×

Bunda Wajib Tau, Hemangioma Pada Bayi

Bagikan Artikel :

Bunda Wajib Tau, Hemangioma Pada Bayi

Hemangioma sering disebut dengan tanda strawberry, karena berwarna merah cerah. Hemangioma ini muncul di kulit akibat adanya pembuluh darah lebih atau tidak normal yang berbentuk benjolan elastis dan berwarna merah cerah. Meskipun terkadang banyak orang menyebutnya tanda lahir bayi, hemangioma ini termasuk jenis tumor pembuluh darah yang hadir pada bayi baru lahir.

Tanda lahir ini termasuk jinak dan biasanya muncul dalam beberapa minggu pertama kehidupan bayi. Sebagian besar hemangioma muncul di wajah, kepala atau leher. Beberapa mungkin terlihat seperti bercak kemerahan yang seringnya berbentuk kenyal dan bergelombang. Sementara yang lain menyerupai memar. Lau apa nih penyebab dan gelaja dari hemangioma? Yuk simak di bawah ini!

Gejala Hemangioma

Hemangioma adalah jenis tumor jimak atau non kanker yang hadir pada bayi. Kelompok pembuluh darah kecil yang abnormal ini bisa muncul di kulit atau di bawah kulit. Biasanya kondisi ini bisa hadir 1-3 minggu setelah lahir.

Seringkali, tidak ada gejala yang hadir. Namun terkadang bisa dilihat tanda lahir yang samar yang terlihat ketika bayi memiliki kondisi ini. Namun tanda tersebut akan bertambah besar selama 2-4 bulan pertama kehidupan Si Kecil.

Kebanyakan hemangioma sendiri pun bisa hilang ketika Si Kecil menginjak usia 3-5 tahun. Beberapa kasus bisa menyebabkan area sisa kulit ekstra atau pembuluh darah kecil yang disebut telangiectasias.

Penyebabnya Hemangioma

  1. Bayi dengan jenis kelamin perempuan
  2. Bayi yang lahir prematur
  3. Bayi yang memiliki berat badan lahir yang rendah
  4. Memiliki kelainan genetika yang diturunkan dari orang tua
  5. Mengalami gangguan perkembangan selama masih dalam kandungan

Jenis Hemangioma

  1. Superficial Hemangioma (Tanda Stoberi)
    Mulai muncul sebagai bercak kecil berwarna putih, merah muda, atau kemerahan pada kulit.
    Bercak ini dengan cepat berubah menjadi lesi merah yang warnanya lebih terang. Letaknya bisa terfokus pada satu tempat atau tersebar di area yang lebih luas.
  2. Deep Hemangioma
    Memiliki permukaan yang halus dan terbentuk di bawah kulit. Jenis hemangioma ini berwarna kebiruan dan menyerupai memar. Beberapa bahkan bisa menyebabkan kulit bayi terlihat bengkak.
  3. Hemangioma Campuran
    Kombinasi dari dua jenis hemangioma yang disebutkan di atas. Benjolan tanda lahir ini juga dapat berkembang pada area organ dalam tubuh seperti ginjal, paru-paru, hati, atau otak sehingga tidak terlihat.

Hemangioma Bisa Menjadi Komplikasi

Hemangioma yang terletak pada bagian-bagian tubuh tertentu lebih cenderung menjadi luka terbuka, berdarah, terinfeksi, dan meninggalkan bekas luka. Karena lokasinya, hemangioma dapat menyebabkan kesulitan bernapas, menelan atau berbicara.
Dalam beberapa kasus dapat mengancam jiwa jika menyebabkan penyumbatan jalan napas.
Sedangkan hemangioma besar di hidung atau bibir bisa mengganggu pertumbuhan bayi. Dalam kasus yang jarang terjadi, hemangioma dapat tumbuh di dalam tubuh bayi dan perlu dipantau dengan tes pencitraan.

Related Posts :

    Pengobatan Hemangioma

    Sebagia besar kasus hemangioma pada bayi biasanya tidak membutuhkan pengobatan dan akan hilang dengan sendirinya. Kulit bayi biasanya terlihat lebih baik jika hemangioma menyusut secara alami dibanding dengan ketika diobati. Namun, dalam kasus hemangioma yang bermasalah, pengobatan harus segera dilakukan pada saat bayi berusia 1 bulan. Tujuannya adalah untuk menjaga agar hemangioma tidak bertambah besar seiring bertumbuhnya bayi, atau membuat hemangioma menyusut lebih cepat.

    Jika pengobatan diperlukan, dokter anak akan membahas pilihan yang tersedia dan yang paling mungkin bekerja dengan baik. Dokter juga mungkin akan memilih cara tanpa meninggalkan terlalu banyak jaringan parut atau efek samping lainnya. Bahkan ketika hemangioma pada bayi hilang dengan sendirinya, masih mungkin meninggalkan jaringan parut.

    Tergantung pada tampilan dan lokasi jaringan parut tersebut, mungkin dapat diangkat melalui tindakan operasi. Namun ketika kondisi ini menimbulkan gangguan penglihatan atau pernapasan, serta luka, maka dokter biasanya akan memberikan pengobatan, seperti:

    1. Penghambat Beta
      Biasanya obat ini digunakan untuk hemangioma yang bersifat parah.
    2. Kortikosteroid
      Kortikosteroid biasanya digunakan untuk pasien yang tidak merespon obat penghambat beta. Biasanya obat ini diberikan dalam bentuk tablet, oles atau bisa dalam bentuk suntikan langsung pada area hemangioma
    3. Vincristine
      Dokter hanya akan memberikan ini jika kondisi Si Kecil sudah mengganggu penglihatan atau pernapasannya. Obat ini akan diberikan melalui suntikan setiap bulannya. Selain dengan obat-obatan, hemangioma dapat ditangani dengan terapi laser.
      Metode ini hanya digunakan jika ukuran hemangioma cukup besar dan menyebabkan nyeri. Walaupun umumnya tidak berbahaya dan akan menghilang dengan sendirinya, sebanyak 25% kondisi ini berakibat pada komplikasi yang perlu ditangani secara khusus.
      Ada kemungkinan hemangioma pada bayi juga bisa menyebabkan komplikasi. Salah satunya adalah benjolan yang pecah lalu berkembang menhadi luka. Hal ini dapat mengakibatkan rasa sakit, perdarahan, jaringan parut, hingga infeksi. Komplikasi lainnya pun tergantung pada area benjolan. Sebagai contoh, hemangioma bisa mengganggu penglihatan, pernapasan, hingga pendengaran si kecil walaupun tergolong jarang terjadi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 22, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Berat badan tidak ideal

  • Oleh : MURTI DIANASARI
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum..
    Bu nama saya MURTI DIANASARI. Usia saya 26 tahun tinggi badan saya 150 cm. Tapi berat badan saya hanya 35 kg. Saya ingin menaikan berat badan. Bagaimana cara nya bu?

    Nyeri Setelah Buang Air Kecil

  • Oleh : Bang Andre
  • 6 tahun, 1 bulan yang lalu

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

  • Oleh : Bang Andre
  • Olahraga yang tepat dan aman dilakukan oleh ibu hamil

  • Oleh : Tutut Kartikasari
  • 6 tahun, 4 bulan yang lalu

    Saya mau tanya bu bidan, apa boleh ibu hamil mengikuti olahraga? dan sebaiknya olahraga apa yang harus dipilih saat hamil?

  • Oleh : Tutut Kartikasari
  • Tentang mens

  • Oleh : Acha Acha
  • 2 tahun yang lalu

    Hallo dok yaa saya acha umur saya 16 tahun kenapa ya dok biasanya saya awal bulan saya udah mens hampir satu bulan ini saya bulum mens ya dok padahal saya belum pernah ngelakuin hal intim dok saya jadi takut dok

  • Oleh : Acha Acha
  • Keputihan

  • Oleh : Suci Rahmadhani
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya? Saya mengalami keputihan yg sangat berbau, saya mengalami ini hampir 2bulanan. Rasa ga pede deket orang sekitar dan ga nyaman dok. Gimana cara mengatasi nya ya?

    Tanya Bidan