×

Cara Penanganan Sariawan Pada Bayi

Bagikan Artikel :

Cara Penanganan Sariawan Pada Bayi

Sariawan pada orang dewasa, mungkin akan lebih mudah ditangani ketimbang sariawan yang dialami bayi. Meskipun jarang terjadi, tapi sariawan ini bisa terjadi pada bayi di bawah 1 tahun. Biasanya bayi akan tiba-tiba menolak saat disusui karena rasa tidak nyaman di sekitar mulut.

Apakah sariawan pada bayi sama dengan sariawan orang dewasa? Tentu sama dengan orang dewasa, sariawan pada bayi akan ditandai dengan luka berwarna putih atau kuning, dengan tepian berwarna merah. Kondisi ini biasanya terjadi di bagian dalam mulut atau bibir. Sariawan pada bayi ini harus segera ditangani Bun. Jika sariawan pada bayi dibiarkan maka Hal ini tentu bisa berdampak pada asupan nutrisinya sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui penyebab dan memahami cara tepat untuk mengatasinya.

Penyebab Sariawan Pada Bayi

  1. Luka pada mulut akibat tidak sengaja menggigit lidah atau bagian dalam bibirnya saat menyusu
  2. Alergi makanan
  3. Sensitif terhadap buah yang rasanya asam, seperti jeruk dan stroberi
  4. Kekurangan vitamin dan mineral tertentu, seperti asam folat, zat besi, dan vitamin B12
  5. Infeksi virus, bakteri, atau jamur
  6. Penyakit tertentu, seperti penyakit celiac atau radang usus
  7. sariawan juga bisa diturunkan dalam keluarga dan bisa pula terjadi saat bayi mengalami stres.

Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Sariawan pada bayi sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu. Kompres dengan es batu untuk membuat area munculnya sariawan mati rasa.

  1. Oleskan krim atau gel untuk tumbuh gigi di area yang luka.
  2. Berikan makanan bertekstur lembut dan bersuhu dingin, misalnya es krim.
  3. Pastikan bayi mengonsumsi cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
  4. Berikan bayi larutan yang terdiri dari air, garam, dan soda kue. Setelah larutan selesai dibuat, celupkan kapas dan tempelkan ke sariawan. Lakukan sebanyak 3–4 kali sehari.

Apabila Anda khawatir, bawalah Si Kecil ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan. Dokter biasanya akan meresepkan obat seperti ibuprofen atau paracetamol dengan dosis yang tepat untuk bayi sebagai pereda nyeri.

Selama Si Kecil mengalami sariawan, hindari memberinya makanan yang terlalu panas atau asam, karena dapat membuat mulutnya menjadi perih. Selain itu, jagalah kebersihan mulut Si Kecil dengan rutin membersihkan giginya menggunakan sikat gigi khusus bayi sebanyak 2 kali sehari.

Jika sariawan pada bayi tidak kunjung membaik dalam waktu lebih dari 2 minggu, atau bahkan disertai demam, ruam kulit, penurunan berat badan, dan pembengkakan kelenjar getah bening, segera bawa Si Kecil ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 19, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 6 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Tentang kehamilan atau bukan

  • Oleh : Lisa Lisa
  • 2 tahun yang lalu

    Assalamualaikum dok,,saya tidak merasakan tanda yg lain dari kehamilan tetapi saya merasan kram dibawah perut dan mual sedikit tapi tidak muntah apakah saya hamil

  • Oleh : Lisa Lisa
  • Benjolan di area Miss v

  • Oleh : Fia Ana
  • 3 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat sore ibu bidan,saya FIA dari Jakarta mau bertanya.di Bagian tengah dekat lobang Miss v aku serasa kayak ada benjolan,dan setiap kalau akan berhubungan dengan suami agak terasa nyeri,tapi setelah selesai terkdang masih terasa nyeri kadang tidak dan hilang begitu berlalu.apakah itu berbahaya?

  • Oleh : Fia Ana
  • Benjolan d bibir vagina

  • Oleh : Pipih Sopiah
  • 3 tahun yang lalu

    Assalamualaikum Bu bidan, maaf saya mw tanya d bibir dlm vagina sebelah kiri saya ad benjolan kecil dan keras trs rasa nya agak nyeri, yg saya mw tanyakan itu kenapa ya

  • Oleh : Pipih Sopiah
  • mengatasi gatal pada puting saat menyusui

  • Oleh : Rhiyad Suhpriatin
  • 7 tahun, 8 bulan yang lalu

    Siang bu, saya mau tanya. Saya adalah seorang ibu menyusui, terkadang puting saya terasa sangat gatal serta timbul bercak putih pada puting payudara saya, apakah ini termasuk kanker atau bagaimana bu? bagaimana cara menanganinya?

    Tanya Bidan