×

Ibu Hamil Jangan Makan Pepaya, Nanti Keguguran Lho!

Bagikan Artikel :

Ibu Hamil Jangan Makan Pepaya, Nanti Keguguran Lho!

Bumil sering sembelit ya, apalagi masuk trimester tiga. Hal ini wajar bun karena gerak peristaltic usus terhambat oleh pertumbuhan janin. Tapi sembelit ini bisa diatasi oleh buah papaya. Oleh karena itu ibu hamil dianjurkan untuk rutin memakan buah papaya. Buah pepaya mengandung sejumlah nutrisi yang penting untuk tubuh dan kesehatan ibu hamil. Nutrisi yang terkandung dalam buah pepaya di antaranya adalah vitamin, mineral, asam folat, serat, protein, antioksidan dan nutrisi penting lainnya.

Selain menceegah sembelit, kandungan nutrisi pada buah pepaya memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan ibu hamil dan guna menunjang perkembangan janin di dalam kandungan. Tapi kok bisa orang-orang bilang pepaya membuat keguguran? Oke, kali ini Bidan Citra bakalan share efek dari buah pepaya apabila dikonsumsi ibu hamiil.

Hindari Pepaya Yang Masih Mentah

Pepeya yang bagaimana yang boleh dimakan ibu hamil? Tentu papaya yang matang. Pepaya matang merupakan sumber kolin, beta-karoten, folat, serat, kalium serta berbagai macam vitamin yang dibutuhkan ibu hamil. Beragam kandungan ini tidak terdapat pada pepaya yang belum matang. Kandungan terbanyak pada pepaya mentah adalah getah dan enzim papain yang dapat memecah protein menjadi peptida serta asam amino. Sehingga berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Lateks buah mengandung zat disebut papain. Papain ini bertindak seperti prostaglandin dan oksitosin yang memicu terjadinya kontraksi, persalinan dini hingga memicu reaksi alergi.Sebuah penelitian turut menunjukkan bahwa enzim papain dalam jumlah besar disinyalir dapat menyebabkan keracunan pada janin dan kecacatan bayi saat lahir.
Anda boleh saja makan pepaya saat hamil asalkan pepaya tersebut benar-benar matang dan tidak lagi banyak mengandung getah. Namun, berhati-hatilah saat mengonsumsi pepaya bila Anda sebelumnya pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur. Jangan pula mengosumsinya secara berlebihan.
Bila Anda memiliki kekhawatiran terkait bahan makanan tertentu selama masa kehamilan, jangan ragu untuk bertanya pada dokter. Konsultasikan pula masalah kesehatan yang Anda alami setelah mengonsumsi buah-buahan maupun makanan lainnya.

Manfaat Buah Pepaya Untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Janin

  1. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh
    Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam buah pepaya memiliki manfaat yang luar biasa untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Nutrisi tersebut berperan penting sebagai antioksidan tubuh dalam menangkal radikal bebas sehingga membuat ibu hamil tidak mudah terserang penyakit.
  2. Mengatasi Masalah Pencernaan
    Ibu hamil sangat identik dengan masalah pencernaan seperti sembelit. Terlebih lagi ketika usia kehamilan semakin besar maka masalah pencernaan akan semakin dirasakan oleh ibu hamil. Solusi terbaiknya adalah dengan konsumsi buah pepaya. Hal ini karena buah pepaya kaya akan kandungan serat dan vitamin yang bisa membantu gerakan usus sehingga memperlancar sistem pencernaan.
  3. Mengoptimalkan Perkembangan Organ Penglihatan Janin
    Vitamin A yang terkandung dalam buah pepaya bermanfaat untuk membantu mengoptimalkan perkembangan mata bayi. Dengan mengonsumsi buah pepaya secara teratur selama hamil, maka hal ini akan membuat perkembangan organ penglihatan bayi lebih sehat.
  4. Mengatasi Masalah Morning Sickness
    Permasalahan mual dan muntah atau morning sickness yang dialami oleh ibu hamil adalah sebuah gejala yang normal dan wajar. Hanya saja kondisi ini seringkali membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dan tidak bisa beraktivitas dengan baik. Oleh karena itu, permasalahan ini harus ditangani dengan baik sehingga tidak memberikan dampak terhadap kesehatan lainnya. Konsumsilah buah pepaya saat sarapan pagi untuk solusi mengurangi gejala morning sickness.
  5. Menjaga Tekanan Darah
    Kalium dalam buah pepaya sangat banyak dan bermanfaat untuk mengontrol kadar natrium dalam darah saat hamil. Jika kandungan natrium stabil, maka hal ini akan berdampak terhadap tekanan darah yang normal. Hal ini penting sekali untuk ibu hamil sebab pada masa kahamilan, wanita sangat rentan terhadap tekanan darah tinggi yang bisa membahayakan kesehatan kehamilan.
  6. Mencegah Dehidrasi
    Kebutuhan cairan saat hamil akan meningkat 2 kali lipat. Hal ini karena ibu hamil harus mencukupi kebutuhan cairan tubuh diri sendiri dan janin didalam tubuh. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi tentu saja hal ini akan berdampak buruk terhadap kesehatan ibu hamil dan janin yang berpotensi dehidrasi. Oleh karena itu, buah pepaya adalah salah satu makanan yang direkomendasikan bagi ibu hamil.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 21, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi Setelah Melakukan Hubungan Suami Istri

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, Melakukan hubungan pasangan suami istri sebelum masa menstruasi itu apakah termasuk pada masa subur ? Tapi kalau setelah berhubungan intim lalu terdapat darah haid bagaimana, apa kemungkinan bulan besoknya saya bisa hamil atau harus melakan hubungan pasangan suami istri lagi bu ? Terima kasih sebelumnya.

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • Mentrulasi

  • Oleh : Fidella Annaumi
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    Halo dok mau tanya, usia saya 18 tahun yang sedang sibuk cari kuiah dok, haid saya sellu lancar meski agak panjang sekitar 10 harian, tapi mulai bulan lalu saya haid berwarna hitam dari awal haid sampai akhir dok, dan setelah 11 hari saya haid lagi dengam keadaan yang sama dok haid berwarna hitam, tidak menggumpal, dan hanya sedikit sekali dok seperti flek saja dan berlangsung 13 hari dok, lalu setelah 6 hari flek lagi dok sekarang sudah memasuki 2 hari dari awal flek terakhir dok, apakah ini penyakit?

    Ejakulasi terlalu cepat

  • Oleh : Aldi Ferdian
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Bu, aku mau tanya. Umur saya 22 tahun. Bu, saya merasa kalau saya mengalami ejakulasi dini. Saya merasa kalau saya mengalami ini karena sering melakukan onani. Ingin rasanya berhenti, tapi sangat sulit.

    Baru onani sebentar, saya sudah ejakulasi dengan cepat. Yang saya khawatirkan, bila nanti saya menikah, saya takut tidak bisa melakukan hubungan seks yang lama dengan pasangan saya. Dan juga setelah saya melakukan onani, saya merasa sangat lemas sekali. Seperti ingin pingsan.

    Apakah menurut ibu, saya mengalami gangguan yang parah?

    Alat kelamin

  • Oleh : Hero Putra
  • 10 bulan, 1 minggu yang lalu

    Halo dok saya mau tanya saya sehari bisa buang air kecil 10 kali lebih dan setelah buang air kecil kaya ada yang menetes seperti air kencing tapi agak kental dikit terus setelah saya basuh rasanya kemaluan saya dingin dan ingin buang air kencing lagi bisa sampai 5 kali terus di ujung kemaluan saya mulutnya bengkak dok.dan waktu tidur entah itu malam atau siang keluar caira seperti mani tapi berwarna putih kental waktu keluarnya kemaluan tegang dok.lalu di ujung kemaluan kaya ada airnyaterus ggitu dok..mohon dibantu dok sekian terimakasih. Wasalamuala’ikum WR.WB

    Keputihan

  • Oleh : Fitria Kaerunisa
  • 1 tahun yang lalu

    Selamat malam dok saya ingin bertanya, sebelumnya saya belum pernah berhubungan dan menikag sudah 1 minggu keputihan saya tidak berhenti. Keputihan saya berwarna putih susu, kadang bergumpal kadang tidak, mengeluarkan bau, dan kadang ada cairan putih keluar gitu dok kira-kira kenapa ya dok

    Tanya Bidan