×

Mitos Atau Fakta Daging Kambing Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Bagikan Artikel :

Mitos Atau Fakta Daging Kambing Berbahaya Bagi Ibu HamilBidan Online,- Pada saat hamil tentunya berbagai macam kegiatan hingga asupan makanan harus mendapatkan perhatian khusus. Tentu saja bukan tanpa alasan nyatanya kegiatan hingga asupan makanan yang sembarang akan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil hingga perkembangan janin dalam kandungan. Namun tidak sedikit juga mitos-mitos yang beredar di masyarakat terkait beberapa asupan makanan yang tidak boleh di konsumsi ibu hamil. Salah satunya yaitu daging kambing, apakah ibu hamil boleh makan daging kambing? berikut ulasannya.

Related Posts :

    Karena tidak sedikit yang menyebutkan jika daging kambing itu bersifat panas maka tidak baik di konsumsi karena efeknya akan sangat buruk bagi kesehatan ibu hamil janin. Sebenarnya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan tidak juga salah. Dalam kondisi tertentu ibu hamil boleh mengkonsumsi daging kambing namun dalam porsi yang wajar tidak berlebihan.

    Untuk menjawab keraguan mengenai apakah daging kambing aman dikonsumsi ibu hamil simak beberapa fakta mengenai daging kambing bagi ibu hamil.

    Meningkatkan tekanan darah

    Pada dasarnya daging kambing ini bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah naik. Bukan tanpa alasan diketahui daging kambing mengandung zat besi, natrium, juga B kompleks yang dapat memicu peningkatkan tekanan darah. Apalagi untuk ibu hamil yang mempunyai riwayat penyakit hipertensi sebelumnya maka anda patut menghindari mengkonsumsi daging kambing.

    Tekanan darah yang naik pada hamil dinilai lebih berbahaya dibandingkan dengan orang biasa. Pasalnya tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat meningkatkan beberapa kondisi bayi lahir prematur, suplai darah yang berkurang ke plasenta, keracunan kehamilan, hingga meningkatkan resiko placental abortion. Dalam kasus yang lebih berat dapat menyebabkan koma permanen setelah melahirkan.

    Menyebabkan konstipasi

    Tidak hanya dapat dapat meningkatkan tekanan darah tinggi saja nyatanya daging kambing juga dapat memicu konstipasi. Bukan tanpa alasan nyatanya saat hamil proses pencernaan biasanya akan terganggu dan mengkonsumsi daging kambing dapat memperparah kondisinya. Diketahui daging kambing memiliki tekstur yang alot atau liat karena kandungan protein berat. Akiabt dari gangguan pencernaan pada ibu hamil maka daging kambing akan lebih lama di proses sehingga menyebabkan fases lebih keras.

    Bersifat panas

    Tidak sedikit orang yang merasakan panas perut dan mulut setelah mengkonsumsi daging kambing. Bukan hanya mitos semata nyatanya daging kambing disebut daging panas memanglah benar. Ibu hamil yang mengkonsumsi daging kambing berlebihan dapat menyebabkan lambung terasa panas terlebih lagi untuk ibu hamil yang mempunyai riwayat penyakit maag. Kandungan protein berat pada daging kambing menyebabkan lambung bekerja ekstra untuk mencernanya sehingga menyebabkan efek panas pada tubuh.

    Mengatasi anemia

    Untuk ibu hamil yang mengalamai tekanan darah rendah atau hipotensi maka mengkonsumsi daging lambing dapat membantu meningkatkan tekanan darah. Pada dasarnya kebutuhan akan sel darah merah saat hamil akan lebih meningkat maka tidak heran jika banyak ibu hamil yang mengalami masalah dengan anemia. Daging kambing mengandung zat besi cukup tinggi yang dapat membantu meningkatkan sel darah merah namun ingat pastikan untuk mengkonsumsinya dengan porsi yang wajar.

    Pada dasarnya jika ibu hamil tidak mempunyai riwayat penyakit juga kondisi ibu hamil serta janin sehat mengkonsumsi daging kambing boleh-boleh saja namun jangan berlebihan. Namun jika ibu hamil memiliki kondisi penyakit tertentu seperti riwayat tekanan darah hingga gula darah yang tinggi sebaiknya jangan mengkonsumsi daging kambing.

    Perlu ibu hamil tahu juga pastikan untuk mengkonsumsi makanan yang benar-benar matang termasuk daging kambing ini. Jangan pernah mengkonsumsi daging kambing dalam kondisi setengah matang karena akan sangat rentan terserang virus salmonella. Diketahui virus salmonella tidak akan benar-benar mati jika makanan tidak di masak secara matang menyeluruh. Anda tahu sendiri sendiri jika virus salmonella ini sangat berbahaya bagi ibu hamil karena dapat mengganggu kesehatan janin bahkan bisa menyebabkan bayi lahir cacat.

    Baca juga artikel lainnya:

    Tips Solusi Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu Hamil Yang Benar

    Tips Ibu Hamil Agar Bayi Cerdas Sejak Dalam Kandungan

    Inilah Bahaya Minuman Bersoda Jika Di Konsumsi Ibu Hamil

    Ketahui 5 Alasan Yang Membuat Ibu Hamil Cepat Lelah

    Tips Mengatasi Stres Saat Hamil Yang Tepat dan Benar

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 14, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Benjolan kecil dan lunak dipayudara

  • Oleh : Hafis Alfarozi STm
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Siang dokter, kakak saya kemarin bilang kalau di payudaranya ada seperti benjolan kecil dan lunak itu benjolan payudara yang menyebabkan kanker payudara bukan dok ? Bagaimana cara mengobatinya ?

  • Oleh : Hafis Alfarozi STm
  • cara menjaga kehamilan

  • Oleh : nana sutyana
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    bu bidan, bagaimana cara menjaga kehamilan supaya baik dan tetap sehat hingga tiba waktu kelahiran?

    Cara Membujuk Anak Mau Minum Obat

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • menderita tifus saat hamil

  • Oleh : puji
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    selamat siang, saya mau bertanya bu, apa bahaya penyakit tifus saat hamil? terima kasih, saya sangat tunggu jawabannya

    Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan