×

Ibu Hamil Jangan Nangis Ya! Ini Lho Dampak Pada Janinnya

Bagikan Artikel :

Ibu Hamil Jangan Nangis Ya! Ini Lho Dampak Pada Janinnya

Ibu hamil jangan mengangis ya! karena akan berdampak buru ke bayinya. Ketika ibu hamil menangis dan stress, bayi akan mengalami kecemasan yang luar biasa. Saat bayi mengalami kecemasan mereka akan menugsap wajahnya seperti orang dewasa yang sedang mengalami stress. Mereka juga akan menyentuh mulut mereka dengan tangan kiri ketka mengalami kegelisahan. Hal ini terjadi karena hormon stress yang diproduksi oleh sang ibu juga dirasakan oleh sang janin

Related Posts :

    Ini Akibat Ibu Hamil Sering Menangis

    1. Gangguan psikologi janin
      Ketika sang ibu menangis karena tingkat stress yang akut, akan menghambat proses perkembangan otak. Janin di dalam kandungan juga tidak akan merasa nyaman karena sang ibu juga tidak nyaman. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap psikologi anak saat mereka dalam masa perkembanganmenuju dewasa. Psikologi anak yang dalam kandungan mengalami stress akan mengalami gangguan psikologi seperti penaktut dan cengeng.
    2. Keguguran
      Ketika ibu sering menangis, janin di dalam kandungan juga akan lemah. Apalagi jika kandungna sang ibu tidak kuat dan masih hamil muda, hal itu akan meningkatkan risiko keguguran bagi janin
    3. Lahir premature
      Menangis terus menerus saat hamil akan meningkatkan risiko kelahiran prematur. Risiko lahir prematur sering terjadi pada ibu yang sering menangis dengan berbagai sebab. Para ibu hamil menangis harus segera mencegah bayi lahir prematur agar bayi tidak memiliki dampak menangis yang lebih luas lagi.
    4. Menurunnya suplai oksigen ke bayi
      Pengaruh menangis saat hamil yang kedua masih memiliki hubungan dengan efek ibu hamil menangis sebelumnya. Akibat fungsi plasenta yang kurang optimal, distribusi oksigen pun juga menjadi berkurang. Kondisi janin saat ibu menangis secara sering maka akan membuat bayi memiliki pasokan oksigen yang lebih sedikit.
    5. Berat lahir rendah
      Pengaruh menangis saat hamil bisa terjadi pada plasenta. Baik dan bagusnya plasenta terbentuk pada trimester pertama kehamilan. Apabila ibu hamil menangis hanya sesekali, tidak akan memengaruhi kondisi janin saat ibu menangis. Akan tetapi, apabila ibu hamil sering menangis maka fungsi plasenta menjadi kurang optimal. Plasenta yang kurang optimal berkontribusi besar terhadap berkurangnya distribusi nutrisi untuk janin. Hal ini sangat memungkinkan, janin akan memiliki berat lahir yang lebih kecil.
    6. Memiliki masalah pada perkembangan otak
      Ibu hamil yang sering kali menangis akan memberi pengaruh yang cukup fatal. Otak yang kurang berkembang dan struktur otak yang tidak pada umumnya merupakan pengaruh ibu hamil saat menangis yang sangat tidak diinginkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil yang masih suka menangis untuk segera mencegah hal ini terjadi.
    7. Cenderung memiliki skor IQ yang lebih rendah
      Selain memberi pengaruh fisik dan psikis pada kondisi janin saat ibu menangis, pengaruh lain akan tampak pada IQ dan kognitif anak. Anak-anak yang dikandung oleh ibu hamil yang sering menangis cenderung memiliki skor IQ yang lebih rendah. Anak tersebut pun juga akan memiliki kognitif yang tidak seperti teman-temannya. Hal ini sangat terkait dengan terhambatnya proses perkembangan otak dan struktur otak yang tidak biasanya. Pastinya Anda ingin memiliki anak cerdas kan? Kalau begitu, berhentilah menangis.

    Tips untuk ibu hamil yang sering menangis

    1. Berbicara kepada orang terdekat seperti suami, anggota keluarga terdekat, sahabat
    2. Berkonsultasi dengan psikiater/ psikolog
    3. Sibukkan diri dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti hobi, hiburan, liburan, dan lainnya
    4. Hindari berpikir terlalu dalam tentang masalah Anda
    5. Mengonsumsi obat anti-depresan setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan
    6. Menjaga pola makan yang sehat dan bergizi

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 4, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kb

  • Oleh : Sari Septi
  • 5 bulan, 2 minggu yang lalu

    Dok saya kan mau pertama kali suntik kb. kapan waktu yg tepat untuk suntik kb . .? Mohon penjelasnya

  • Oleh : Sari Septi
  • telat haid

  • Oleh : nurvita nuy
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    asalamualaikum.bu saya mau tanya saya udah 3 bulan blum haid knapa ya bagai mana supaya bisa haid dan obat apa biar cepet haid..saya masih remaja bu

  • Oleh : nurvita nuy
  • Menstruasi dengan durasi dan banyak haid yg sedikit

  • Oleh : miranda borosi
  • 2 tahun yang lalu

    bu sy mau bertanya selama ini menstruasi sy lancar dn tidak ada suatu hal yg aneh . Namun bulan lalu dn bulan ini sy rasa menstruasi sy memiliki durasi singkat sekitar 2 atau 3 hari dengan aliran darah yg tdk sebanyak biasanya . Setiap kali menstruasi sy biasa merasakan skit namun tidak terus menerus tiap bulan . Tpi 2 bln ini skit dn sy tidak tau itu apakah ada pengaruhnya atau tidak . Apakah menurut ibu bidan yg sy rasakan masih dalam keadaan normal ??

  • Oleh : miranda borosi
  • yeast cell

  • Oleh : Mbak aty
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Siang.. bu sya pernah terkena yeast cell kemudian dksh obat neo gynoxa. Dan skrng saya sedang hamil,, apakah saya perlu cek urin lengkap lagi tidak ya utk mengecek msh ada yeast cell atau tidak

    Jeli gamat

  • Oleh : Tohirin Aja
  • 2 tahun yang lalu

    Selamt siang . Maaf mau tanya . Jeli gamat bisakah menyembuhkan inpotensi dan ejakulasi dini. Akibat dlu sering matrubasi. Trima kasih

  • Oleh : Tohirin Aja
  • Tanya Bidan