Pengaruh Buruk Penggunaan AC Pada Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Setiap orang tua tentunya berharap sang bayi berada dalam kondisi kesehatan terbaik serta tumbuh berkembang dengan cepat baik dalam hal fisik ataupun otak. Berbagai nutrisi yang diberikan pada bayi baik itu ASI eksklusif dan dilanjutkan dengan berbagai makanan sehat khusus untuk snag bayi setelah sudah beberapa bulan. Tidak lupa juga dalam kebersihan juga sangat diperhatikan supaya bayi akan merasa nyaman dengan tubuhnya dan pada kulitnya pun tidak akan mengalami masalah.

    Mendapatkan udara sejuk dari penggunaan AC (Air Conditioner) memang sangat dibutuhkan untuk mengendalikan dari suhu panas yang semakin lama akan semakin meningkat intensitas panasnya. Dan berikut terdapat beberapa manfaat dari penggunaan AC yang dapat dirasakan bagi pemakainya, meliputi :

    • Mencegah dehidrasi pada tubuh yang terserang hawa panas.
    • Mengendalikan hawa udara yang panas dan lembab.
    • Rasa sejuk dan mampu menenangkan pikiran dan jiwa.
    • Menjadikan kondisi ruangan menjadi lebih bersih.
    • Meningkatkan produktifitas secara individu.
    • Mengurangi kelelahan dan memperbaiki metabolisme tubuh.
    • Meningkatkan konsentrasi pikiran.
    • Mencegah rasa sakit kepala dan ketegangan pada otot leher.
    • Meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih baik.

    Namun perlu Anda ketahui dibalik dari berbagai manfaat penggunaan AC ternyata mempunyai pengaruh buruk terutama pada bayi jika dalam penggunaannya tidak benar.

    Berikut pengaruh buruh penggunaan AC pada bayi :

    Menderita Sakit Kepala dan Rewel

    Pada kondisi suhu kamar dengan menggunakan AC diatas 25 derajat celcius, maka akan mengakibatkan penyumbatan ringat pada aliran darah pada kepala, sehingga sang bayi atau anak akan mengalami rasa sakit kepala serta rewel.

    Menimbulkan Alergi

    Bayi yang memiliki kulit sensitif udara sejuk apalagi dari penggunaan AC maka akan membuat kulit bayi menjadi kering dan ruam-ruam beserta gatal-gatal. Dan inilah reaksi yang terjadi pada kulit yang sensitif.

    Mengalami Sindrom Carpal Tunner

    Apabila AC yang terlalu dingin maka sang bayi akan mengalami sindrom carpal tunner yang artinya terjadi pembengkakan pada seputar tangan dan pergelangan tangan. Jari tangan dan kaki juga akan mengalami kesemutan serta diakhiri dengan rasa nyeri.

    Mudah Kelelahan

    Udara yang sejuk dan kering tidak akan menyebabkan tubuh sang bayi berkeringat namun karena kurangnya cairan keringat yang keluar dari tubuh maka akan mengakibatkan tubuh menjadi tidak bisa mengeluarkan racun secara normal. Apabila kondisi terus menerus maka akan mudah kelelahan.

    Sering Buang Air Kecil

    Karena temparatur pada suhu AC terlalu dingin secara perlahan udara akan melepaskan Zat Phtalates yang akan menyebabkan sering buang air kecil. Hal ini karena air seni yang telah tertampung pada kandung kemih akan mendapatkan tampungan air seni dengan cepat sehingga akan menimbulkan mulas serta kedinginan.

    Terganggu Sistem Pernafasan

    Kesejukan AC dapat memicu penyakit asma yang berhubungan dengan kelancaran sistem pernafasan. Tarikan nafasnya akan tersengal dan terputus-putus.

    Mudah Terserang Pilek

    Sang bayi akan mudah terserang flu yang diawali dengan bersin-bersin kemudian hidung pilek. Apabila hal ini terjadi maka itulah pertanda bahwa pada sistem kekebalan tubuhnya menurun dan harus lakukan pencegahan supaya tidak terjadi demam.

    Nyeri Sendi dan Tulang

    Pada tulang sang bayi yang masih dalam masa pertumbuhan dan masih tergolong tulang rawan, apabila tidak kuat dengan udarah AC yang dingin maka tulang dan sendi akan mengalami nyeri dan juga pegal-pegal. Karena hal ini diakibatkan udara dingin yang masuk pada aliran darah yang melalui lubang hidung, telinga, rongga mulut serta pori-pori kulit sehingga akhinya akan menyerang pada tulang.

    Kesulitan Tidur

    Bayi dan anak harus disesuaikan pada pola tidurnya yang dibutuhkan dalam sehari bertujuan untuk kesehatan dan pertumbuhan organ tubuhnya. Namun apabila berada pada ruangan AC maka tidak akan tidur dengan nyenyak atau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat tertidur pulas.

    Kelumpuhan Sementara Pada Area Wajah

    Suhu udara ruangan yang kurang dari 20 derajat celcius yang sudah bisa dirasakan oleh sang bayi sebagai suhu yang sangat dingin. Karena suhu tersebut akan mengakibatkan wajah dan juga sekitarnya mengalami lumpuh dan tidak dapat digerakan, hal ini terjadi karena adanya pembekuan pada saraf wajah.

    Catatan penting :

    • Apapun yang dilakukan harus dengan wajar, bijak dan tidak berlebihan sehingga dampak buruk dari penggunaan AC akan dapat dihindaro. Sebelum menggunakan AC, perlu diingat bahwa saat kondisi bayi dan orang dewasa tidaklah sama maka cara penggunaannya pun mempunyai aturan yang berbeda.
    • Apabila Anda ingin memberikan kesejukan serta kenyamanan pada anak diruangan, alangkah baiknya untuk memilih AC yang berukuran kecil dan disesuaikan dengan besarnya ruangan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - May 13, 2017
    Diskusi Dari:
    Theresia Tina

    Selamat siang bu bidan, maaf mau bertanya mengenai susah makan yang saya alami saat ini. Kenapa ya bawaan mau makan itu susah, rasanya mual dan mau muntah. Hal itu tidak terjadi hanya satu kali, melainkan sering. Saat ini usia kandungan saat menginjak 3 bulan.

    Bagaimana langkah yang sebaiknya saya lakukan bu bidan ?? saya takut bayi dalam kandungan saya tidak mendapatkan nutrisi yang baik. Mohon saran dan jawabannya bu

    Dijawab Oleh : Theresia Tina
    Diskusi Dari:
    Sherly davies

    Selamat Siang Dok, Saya mau bertanya, saat ini saya sedang menunda kehamilan. Saya sering kali melakukan hubungan intim bahkan hingga 3 sampai 4 kali seharinya. Namun karena saya menunda kehamilan, saya selalu mengeluarkan sperma di luar. Yang saya mau tanyakan apakah dengan kondisi dan kebiasaan ini saya bisa hamil? dan apa dampak bahaya dan manfaat melakukan hubungan intim yang sering ini?

    Dijawab Oleh : Sherly davies
    Diskusi Dari:
    Jenni

    Bu bidan saya sekarang sedang mengandung anak k 2, dan saat ini usia kandungan saya 4 bulan. Namun dikehamilan saat ini saya khawatir karena ternyata IUD yang sebelumnya masih terpasang. Bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan, saya takut mempengaruhi janin saya. Karena ada yang menyebutkan bila dilepas akan mengakibatkan keguguran. Mohon penjelasanan bu bidan.

    Terimakasih

    Dijawab Oleh : Jenni
    Diskusi Dari:
    Hafis Alfarozi STm

    Maaf dok, saya mau tanya.
    Saat ini saya tengah hamil dan baru menginjak usia 3 minggu. Kehamilan ini menjadi kehamilan pertama saya dan saya masih belum mengetahui bagaimana cara merawat kehamilan. Karena banyak orang yang bilang, kehamilan usia muda masih sangat rentan dan saya takut mengalami keguguran. Oleh karena itu, gimana yah dok supaya kehamilan saya tetap sehat dan kuat? Mohon di jawab yah.

    Dijawab Oleh : Hafis Alfarozi STm
    Diskusi Dari:
    Ramadhan

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Dijawab Oleh : Ramadhan