penyebab alergi makanan yang paling sering. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa resiko alergi susu sapi pada bayi dalam tahun pertama kehidupan sekitar 2%.

    Alergi yang disebabkan oleh lingkungan biasanya terjadi saat bayi menginjak usia 18 bulan. Pada usia itu bayi akan menunjukan gejala alergi terhadap benda-benda yang ada di dalam dan luar ruangan. Faktor lingkungan yang menjadi penyebab alergi pada bayi, diantaranya debu, tungau, bulu hewan, serbuk sari, jamur, dan gigitan serangga.

    Cara Mengatasi Alergi pada Bayi

    Reaksi alergi pada bayi tidak akan muncul tiba-tiba, melainkan membutuhkan waktu. Semakin sering bayi bersentuhan dengan penyebab alergi, maka semakin cepat dia akan menimbulkan gejala alergi. Karena itu, jangan heran jika bayi bunda yang awalnya tidak alergi terhadap sesuatu, namun beberapa waktu kemudian mengalami reaksi alergi. Jika bayi menunjukan gejala alergi berikut ini cara mengatasinya :

    • Pertama-tama ketahui penyebab alergi tersebut. Dengan mengetahui penyebabnya, bunda akan bisa menghindarkan bayi dari penyebab alergi tersebut.
    • Jika alergi disebabkan oleh makanan, maka tundalah memberi makanan yang berpotensi menyebabkan alergi pada bayi. Bunda juga bisa berkonsultasi pada dokter jika ragu dalam pemberian makanan yang bisa menyebabkan alergi.
    • Agar bayi terhindari dari alergi karena faktor lingkungan, sebaiknya bunda selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah terutama tempat tidur bayi. Batasi kontak bayi dengan hewan peliharaan dan batasi ruang gerak hewan tersebut. Jika alergi disebabkan oleh serbuk sari kurangi bepergian ke tempat terbuka.

    Itulah cara-cara mengatasi alergi pada bayi yang bisa bunda terapkan. Jika cara tersebut tidak membuahkan hasil, sebaiknya konsultasikan pada dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antihistamin dan steroid untuk mengatasi alergi tersebut. Sekian artikel curhat bidan kali ini, semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - March 28, 2017
    Diskusi Dari:
    Atha

    Pagi dok, saya mau bertanya, 3 bulan yang lalu saya melakukan operasi pengangkatan penyakit tumor payudara. Saat ini sudah 2 hari saya sering kali merasakan nyeri dibagian dada yang bisa datang secara tiba tiba. Biasanya saat bergerak saya merasakan sakit dan menghambat aktivitas saya. Saya mau bertanya, apa yang menyebabkan hal ini terjadi? apakah mungkin ini efek samping dari operasi tersebut?

    Dijawab Oleh : Atha
    Diskusi Dari:
    Mohammad ikhsan

    Selamat pagi ibu bidan, saya suliani. saya masih awam tentang kehamilan tapi penasaran dengan ketuban. apa sih sebenarnya fungsi dari ketuban itu? terima kasih saya tunggu jawabannya bu

    Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
    Diskusi Dari:
    Anisaapriyanti

    Buk bidan kenapa ea bayi saya klo tidur bunyi nya gro grok usianya 4blan

    Dijawab Oleh : Anisaapriyanti
    Diskusi Dari:
    Della Aprita

    Pagi dok. Saya seorang ibu yang memiliki anak berusia 7 bulan. Saat ini anak saya sering kali mengeluarkan darah dari bagian hidungnya yang disertai dengan panas dan juga mata merah. Terusterang saya sebagai orang tua merasakan khawatir dengan keadaan anak saya yang masih balita ini. Kalau boleh tau ini itu jenis gejala penyakit apa ya dok? Tolong berikan penjelasannya, terimakasih.

    Dijawab Oleh : Della Aprita
    Diskusi Dari:
    Daniel

    Salam kenal,

    Saya ingin bertanya, usia kandungan istri saya masuk ke bulan 8, namun terjadi gatal gatal di kaki, dari pergelangan kaki sampai ke paha.
    sudah konsul ke dokter dan sudah dikasih obat juga, namun gatal nya belum sembuh2 juga, gatal gatal nya itu seperti biduran. Apakah ini hormon yg buruk dan apa solusi nya

    Mohon penjelasannya
    terima kasih

    Dijawab Oleh : Daniel