Mewaspadai Terjadinya Pregobesity pada Ibu Hamil

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan – Asupan nutrisi ketika hamil merupakan salah satu modal utama ibu hamil dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin. Asupan nutrisi yang tepat juga akan membantu Bunda dalam mempertahankan stamina selama kehamilan. Banyak yang beranggapan bahwa makan dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya akan membantu Bunda dalam memberikan asupan nutrisi untuk janin.

    Benarkah selama kehamilan Bunda harus menambah porsi makan sehingga membuat berat badan Bunda naik secara drastis? hal inilah yang membuat kebanyakan Bunda yang sedang hamil kebingungan, yang dimaksudkan untuk menambah nilai gizi yaitu dengan variasi nutrisi yang didapatkan dari bahan makanan, bukan berarti Bunda harus menambah porsi yang banyak tanpa memperhatikan kualitas nutrisinya. Banyak Bunda yang sedang hamil beranggapan  asupan makanan dan pola makan yang salah sehingga menyebkan kenaikan berat badan yang salah sehingga menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebih selama kehamilan/Pregobesity. Pregobesity adalah kondisi ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan yang drastis saat kehamilan, keadaan ini dipicu oleh asupan dan pola makan yang salah.

    Pregobesity atau kelebihan berat badan saat hamil akan menimbulkan masalah kesehatan. Gangguan kesehatan yang sering dipicu karena berat badan yang berlebih yaitu diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, jantung stadium dini. Tidak hanya selama kehamilan, Pregobesity juga beresiko menggangu persalinan. Gejala asma dan persalinan dengan menggunakan bedah caesar. Pemicu bedah caesar adalah kenaikan berat badan janin yang dikandung akan ikut naik ketika Bunda sedang hamil memiliki berat badan yang lebih. Dengan mengetahui resiko Pregobesity maka sebaiknya Bunda melakukan pencegahan dengan asupan dan pola makan yang benar selama kehamilan.

    Beberapa Cara Pencegahan Pregobesity pada Ibu Hamil

    1. Mengatur porsi asupan larbohidrat, Bunda bisa memilih karbohidrat yang tepat seperti nasi putih yang digantikan dengan nasi merah.
    2. Mengurangi asupan garam dalam pengolahan makanan. Kandungan garam yang tinggi bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti kaki bengkak dan memicu kenaikan berat badan. Kurangi juga makanan yang mengandung garam seperti ikan asin, telur asin, kornet dll.
    3. Perbanyak mengkonsumsi sayur dan buah. Makanan yang mengandung air dan serat akan membantu pencernaan Bunda yang sedang hamil , selain itu Bunda sebaiknya mengganti cemilan saat hamil dengan menu yang sehat berbaha dasar sayur dan buah.
    4. Merencakanan kehamilan sehingga mendapatkan posisi tubuh yang ideal. Bagi Bunda yang akan merencanakan hamil sebaiknya mendapatkan berat badan yang ideal terlebih dahulu sehingga mengurangi resiko Pregobesity.
    5. Melakukan senam atau berolahraga untuk Bunda yang sedang hamil dalam menjaga kebugaran selama kehamilan.

    Untuk itu sangatlah penting bagi Bunda yang sedang hamil untuk mengetahui dan memberikan pencegahan supaya selama kehamilan terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kenaikan berat badan yang berlebih. Hal ini tidak hanya mempengaruhi penampilan Bunda tetapi juga akan menyebabkan gangguan kesehatan selama hamil dan menjelang persalinan. Jadi Bunda, terapkanlah pola hidup sehat selama Bunda sedang hamil.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - November 2, 2016
    Diskusi Dari:
    FR

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    Dijawab Oleh : FR
    Diskusi Dari:
    Santana jaya

    Assalamualaikum Bu Bidan, saya Melia Rasya. Saya dan suami saya sudah menikah hampir satu tahun dan kami juga belum memiliki anak atau saya bahkan belum mengandung. Saya sudah di cek ke dokter dan hasilnya baik, tapi suami saya tidak mau di cek ke dokter dan setiap kami melakukan hubungan, sperma suami saya kosong bu bidan, apa itu wajar ?

    Dijawab Oleh : Santana jaya
    Diskusi Dari:
    Hani fahrunnisa

    Hi Bu Bidan, bayi saya belum berusia 6 bulan tapi sudah terlanjur saya beri MPASI seminggu ini, apa saya harus menghentikan pemberian MPASI atau dilanjutkan saja ?

    Dijawab Oleh : Hani fahrunnisa
    Diskusi Dari:
    ella fatmawati

    Sya mau tanya es krim yg jenis nya apa yach yg biisa membantu kesuburan agar cepat hamil…

    Dijawab Oleh : ella fatmawati
    Diskusi Dari:
    Dini sulistyorini

    Pagi bu.
    Usia kandungan saya 17minggu. Saya sering merasakan nyeri kadang merasa geli dibagian bawah perut bawah, itu kenapa yah bu?
    Mohon penjelasannya.

    Dijawab Oleh : Dini sulistyorini