×

Rambut Lebat Saat Hamil Tapi Rontok Setelah Melahirkan

Bagikan Artikel :

Rambut Lebat Saat Hamil Tapi Rontok Setelah Melahirkan

Selain galau karena bentuk tubuh dan produksi ASI yang kurang, ibu setelah melahirkan juga galau karena rambutnya hampir botak. Rontok yang terus menerus membuat ibu pasca melahirkan melakukan berbagai cara agar rambutnya kembali sehat. Tidak sedikit ibu pasca melahirkan memotong rambutnya untuk menghindari kerontokan.

Sebenarnya, kerontokan rambut pada ibu yang baru melahirkan umumnya tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Kondisi ini biasanya akan terjadi selama beberapa bulan awal sejak melahirkan, bahkan kadang hingga satu tahun. Namun seiring berjalannya waktu, keadaan ini akan membaik dan rambut akan kembali tumbuh normal.

Mengapa Setelah Melahirkan Rambut Rontok Tapi Saat Hamil Rambut Lebat?

Selama hamil wanita mengalami peningkatan kadar estrogen yang dapat memperpanjang tahap pertumbuhan rambutnya. Hal ini membuat hanya sedikit rambut yang berada pada tahap istirahat sehingga rambut menjadi tebal dan sedikit rontok.
Sedangkan setelah melahirkan, produksi estrogen kembali ke tingkat normal dan siklus pertumbuhan rambut kembali ke siklus normalnya. Inilah alasan di balik jumlah rambut rontok yang terlihat lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa bulan awal setelah melahirkan hingga Si Kecil berusia lima atau enam bulan. Pada sebagian kasus, ada juga yang mengalami fase ini hingga setahun lamanya.
Dengan kata lain, kerontokan rambut setelah melahirkan merupakan kondisi yang erat kaitannya dengan kadar hormon di dalam tubuh. Jangan panik dan terburu-buru beranggapan bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan gizi atau vitamin.

Cara Tepat Mengatasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan

• Perlakukan rambut dengan lembut
Saat menghadapi rambut rontok setelah melahirkan, memperlakukan rambut dengan lembut setidaknya bisa mengurangi tingkat keparahannya. Perlakuan lembut tersebut antara lain dengan mengaplikasikan gaya rambut yang minim tekanan. Untuk itu, hindari mengepang, menguncir, dan mengikat rambut ekor kuda.
Pastikan juga untuk menyisir rambut secara lembut dan perlahan, terutama saat rambut sedang basah setelah keramas, karena pada saat inilah kondisi rambut lebih rapuh sehingga rawan rontok atau patah.
• Kurangi pemakaian pengering dan pelurus rambut
Agar rambut terhindar dari kerusakan lebih lanjut, hindari pemakaian pengering dan pelurus rambut. Jika merasa tidak nyaman karena rambut yang basah, pastikan alat yang digunakan diatur pada tingkat kekuatan yang rendah.
• Memakai kondisioner
Pemakaian kondisioner bisa membuat rambut terlihat lembut, berkilau, dan lebih mudah diatur. Namun jika kondisioner justru membuat rambut terlihat lebih tipis, lemas, dan lepek, disarankan untuk menggunakan sampo yang membuat rambut mengembang.
• Mengonsumsi makanan sehat
Untuk membantu pertumbuhan rambut kembali, utamakan mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung banyak protein dan vitamin. Misalnya telur, susu, sayuran, dan buah-buahan. Zat besi, vitamin D, vitamin C, magnesium, dan omega-3 merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendapatkan rambut sehat.
• Mengonsumsi vitamin
Vitamin dapat membantu kelengkapan gizi. Anda disarankan tetap mengonsumsi vitamin prenatal setelah bayi lahir, terutama jika Anda menyusui Si Kecil.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 29, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Apakah ibu hamil yang punya kista harus menjalani persalinan dengan operasi caesar?

  • Oleh : KaiSsyakurria Beih Tayyeh
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Apakah ibu hamil yang punya kista harus menjalani persalinan dengan operasi caesar? Masalahnya usia kandunganku kini sudah 9 bulan tapi bayinya belum turun juga, tolong solusinya ya ibu bidan? terima kasih.

  • Oleh : KaiSsyakurria Beih Tayyeh
  • telur bebek+madu

  • Oleh : fadlan lamarundu
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    pertanyaan pertama:
    apakah dgn meminum kuning telur bebek+madu baik untuk kesehatan?

    pertanyaan kedua:
    kalo memang dgn meminum kuning telur bebek+madu baik untuk kesehatan atau bnyk khasianya, sebaiknya untuk mengkonsumsi kuning telur bebek+madu itu baiknya pagi hari atau malam hari?

    semoga jawaban ibu bisa bermanfaat

    Setelah melahirkan caesar

  • Oleh : Dwi Mulyono
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Kenapa setelah istri saya habis melahirkan caesar setiap BAB keluar darah mohon penjelasanya

    Keputihan

  • Oleh : Liviian Zhu
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya sebelumnya cara mengatasi keputihan yang berbau dab gatal bagaimna caranya,, saya sudah mengalami keputihan gak normal ini sdh bebrapa hari dan saya rasa saya tak percaya diri dengan suami saya.

    Tanya Bidan