Cara Jitu Mengatasi Rasa Cemburu Kakak pada Adik

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Curhat Bidan | Menjadi anak pertama dan pastinya sering dimanja membuat si kakak sering cemburu pada adiknya ? Mengapa demikian ? Rasa cemburu bisa saja dialami oleh siapa saja termasuk kakak adik, rasa cemburu akan muncul ketika anak sudah beranjak pada usia 2-3 tahun. Biasanya rasa “cemburu” yang dialami oleh sang kak terjadi karena takut tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya karena pusat perhatian orang tua lebih mengacu pada adik bayi bukan dia. Oleh karena itu kakak biasanya merasa benci dan terancam karena adanya perubahan tersebut.

    Si kecil pun mulai muncul kecemburuan, seperti :

    • Mudah cengeng, gampang emosi, bahkan bisa memukul teman, ayah bunda bahkan adik bayi.
    • Perubahan selanjutnya yaitu misalnya si kecil sudah jarang ngompol saat tidur, saat cemburu datang si kecil akan mulai ngompol bahkan buang air besar di celana lagi
    • Bahkan si kecil menjadi suka melawan.
    • Pada sebagian anak ketika rasa cemburu dia sering menggigit jari atau menghisap jempolnya
    • Rasa cemburu juga sering di ekspresikan dengan sering membuat ulah, bertingkah tidak seperti biasanya dan menjadi lebih keras.

    Namun hal itu harus segera diatasi karena rasa cemburu muncul akibat takut kasih sayang bunda teralihkan semuanya, bila dibiarkan maka akan segala permintaan dan tuntutaanya harus di turuti, dikhawatirkan hal ini akan berkembang dan menjadi lebih parah lagi.

    Cara Mengatasi Rasa Cemburu Kakak pada Adik

    Hal yang paling utama harus dilakukan ketika bunda sedang hamil dedek bayi yaitu kenalkan sang kakak pada calon adik yang masih berada di dalam kandungan bisa dengan cara mengelur perut ibu, memperkenalkan kakak dengan calon aduk atau hanya dengan merasakan tendangan kaki sang adik. Ceritakan pula kalau dia akan memiliki adik yang lucu, bunda juga bisa sedikit demi sedikit mengajarkan kakak untuk memperlakukan bayi dengan benar misalnya memberi mainan berbentuk boneka dan menggunakan alat tersebut untuk menirukan cara menyayangi bayi.

    Tak hanya itu ketika sang adik sudah lahir bunda harus melibatkan kakak untuk melakukan sesuatu yang berguna untuk adinya misalnya saja dengan meminta kakak untuk mengambilkan peralatan mandi seperti bedak, handuk, popok sehingga sang kakak lebih bisa menyayangi adiknya. Ataupun kakak juga bisa membantu memilih barang-barang yang dipakai untuk sang adik. Jangan lupa puji dia dan tunjukan rasa bangga sudah memiliki anak yang sudah besar dan baik.

    Apabila sudah terlanjur si kecil cemburu, lakukan juga beberapa langkah mengatasi rasa cemburu kakak pada adik di bawah ini :

    1. Tidak boleh menghapus kebutuhannya
      Salah satu yang membuat kakak cemburu yaitu biasanya bunda menghapus kebutuhannya, misalnya menyiapkan sarapan untuk dia, membacakan dongeng sebelum tidur, mengajak berjalan-jalan di pagi hari, dll karena tidak sempat lagi. Hal ini dapat menyebabkan kakak merasa kehilangan.
    2. Jangan melarang bermain
      Walaupun kakak sudah besar namun tetap biarkan kakak untuk bermain jangan melarangnya untuk bermain karena telah memiliki adik. Biarkan dia bermain sepuasnya dan ajari untuk berbagi dengan adiknya. Hal ini dapat menghapus rasa cemburu yang terkadang melukai perasaan nya.
    3. Jangan mudah memarahi anak
      Walaupun ketika sedang cemburu kakak sering bikin emosi, ternyata kakak sedang menarik perhatian bunda loh. Oleh karena itu jangan berteriak atau memarahinya karena hal tersebut dapat memperburuk keadaan dan malah tambah rewel.
    4. Jangan mengharapkan kakak menjadi “dewasa”
      Walau sudah punya adik, bukan berarti dia sudah mengerti dan tumbuh cepat dewasa. Dia masih tetap anak kecil yang perlu di bimbing dan diarahkan dari orang tua. Oleh karena itu ajari kakak untuk menyayangi adiknya.

    Dengan tips diatas dijamin kakak tidak mempermasalahkan lagi dengan kehadiran sang adik. Semoga artikel diatas dapat menambah inspirasi anda. SEMOGA BERMANFAAT

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - June 7, 2016
    Diskusi Dari:
    salsa amelia

    selamat siang ibu bidan, adik saya sedang mengandung dan sekarang kehamilannya sudah mau 10 bulan, tapi kok belum ada tanda-tanda melahirkan ya? menurut ibu saya, katanya adik saya ini mungkin hamil anak laki-laki, saya tidak tau itu benar atau ngga, tapi saya ingin mengetahui kebenaran tentang kondisi menurut ibu bidan. apa ngga masalah atau ada hal yang perlu diperiksakan lagi? itu saja, saya tunggu jawabannya

    Dijawab Oleh : salsa amelia
    Diskusi Dari:
    Claudia harapankita

    Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
    mohon penjelassannnya

    Dijawab Oleh : Claudia harapankita
    Diskusi Dari:
    Yuli Ani

    Sore dok, adik saya usia 3 tahun sekarang ini sedang mengalami masalah pencernaan. Sering buang air besar, sudah diobati tapi belum juga sembuh. Kira – kira obat yang aman untuk mengobati diare pada anak usia 3 tahun apa dok ? Terima kasih dok sebelumnya.

    Dijawab Oleh : Yuli Ani
    Diskusi Dari:
    Santana jaya

    Assalamualaikum Bu Bidan, saya Melia Rasya. Saya dan suami saya sudah menikah hampir satu tahun dan kami juga belum memiliki anak atau saya bahkan belum mengandung. Saya sudah di cek ke dokter dan hasilnya baik, tapi suami saya tidak mau di cek ke dokter dan setiap kami melakukan hubungan, sperma suami saya kosong bu bidan, apa itu wajar ?

    Dijawab Oleh : Santana jaya
    Diskusi Dari:
    Tutut Kartikasari

    Saya mau tanya bu bidan, apa boleh ibu hamil mengikuti olahraga? dan sebaiknya olahraga apa yang harus dipilih saat hamil?

    Perlu Jawaban