×

Bayi Belum BAB Setelah 2 Hari Pasca Persalinan? Bisa Jadi Bayi Terlahir Tanpa Lubang Anus Lho!

Bagikan Artikel :

Bayi Belum BAB Setelah 2 Hari Pasca Persalinan? Bisa Jadi Bayi Terlahir Tanpa Lubang Anus Lho!

Bayi yang baru lahir akan dilakukan pemeriksaan fisik dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah bayi terlahir dengan keadaan sehat dan fisik yang sempurna atau ada kelainan. Salah satu kelainan/kecacatan pada bayi baru lahir yaitu tidak adanya lubang anus/atresia ani. Hal ini dikatakan berbahaya sebab pencernaan anak dapat terganggu karena tubuhnya tidak dapat memproses makanan secara sempurna.

Macam-macam Atresia Ani

1. Lubang anus yang menyempit atau sama sekali tertutup.
2. Terbentuknya fistula atau saluran yang menghubungkan rektum dengan kandung kemih, uretra, pangkal peni atau vagina.
3. Rektum yang tidak terhubung dengan usus besar.

Gejala-gejala Atresia Ani

1) Perut membesar.
2) Tinja pertama tidak keluar dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam setelah lahir.
3) Tinja keluar dari vagina, pangkal penis, skrotum, atau uretra.
4) Pada bayi perempuan, lubang anus terletak sangat dekat dengan vagina.
5) Lubang anus tidak di tempat yang semestinya, atau tidak terdapat lubang anus sama sekali.

Related Posts :

    Penyebab Bayi Terlahir Tanpa Lubang Anus/Atresia Ani

    Atresia ani terjadi karena adanya gangguan perkembangan janin pada tujuh hingga delapan minggu pertama kehamilan. Gangguan tersebut menyebabkan proses pembelahan dan pemisahan dinding pencernaan janin menjadi tidak terjadi dengan sempurna. Hal ini juga terjadi karena faktor genetik.

    Pemeriksaan Penunjang Atresia Ani

    a. Foto Rontgen, untuk mendeteksi jika terdapat kelainan tulang.
    b. USG tulang belakang.
    c. MRI, untuk memeriksa kondisi kerongkongan, tenggorokan, dan organ-organ yang terkait.
    d. Ekokardiografi, untuk memeriksa kondisi jantung.

    Komplikasi Atresia Ani

    1. Konstipasi. Konstipasi dapat diatasi dengan diet tinggi serat. Obat pencahar juga terkadang diberikan untuk mencegah menumpuknya tinja di dalam usus, yang akan membuat usus melebar dan mengakibatkan gerakannya menjadi berkurang.
    2. Inkontinensia tinja atau urine. Inkontinensia tinja atau urine dapat terjadi, walaupun operasi berjalan mulus dan tanpa komplikasi.
    3. Stenosis anus. Anus yang baru dapat membentuk jaringan parut dan menyempit (stenosis). Bila terjadi, kondisi ini akan membutuhkan tindakan operasi lanjutan. Untuk mencegah stenosis anus, dokter akan melakukan dan mengajarkan kepada orang tua pasien untuk melakukan tindakan meregangkan atau melebarkan anus yang baru secara berkala (dilatasi anus).

    Pengobatan Atresia Ani

    Tindakan operasi adalah satu-satunya jalan untuk mengobati penyakit ini. Akan tetapi penentuan kapan operasi dapat dilakukan bergantung pada setiap bayi tergantung dari jenis kerumitan dan kondisi fisik bayi. Tindakan operasi yang harus dilakukan, terdiri dari:
    1) Operasi untuk menyambung anus dan usus tidak tersambung dengan anus
    2) Pemindahan anus ke lokasi yang seharusnya untuk kondisi yang tidak normal pada usus dan sistem urinasi.
    3) Kolostomi yang dilakukan untuk menyambung usus ke bukaan di dinding perut supaya kotoran bisa keluar di luar tubuh
    4) Pemberian obat penawar rasa sakit, seperti etaminophen atau ibuprofen.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 19, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : stepanie6022
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    selamat pagi,

    saya hidayat,
    istri saya haid tanggal 5 Juni berkahir 16 Juni 2018
    lalu saya berhubungan dengan istri saya terakhir 25 Juni
    lalu apakah istri saya dapat hamil jika saya berhubungan di tanggal tersebut?

    karena saya saat ini sedang keluar kota
    dikhawatirkan terjadi kejadian yang tidak menyenangkan oleh istri saya

    mohon jawabannya Ibu Bidan

    salam,
    hidayat

    Masalah Pada Vagina

  • Oleh : Jenni
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang dok, saya mau bertanya. Saat ini usia pernikahan saya menginjak 2 minggu. Saat saya melakukan hubungan intim dengan suami saya pertama kalinya, tiba tiba saya merasakan gatal di bagian vagina yang tidak tertahankan. Selain itu, dari bagian vagina saya juga keluar cairan putih yang di sertai dengan kepingan putih seperti susu. Selain itu, saya juga sering merasakan gatal, perih dan juga sakit yang begitu dasyat ketika melakukan hubungan. Apakah ini merupakan hal yang serius bagi kesehatan?

    Keputihan menggumpal

  • Oleh : debbyaprilyulia
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    selamat siang bu bidan, saya mau menanyakan tentang keputihan yang terkadang menggumpal, saya belum menikah, apakah ini berbahaya? dan bagaimana cara mengatasinya, ditunggu jawabannya ya bu

    anak sering mengalami cegukan

  • Oleh : Dewi Isma
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    hai bidan, bebera hari ini anak saya yang berusia 3 tahun sering mengalami cegukan pada saat sore hari, amankah dok kondisi seperti ini ?

    Bercak Darah atau Flek Saat Hamil Usia 7 Minggu

  • Oleh : Asti Anisa
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Sore dok, saat ini saya sedang hamil 7 minggu. Tapi kemarin, saya menemukan ada bercak darah atau flek pada celana dalam. Itu pertanda apa yah dok ? saya takut, apa itu menjadi tanda keguguran atau bagaimana ? Mohon penjelasannya yah dok. Terimakasih.

    Tanya Bidan