×

Bahayanya Mengganti ASI Dengan Air Tajin

Bagikan Artikel :

Bahayanya Mengganti ASI Dengan Air Tajin

Hingga saat ini masih ada beberapa ibu yang percaya bahwa air tajin bisa mengganti air susu ibu (ASI). Padahal second opinion dari ASI adalah susu formula. Bahkan untuk MPASI pun air tajin tidak diperkenankan kenapa demikian? Yuk simak di bawah ini!

Related Posts :

    Apa Itu Air Tajin?

    Air tajin atau air beras merupakan pati atau cairan putih yang diperoleh ketika kita memasak nasi. Air tajin sering direkomendasikan sebagai makanan pertama bayi dalam praktik penyapihan tradisional.

    Bagaimana Kandungan Air Tajin?

    Sebagian besar sifat dari air tajin mudah dicerna dan hipoalergenik. Namun, bila bicara soal gizi dan nutrisi, secara keseluruhan air tajin tidak bisa dijadikan pilihan makanan utama untuk bayi. Kandungannya terdiri dari pati, senyawa bioaktif tertentu, vitamin larut air seperti B1, B2, dan B3, serta mineral seperti natrium dan kalium.

    Jika dibandingkan nasi utuh, air tajin tidak mengandung serat, vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, dan beberapa protein dalam beras. Oleh karena itu, air tajin tidak bisa dijadikan menu utama makan anak, Bunda.

    Air tajin idealnya digunakan untuk bayi sebagai makanan tambahan bersama makanan lain, seperti dagin, ikan dan sayuran. Cara ini memungkinkan bayi mendapatkan sebagian protein, mikronutrien, dan serat.

    Dalam air tajin juga terkandung karbohidrat karena adanya partikel beras. Selain sebagai makanan pendamping ASI (MPASI), orang zaman dulu sering menggunakan air tajin sebagai pengganti ASI. Meskipun kandungan gizinya jauh dari susu sapi dan kedelai, air tajin dipercaya bisa menggantikan ASI untuk bayi.

    Air Tajin Tidak Bisa Dijadikan Pengganti ASI Atau Sufor

    Air tajin sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti ASI untuk bayi ya. Penggunaan air beras sebagai satu-satunya sumber nutrisi bagi bayi juga harus dihindari. Air tajin tak bisa menggantikan ASI karena kandungan nutrisinya kurang lengkap, Bunda. Air rebusan beras ini sebaiknya tidak digunakan untuk pelarut atau pengenceran susu formula.

    Air tajin hanyalah air rebusan beras dan tidak mengandung nutrisi lain, selain karbohidrat. Jika si Kecil tidak diberikan ASI maka susu formula lah menjadi second opinion.

    Risiko Jika Si Kecil Diberikan Ait Tajin

    Memberikan air tajin pada bayi bisa mengundang dampak buruk yang tidak sembarangan. Dengan adanya risiko ini, Anda sebaiknya berpikir dua kali sebelum benar-benar memberikan air hasil rebusan beras itu pada si Kecil.

    Ada beberapa dampak buruk yang bisa muncul akibat pemberian air tajin pada bayi adalah perut kembung, diare, kolik, radang usus hingga masalah pada ginjal. Selain itu bayi yang minum air tajin berisiko menjadi gemuk dan kekurangan nutrisi. Bayi bahkan berisiko mengalami obesitas dan terserang penyakit degeneratif pada masa tuanya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 24, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    kesuburan

  • Oleh : Nenden Mustika
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Ibu saya ingin bertanya,,saya ingin sekali mempunyai momongan,apakah menstruasi saya di katakan normal kalau bulan
    januari menst tgl 10
    Febuari menst tgl 10
    Maret menst tgl 11 karena selama sebelum menikah dan sudah menikah jadwal menst saya tanggal tdk pernah berubah ubah,,terimakasih banyak atas jawabannya..

    Bercak darah di vagina

  • Oleh : Shinta Romadona
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Pagi bu bidan, saya seorang pelajar berusia 23 tahun saya suka bercak darah, seperti keputihan dan ada darah gitu, biasanya itu terjadi kalo saya mengkonsumsi makanan pedas langsung terjadi, apakah itu bahaya?, dulu 4tahun belakang saya pernah periksa ke dokter kandungan dan di Usg, katanya saya mengalami iritasi rahim karna saya sering memakai pakaian ketat, yang ingin saya tau, itu penyakit apa, dan bagaimana solusi mengobati nya? Terimakasih bu bidan ☺️🙏

    Pemberian susu formula pada bayi prematur

  • Oleh : eureeka
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan. Anak saya lahir prematur dengan berat 1,7 kg dan dirawat di ruang perinatologi selama 9 hari. Sekarang usianya 2 bulan dan beratnya sudah naik menjadi 3,4 kg. Apa boleh saya beri susu formula hanya siang hari saja karena saya harus bekerja dan malam hari saya beri ASI ?

    Ingin hamil anak ke 2 anak pertama sudah umur 6 thn

  • Oleh : Yoke Ceca
  • 3 bulan, 2 minggu yang lalu

    Bagaimana cara mengatasinya?

  • Oleh : Yoke Ceca
  • Keputihan dan nyeri haid

  • Oleh : El Shafilla
  • 2 tahun, 4 bulan yang lalu

    Umur saya 24 tahun saya sering keputihan berwarna putih tidak berbau apalagi jika mendekati siklus haid.kadang juga saya sering sakit pinggang seminggu sebelum haid dan sakit di bagian bawah perut saat berhubungan di waktu 2 atau 1 hari sebelum datang haid apakah itu normal?
    Dan saya juga pernah ada bercak merah setelah berhubungan dengan suami 1hari setelah haid

    Tanya Bidan