×

Pentingnya Menggunakan Car Seat Untuk Si Kecil Di Dalam Mobil

Bagikan Artikel :

Pentingnya Menggunakan Car Seat Untuk Si Kecil Di Dalam Mobil

Banyak orang tua mengira bahwa car seat bagi si Kecil tidak penting, karena bayi bisa disimpan di pangkuan. Padahal ini tidak aman. Saat terjadi kecelakaan, hentakan keras dapat membuat tubuh bayi terjepit tubuh orang dewasa yang menggendongnya, atau justru terlempar ke depan. Sabuk pengaman yang tidak dirancang untuk tubuh anak-anakpun bisa menimbulkan risiko bayi tercekik.

Untuk keamanan si buah hati saat bepergian dengan mobil, gunakan car seat. Selain aman karena dirancang khusus agar tidak menempel permanen ke mobil, mendudukkan bayi pada car seat akan melatih kemandirian bayi karena ia akan belajar duduk sendiri di dalam mobil.

Cara Menggunakan Car Seat

  1. Cek berat badan anak
    Ada jenis car seat yang bisa menahan berat badan sampai 9 kg dan biasanya diperuntukkan bagi bayi. Ada juga yang bisa menahan bobot hingga 18 kg dan bisa digunakan hingga balita. Jangan paksakan jika car seat terlihat sempit saat digunakan atau jika kepala anak melebihi bagian atas car seat. Itu tandanya car seat sudah kekecilan.
  2. Pasang dengan benar
    Pastikan car seat terpasang di jok mobil dan tidak bergeser sejauh 1 inci. Pasang sabuk pengaman dengan benar. Pastikan sabuk berbunyi ‘klik’ ketika mengunci dan cek cara kerjanya minimal dua minggu sekali.
  3. Letakkan di jok belakang
    Ada mobil yang didesain mengeluarkan air bag bila terjadi benturan. Ini berbahaya bagi bayi bila car seat dipasang di jok depan karena bayi jadi sulit bernafas saat air bag mengembang. Karena itu, selalu tempatkan car seat di jok belakang.
  4. Hadapkan bayi ke belakang
    Hadapkan bayi ke belakang hingga ia berusia satu tahun atau memiliki berat 9 kg agar bagian kepala, tulang leher, dan tulang belakang bayi terlindungi bila kecelakaan terjadi. Anak di atas usia satu tahun atau memiliki berat badan 9-18 kg boleh duduk menghadap depan agar tersedia ruang untuk kakinya menekuk.
    Jangan terlalu bersemangat beralih dari car seat ke booster seat atau tempat duduk tambahan yang mempertinggi posisi duduk anak agar ia bisa menggunakan sabuk pengaman standar dengan aman dan nyaman.
    Booster seat baru boleh digunakan saat anak berusia delapan tahun atau memiliki tinggi badan 1,45 meter. Penggunaan booster seat yang terlalu dini bisa berisiko mencekik karena sabuk pengaman belum pas melewati bahu dan perut anak.

Jenis-jenis Car Seat

  1. tipe kursi yang dihadapkan ke belakang (Rear-facing–only seats) dan digunakan untuk Si Kecil yang memiliki berat 11-20 kg. Biasanya bentuk kursi ini kecil dan memiliki pegangan (carriying handles). Kursi ini biasanya dapat dibiarkan terpasang di mobil.
  2. kursi yang dapat dikonversi (Convertible seats) yang digunakan apabila berat atau tinggi tubuh Si Kecil sudah melebihi standar penggunaan Rear-facing–only seats. Bentuk kursi ini biasanya lebih besar dan didesain untuk menempel pada jok mobil, namun tidak memiliki pegangan. Desain tali penguat (harness) pada car seat ini disesuaikan agar bahu, pinggul, dan kaki Si Kecil dapat menempel dengan baik saat ia duduk.
  3. tipe 3 in 1 seats di mana kursi yang digunakan dapat menghadap ke belakang, ke depan, atau sebagai penguat posisi sabuk pengaman. Kursi tipe ini tentu bisa digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama oleh Si Kecil. Bentuk kursi ini lebih besar dari dua kursi sebelumnya. Jadi, pastikan kursi ini muat jika ditaruh di mobil Anda.
    Bentuknya yang besar membuat car seat ini ideal digunakan bagi Si Kecil yang memiliki berat 20-25 kg. Sebaiknya ketiga tipe car seat ini hanya digunakan untuk perjalanan saja, dalam arti tidak digunakan untuk tidur, makan, atau penggunaan lain di luar kendaraan.

Seperti dijelaskan di atas, seiring bertambahnya usia Si Kecil maka kebutuhan car seat pun menyesuaikan dengan tubuh mereka

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 1, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Cara menunda kehamilan

  • Oleh : Sumarni
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Assalamu allaikum…bu bidan.sy mau tanya.sya sdah 8 blan hbis mlahirkan.tpi suami dan ibu mertua sya kurang stuju dngan KB.tpi sya ragu tkut hamil lgi.agar sya tdak hmil lgi,bgaimana caranya dok?terimakasi

    Testpack garis 2 tetapi samar

  • Oleh : Ira Wati
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Malam bu bidan, saya mau nanya, saya sudah melakukan testpack garisnya ada 2 tapi yg 1 samar 1 nya jelas, itu artinya apa ya bu? Kalau memang artinya saya positif hamil, kira” kapan saya harus periksa ke bidan atau USG ke dokter kandungan? Terima kasih.

    mengatasi stres

  • Oleh : hayleyfrench7
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya saat ini saya sedang hamil memasuki trimester kedua akhir-akhir ini saya sering kali marah-marah dan mood saya pun gampang berubah-ubah. Apakah saat ini saya stres dan apakah ada dampaknya bagi janin dalam kandungan saya. Jika iya bagaimana cara mengatasinya mohon jawabannya

    Mengatasi lelah saat hamil

  • Oleh : priscillaledoux
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya Dila usia 32 tahun. Saat ini saya sedang hamil 5 bulan. Namun akhir-akhir ini saya cepat sekali merasa lelah bu bidan, tidak bersemangat dan pengennya tiduran terus. Ada tips ga bu bidan buat mengatasi rasa lelah saat hamil. Mohon jawabannya

    Keram perut

  • Oleh : Kikie Amel
  • 10 bulan, 3 minggu yang lalu

    Dok saya mau tanya, saya positif hamil, mens akhir 29juni tp blm memeriksakan diri ke dokter, yg saaya rasakan perut sakit seperti mau haid.. Saya pernh mengalami keguguran pd bln desember 2019 ktnya janin tdk berkembang, normal kah hamil sy yg sering sakit sperti mau haid ini dok??

  • Oleh : Kikie Amel
  • Tanya Bidan