Bahaya Kaki Bengkak Saat Hamil dan Mengatasinya

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan | Kebahagiaan saat hamil mungkin ditanggapi secara berbeda oleh setiap Bunda yang sedang hamil, ada yang karena kebahagiaannya merasa tubuhnya semakin fit, adapula yang mengalami beberapa efek yang mungkin kurang menyenangkan. Salah satunya adalah kaki bengkak.

    Yang mungkin menjadi pertanyaan bagi Bunda yang sedang hamil, Apakah kaki bengkak pada saat hamil bisa dikatakan normal? Disini akan membahas informasi mengenai bahaya kaki bengkak pada saat hamil dan cara untuk mengatasi kaki bengkak yang lumrah dialami Bunda yang sedang hamil sebagai gangguan kehamilan. Sebelum itu, ketahui apa yang menjadi penyebab kaki bengkak pada Bunda yang sedang hamil, terutama jika memasuki usia kehamilan trimester ke 2 atau ke 3.

    Penyebab Kaki Bengkak Saat sedang Hamil

    Beberapa orang mungkin menyatakan kaki bengkak adalah hal yang biasa, tetapi pada kenyataannya kaki bengkak pada saat hamil bukanlah sebuah pertanda yang normal. Tentu, Bunda yang sedang hamil akan mendapatkan tambahan beban di dalam tubuhnya yang menyebabkan bebam yang harus ditumpu oleh kedua kaki menjadi lebih besar, perkembangan janin juga mendukung munculnya kaki bengkak. Bunda tidak perlu heran, karena mungkin pembengkakan ini pun tidak hanya terjadi pada area kaki saja, Bunda bisa saja menemukannya pada area lain seperti leher, tangan, bahkan area wajah.

    Beban yang semakin besar akan membuat tubuh kesulitan untuk mengantarkan aliran darah sesuai pada jalurnya seperti kondisi normal pada umumnya. kedua kaki harus menupang beban yang lebih berat. 2 faktor inilah yang menjadikan kaki Bunda yang sedang hamil seolah membengkak.

    Tetapi, waspadailah penyebab lain terjadinya kaki bengkak pada saat hamil, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh Preeklampsia dan Eclampsia. Penyakit ini pada umumnya hanya menyerang yang sedang hamil dan merupakan keadaan saat tubuh berusaha melawan plasenta yang terkandung dalam tubuh. Penyakit ini rawan terjadi dan menyerang ibu hamil yang sudah kali ke-3 atau ke-4.

    Bahaya Kaki Bengkak Pada Saat Hamil

    Sejauh kaki bengkak tidak mengalami efek samping lain, hal ini bukanlah sebuah kejadian yang harus sangat diantisipasi. Tetapi, Bunda harus waspada ketika kaki bengkak sampai mengarah pada keguguran, dan disertai dengan tanda berikut ini :

    1. Otot Kaki Terlihat Menonjol
      Saat Bunda menemukan bahwa kaki bengkal selama kehamilan disertai dengan tonjolan otot yang keluar, Bunda harus mewaspadainya karena hal ini bisa berubah menjadi varises. Varises adalah sebuah kelainan dimana penderitanya memiliki kondisi dengan otot yang menonjol keluar. Penyebab lain dari varises selain kaki bengkak saat hamil yaitu kebiasaan menekukkan kaki setelah selesai berolahraga lari.
    2. Merasakan Nyeri dan Panas
      Kaki bengkak selama kehamilan disertai dengan rasa nyeri dan panas, bukanlah kondisi yang normal. Bunda yang sedang hamil harus segera memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui hal pasti yang menyebabkan disertai rasa nyeri dan panas.
    3. Trombosis
      Trombsis sama seperti varises, dimana otot kaki terlihat menonjol keluar. Perbedaannya terlihat pada saat tonjolan otot disentuh dan akan terasa panas, pada saat digunakan untuk berjalanpun akan terasa nyeri.
    4. Selulitis
      Selulitis yaitu kondisi infeksi kulit yang bisa terjadi pada  Bunda yang sedang hamil dengan ciri bengkak berwarna merah, nyeri dan gatal. Tidak hanya itu, bengkak juga bisa menjalar sampai area paha. Hal ini juga merupakan salah satu bahaya kaki bengkak pada saat hamil.

    Cara Mengatasi Kaki Bengkak saat Hamil

    1. Kurangi Berdiri Terlalu Lama
      Pada saat hamil, kaki menopang beban yang lebih berat. Ketidakmampuan kaki untuk menopang beban di luar batas kemampuannya pada akhirnya akan terlihat dari efek membengkaknya kaki. Untuk itu hindarilah kebiasaan berdiri terlalu lama pada saat hamil. Penggunaan high heels juga tidak disarankan karena akan menambah beban tumpuan pada kaki yang akan semakin memperparah kondisi kaki bengkak pada ibu hamil.
    2. Posisi Kaki Lebih Tinggi pada saat Duduk
      Posisi ini disarankan untuk mempermudah dan memperlancar aliran darah dalam tubuh Bunda yang sedang hamil. Pembengkakan kaki terkadang disebabkan oleh ketidak lancaran aliran darah sampai pada kaki. Unruk mengatasinya, usahakanlah meletakkan kaki dan tungkai lebih tinggi pada saat duduk agar aliran darah bisa lebih lancar dan sampai pada area kaki.

    3. Olahraga Untuk Ibu Hamil
      Melakukan olahraga ringan berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah timbulnya kaki bengkak semakin parah. Senam hamil bisa menjadi alternatif untuk Bunda yang sedang hamil mengalami masalah kaki bengkak.
    4. Hindari Penggunaan Sepatu Tali
      Tidak hanya high heels yang sebaiknya dihindari bagi Bunda yang sedang hamil karena akan berpotensi mengalami kecelakaan dan kebiasaan ini merupakan penyebab bahaya kaki bengkak saat hamil. Sepatu bertali pun sangat tidak direkomendasikan karena kuatnya ikatan tali yang terpasang berpotensi membuat aliran darah dari kaki menjadi tidak lancar, dan pada akhirnya kaki menjadi bengkak lebih parah.
    5. Pijat Secara Lembut
      Sebuah pijatan mampu membantu tubuh untuk mendapatka aliran darah yang lancar, bukan hanya pada bagian kaki saja. Pijatlah dengan lembut area kaki untuk memastikan bahwa aliran darah bisa lancar dan menghindari bengkak lebih parah.
    6. Mengompres Kaki dengan Air Dingin
      Untuk meredakan kaki bengkak, Bunda bisa mengompresnya dengan air dingin. Lakukanlah kurang lebih 20 menit setiap kali melakukannya dan Bunda bisa mengompresnya secara rutin jika memang dibutuhkan.

    Kenalilah penyebab kaki bengkak dan bahayanya walaupun kondisi seperti ini terbilang cukup normal untuk dialami seseorang yang sedang hamil. Semakin dini mendeteks masalah, maka semakin cepat dan tepay penanganan yang diberikan sehingga akan menghindakan Bunda yang sedang hamil dari resiko yang mungkin akan terjadi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - November 23, 2016
    Diskusi Dari:
    willianbyrnes6

    Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

    Dijawab Oleh : willianbyrnes6
    Diskusi Dari:
    Amel Fayunl

    Masa nifas saya selesai tgl 4nov.2017..Masa subur saya kira2 tgl BRP yah..

    Dijawab Oleh : Amel Fayunl
    Diskusi Dari:
    Hasya

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Sekarang ini lagi heboh penyebaran virus zika yang tengah masuk ke Singapura dan ditakutkan juga bisa masuk ke Indonesia. Lalu, bagaimana cara kita, terutama ibu hamil bisa terhindar dari virus zika tersebut ? Katanya yang dengar, virus zika bisa mengganggu perkembangan otak bayi dan membuatnya cacat otak. Mohon penjelasannya bu, terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    rosellagrishin3

    Assalamualaikum bu bidan.
    Sy nikah udah 5bulan tapi blom d kasih” momongan apa karna sy setiap abis hubungan sama suami lalu bak sperma ikit kluar ?? Itu Normal ataw gg ya

    Dijawab Oleh : rosellagrishin3
    Diskusi Dari:
    ALif AL Maun Yoyox

    Assalamualaikum Bu Bidan, Melakukan hubungan pasangan suami istri sebelum masa menstruasi itu apakah termasuk pada masa subur ? Tapi kalau setelah berhubungan intim lalu terdapat darah haid bagaimana, apa kemungkinan bulan besoknya saya bisa hamil atau harus melakan hubungan pasangan suami istri lagi bu ? Terima kasih sebelumnya.

    Perlu Jawaban