×

Waspadai TBC Kelenjar Pada Anak-Anak

Bagikan Artikel :

Mengenal secara jelas tentang penyakit TBC kelenjar yang bisa menyerang anak-anak. Untuk mencegah ataupun mengatasi penyakit tersebut bunda harus lebih dulu tahu apa anak terkena penyakit TBC kelenjar ini atau tidak, dan untuk mengetahuinya Bunda harus mengetahui beberapa informasi tentang penyakit ini mulai dari definisi sampai gejala dan penyebab TBC kelenjar ini.

Penyakit TBC ini tidak hanya menyerang bagian paru-paru anak saja, tapi bisa juga menyerang bagian kelenjar getah bening yang gejalanya bisa dilihat dibagian lener anak. Penyakit inilah yang dikenal dengan penyakit TBC kelenjar. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun anak-anak lebih rentan terkena penyakit TBC kelenjar ini.

Mycobacterium tuberculosis (MTB) adalah jenis bakteri yang menjadi penyabab munculnya penyakit ini. Bakteri tersebut yang menginfeksi tubuh dan menyerang organ tubuh anak lainnya seperti paru-paru, usus, ginjal, tulang dan otak. Ciri-Ciri penyebab penyakit tbc kelenjar pada anak adalah mudah menular, penularan tersebut melalui cairan di dalam nafas yang keluar saat penderita batuk atapun bersin.

Related Posts :

    Gejala-Gejala Penyakit TBC Kelenjar

    • Demam tinggi yang berkepanjangan.
    • Mengalami batuk yang sering dan berulang-ulang.
    • Munculnya bejolan di leher, sela paha serta ketiak.
    • Bejolan terus-menerus tumbuh baik ukuran maupun jumlahnya.
    • pecahnya benjolan kelenjar pada bagian tertentu misalnya leher, benjolan yang pecah mengeluarkan cairan seperti nanah kotor
    • kelenjar getah bening mengalami Luka pada “Scropulosderma” yang penyembuhannya akan lama, bila sembuh pun akan terlihat sangat buruk.

    Itu adalah beberapa gejala yang perlu Bunda perhatikan agar Bunda tahu apa anak terkena penyakit tersebut atau tidak. Bila positif terserang Bunda bisa langsung melakukan pencegahan sehingga penyakit tersebut dapat terobati dengan cepat dan tidak menimbulkan kondisi yang lebih serius.

    Di antara semua kasus TBC kelenjar, kasus terbanyak terjadi pada leher yang disebut scrofula. Scrofula adalah infeksi TB pada kelenjar getah bening di leher yang umumnya ditularkan saat seseorang menghirup udara yang terkontaminasi. Pada anak-anak, penyebab scrofula kebanyakan disebabkan kuman jenis mikobakteria atipikal.

    Salah satu tindakan pencegahan yang bisa Bunda lakukan ialah dengan cara memberikan imunisasi dan vaksinisasi pada anak, untuk mencegah terjadinya penyakit TBC ini terutama apabila tinggal di daerah endemik penyebab penyakit TB.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 5, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Nyeri Setelah Buang Air Kecil

  • Oleh : Bang Andre
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

  • Oleh : Bang Andre
  • Testpack positif apakah saya hamil

  • Oleh : Vita Putri Anggraeni
  • 7 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamualaikum dok
    Saya vita, ingin bertanya sudah satu bulan ini saya belum haid kemudian saya testpack dan ternyata positif apakah benar saya hamil

    Mohon dijawab ya dok
    Terima kasih

  • Oleh : Vita Putri Anggraeni
  • Apakah wajar usia kehamilan 4w belum terlihat kantung janin?

  • Oleh : Anisa Azzahra
  • 3 minggu, 5 hari yang lalu

    Malam.. saya mau tanya. HPHT saya tgl 19 mei dengan siklus yg tidak teratur dan panjang. Ketika tgl 19 juni saya keluar bercak darah saya kira haid. Tanggal 20 nya pun sama keluar bercak darah sedikit. Tapi ketika tgl 21 bercak darah hilang total dan saya coba tespack hasilnya positif tgl 23 juni saya usg transvaginal dan dokter bilang bahwa kantung janin belum terlihat, dokter bilang ada cairan diluar rahim dan saya divonis hamil diluar kandungan. Padahal saya tdk ada nyeri perut sama sekali dan keluar bercak darah pun hanya tgl 19 dan 20 juni saja.

    Yang mau saya tanyakan apakah benar cairan diluar rahim itu sudah pasti hamil diluar kandungan? Dan apakah siklus haid yang tdk teratur dan panjang mempengaruhi usia kehamilan sehingga kantung janin belum terlihat pada saat itu? Terimakasih

  • Oleh : Anisa Azzahra
  • Susah Makan Saat Hamil

  • Oleh : Theresia Tina
  • 5 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, maaf mau bertanya mengenai susah makan yang saya alami saat ini. Kenapa ya bawaan mau makan itu susah, rasanya mual dan mau muntah. Hal itu tidak terjadi hanya satu kali, melainkan sering. Saat ini usia kandungan saat menginjak 3 bulan.

    Bagaimana langkah yang sebaiknya saya lakukan bu bidan ?? saya takut bayi dalam kandungan saya tidak mendapatkan nutrisi yang baik. Mohon saran dan jawabannya bu

    Apakah Nyeri Haid Mempengaruhi Kesuburan ?

  • Oleh : Risky nur
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Assalamualaikum bu bidan, saya sering mengalami sakit ketika sedang menstruasi, rasa sakitnya seperti di remas atau dililit dan ini selalu membuat tubuh saya lemas. Apa itu berbahaya ? Lalu apa ada pengaruhnya pada kesubura ? Makasih bu bidan sebelumnya.

  • Oleh : Risky nur
  • Tanya Bidan