Cara Menghentikan Kebiasaan Anak Ngompol Saat Tidur

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Anak yang sering ngompol ketika tidur menjadi hal yang umum dijumpai, namun kemungkinan besar juga jika bunda akan sedikit jengkel karena harus mencuci banyak pakaian dan seprei setiap hari karena ulah anak yang selalu saja ngompol.

    Jika bunda merasa bahwa usia anak sudah mulai cukup menghentikan kebiasaan buruknya tersebut, bunda bisa mengikuti beberapa tips atau cara menghentikan kebiasaan anak ngompol saat tidur berikut ini, di antaranya :

    1. Membuat jadwal

    Mulai ajak anak untuk terbiasa buang air kecil di setiap 2 jam sekali di malam hari, dan ketika ia akan tidur.

    2. Batasi minum di malam hari

    Bukan tidak memperbolehkan anak untuk minum di malam hari, tapi lebih kepada membatasi agar ia tak sering minum di malam hari untuk menghindari kebiasaan ngompol tersebut.

    3. Melakukan “pillow talk”

    Pillow talk adalah sebuah bisikan kepada anak agar ia bergegas ke kamar mandi ketika ingin buang air kecil. Baik dengan diantar bunda atau pergi sendiri jika ia sudah mampu.

    4. Hindari makanan tertentu

    Perhatikan pula untuk tidak memberikan beberapa makanan atu minuman yang bersifat diuretik seperti teh, kopi, cokelat dan bahan-bahan lain yang mengandung kafein.

    5. Jangan perlakukan ia seperti bayi

    Karena kebiasaanya suka ngompol saat tidur, lantas membuat bunda memperlakukannya seperti bayi dengan memakaikan popok atau celana plastik. Hal ini justru akan membuat anak malu dan marah ketika perlakukan bunda seperti ini padanya.

    6. Jangan memarahinya

    Ketika anak sulit untuk menghilangkan kebiasaan ngompolnya, anda jangan memarahi atau membentaknya, karena hal ini justru akan membuat anak takut hingga stres, sehingga memperburuk kondisi tubuhnya.

    7. Mengajaknya saat mencuci bekas ngompol

    Anak biasanya akan lebih paham betapa bundanya kerepotan harus mencuci banyak pakaian dan seprei akibat kebiasaannya yang suka ngompol. Dengan ini akan menumbuhkan motivasi tersendiri yang datang darinya agar ke depannya tak sering ngompol.

    8. Berikan pujian saat ia tidak ngompol

    Anak dikenal paling suka ketika dipuji. Oleh karena itu, puji ia ketika berhasil tidak melakukan kebiasaan ngompol lagi.

    Selain cara sederhana di atas, bunda juga bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami yang bisa menjadi pendukung untuk menghilangkan kebiasaan anak yang sering ngompol. Seperti yang telah dipublikasikan, dan kemudian bidan online rangkum kembali hingga mendapatkan solusi ramuan sehat dan alami penghilang kebiasaan ngompol pada anak, yang antara lain :

    • Buah jamblang

      Gunakan 8 buah jamblang dengan diberi garam secukupnya. Bungkus menggunakan daun pisang, kukus sampai airnya mendidih. berikan ramuan ini kepada anak sebelum ia tidur, untuk menghentikan kebiasaan ngompolnya.

    • Telur ayam telur

      Anda juga bisa menggunakan 1 butir telur ayam kampung mentah, lubangi ujungnya seidikit, masukkan 7 butir lada ke dalam telur tersebut. Tutup kembali lubang tersebut, kemudian kukus hingga matang. Berikan olahan telur ini pada anak yang masih suka ngompol.

    • Adas Pulasari

      Ambil 4 buah adas pulasari, 7 buah biji jamblang, serta sepotong gula jawa. Rebus bahan-bahan tersebut dengan 2 cangkir air hingga mendidih. Setelah itu, ketika sudah mulai dingin, berikan ramun ini kepada anak yang suka ngompol di saat menjelang tidur sebanyak setengah sendok. Lakukan cara ini selama 3-4 hari dengan teratur.

    Walaupun mungkin terasa menjengkelkan karena cucian bunda selalu menumpuk di setiap hari, bunda tak perlu memberikan arahan yang keras padanya. Jika usianya sudah terlampau dewasa, bunda bisa memeriksakan si kecil untuk mengetahui kondisi lanjut tentangnya. Semoga bermanfaat 🙂

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - September 6, 2016
    Diskusi Dari:
    Siska zumrotul fauziah

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya apa saja faktor yang dapat berpengaruh agar memiliki bayi kembar pada keluarga yang tidak mempunyai riwayat anak kembar. Mohon penjelasannya

    Dijawab Oleh : Siska zumrotul fauziah
    Diskusi Dari:
    Adhy Putra Lautan

    Selamat Malam,dok saya mau tanya tentang mentruasi saya.
    Awalnya saya sekitar dua bulan tidak haid,lalu baru bulan ini haid,tapi dari tanggal 13 sampai dengan tgl 23 hari ini darah haid saya masih keluar,berbahaya atau tidak ya dok?
    Terima kasih.

    Dijawab Oleh : Adhy Putra Lautan
    Diskusi Dari:
    wastini

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya istri saya mengalami haid yang tidak lancar setelah melahirkan namun di awal nipas haid istri saya lancar-lancar saja. Dan setelah itu selama 3 bulan istri saya tidak haid juga mohon penjelasannya apakah ini normal?

    Dijawab Oleh : wastini
    Diskusi Dari:
    Indri Ekawaty

    Selamat pagi ibu bidan, saya sedang hamil usia 7 bulan, kok saya sering merasa perut saya tegang dan debaynya bergerak tapi saat debaynya gerak di vagina saya terasa ngilu, apakah itu bisa dbilang kontraksi palsu? Mohon penjelasannya?

    Dijawab Oleh : Indri Ekawaty
    Diskusi Dari:
    NIATMAWATI MENDROFA

    maaf mau tanya..saya dan suami nikah sudah 7 bulan…dan saya alhamdulillah sudah hamil 5 bulan…masalahnya hymen saya masih utuh (intact) sampai sekarang,dokter menyarankan untuk operasi pembukaan hymen tapi saya takut…apakah apabila tidak dioperasi, hymen saya bisa sobek dengan sendirinya ataukah malah akan menutupi/mengganggu proses kelahiran anak saya nanti?

    Dijawab Oleh : NIATMAWATI MENDROFA