×

Penyebab Bayi Sering Ngulet

Bagikan Artikel :

Penyebab Bayi Sering Ngulet

Tingkah laku bayi selalu menggemaskan. Salah satunya yaitu ngulet. Bunda tentu sering dong lihat bayi ngulet. Menggemaskan bukan? Lalu kenapa sih bayi sering ngulet? Apakah normal?

Ngulet bisa jadi bahasa tubuh yang normal. Seperti orang dewasa pada umumnya, bayi juga bisa mengulet, bahkan Bunda sering melihat si kecil meregangkan tubuhnya ini saat ia sedang tidur. Tetapi dalam beberapa kasus, ngulet adalah gejala dari beberapa jenis penyakit dan ketidaknyamanan yang perlu diseriusi.

Penyebab Bayi Sering Ngulet

  1. Mengekspresikan emosi
    Bayi belum bisa bicara, tetapi bukan berarti ia tidak bisa berkomunikasi. Ngulet adalah salah satu caranya mengekspresikan rasa frustrasi, kemarahan, rasa sakit, dan emosi-emosi lainnya. Seperti orang dewasa, bayi mama juga bisa sedih karena berbagai alasan dan ia menggunakan bahasa tubuh untuk mengungkapkannya.
  2. Refluks asam lambung
    Refluks asam lambung adalah suatu kondisi di mana isi perut bergerak ke atas melalui sfingter esofagus bagian bawah dan masuk ke kerongkongan karena otot perut yang lemah. Pada bayi, katup sfingter esofagus masih lemah sehingga menyebabkan pergerakan isi perut menuju ke saluran makanan. Karena rasa tidak nyaman ini, bayi mungkin akan ngulet kemudian muntah sebagai reaksi alami terhadap refluks.
  3. Kolik
    Penyebab lain terkait pencernaan yang membuat bayi sering ngulet adalah karena kolik. Kolik terjadi karena adanya gas di perut. Ketidaknyamanan akibat gas ini menyebabkan bayi menangis. Ngulet atau meregangkan tubuh bisa menjadi indikasi bayi mengalami kolik. Kolik biasanya mulai muncul pada usia bayi empat minggu dan akan hilang dengan sendirinya saat bayi menginjak usia tiga bulan.
  4. Kernicterus
    Jika bayi ngulet dan menangis saat menderita penyakit kuning atau penyakit lain terkait kesehatan hati, bisa jadi itu merupakan tanda-tanda kernicterus. Kernicterus adalah kerusakan otak yang disebabkan karena bilirubin yang berlebihan. Dalam kondisi ekstrim, jumlah bilirubin berlebih ini dapat merusak bagian otak dan menyebabkan kejang motorik yang tidak disengaja. Kondisi ini harus segera ditangani.
  5. Apnea tidur obstruktif
    Terkadang, bayi ngulet saat tidur atau berbaring telentang. Meski Bunda sudah menyesuaikan posisinya, ia akan kembali ke posisi ngulet dengan punggung melengkung dan mulai menangis. Jika hal ini terjadi, bisa jadi merupakan indikasi apnea tidur obstruktif, obstruksi kronis pada sistem pernapasan bagian atas. Dengan ngulet dan melengkungkan punggungnya, bayi berusaha mengurangi tekanan pada saluran pernapasan bagian atasnya. Ini akan membantu aliran udara yang lebih lancar di paru-paru, dan bayi akan mencoba menahan posisi ini tanpa sadar selama ia tidur.
  6. Cerebral palsy
    Pada bayi yang mengidap cerebral palsy, ngulet terjadi tanpa kehendaknya. Jika bayi Bunda sering ngulet dan melengkungkan punggungnya, hal ini bisa ditengarai sebagai tanda awal cerebral palsy.
  7. Keterlambatan perkembangan
    Tubuh bayi yang kaku dan melengkung ke belakang berulang kali bisa menjadi gejala masalah neurologis yang menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik dan mental.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 10, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    mual mual

  • Oleh : pluvio phile
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    saya h-1 mens melakukan hubungan intim. besoknya mens. dan skrg saya mual-mual dan sakit pinggang. apakah tanda hamil?trims

    Cara Mengatasi Keputihan Abnormal

  • Oleh : Wiwin Kusmawati
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan… nama saya Rara Farahtain usia saya sekarang 17 tahun. Akhir-akhir ini saya sering mengalami keputihan yang sepertinya tidak normal. Karena jumlah keputihannya yang banyak dan mengeluarkan bau serta gatal pada vagina. Saya khawatir karena kondisi ini, yang ingin saya tanyakan bagaimana cara mengatasi keputihan yang tidak normal yang bisa saya lakukan sendiri sebelum saya periksa ke dokter? Terimkasih bu bidan, saya tunggu jawabannya…

  • Oleh : Wiwin Kusmawati
  • Program Hamil

  • Oleh : Uchi Susilawati
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat siang Dok. Saya sudah menikah kurang lebih 2 tahunan. Sampai saat ini saya belum hamil juga. Memang dulu saya sempat merasakan haid yang tidak biasanya saya rasakan. Saat ini, saya sedang bekerja di pabrik dan meraskan haid yang tidak biasanya saya rasakan yang membuat saya lemas dan bahkan mengeluarkan gumpalan darah sebesar ati aya. Yang saya mau tanyakan itu berpengaruh tidak dengan masalah kehamilan? soalnya sampai sekarang saya belum hamil juga, padahal sami saya sudah ingin segera memiliki keturunan

    telur bebek+madu

  • Oleh : fadlan lamarundu
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    pertanyaan pertama:
    apakah dgn meminum kuning telur bebek+madu baik untuk kesehatan?

    pertanyaan kedua:
    kalo memang dgn meminum kuning telur bebek+madu baik untuk kesehatan atau bnyk khasianya, sebaiknya untuk mengkonsumsi kuning telur bebek+madu itu baiknya pagi hari atau malam hari?

    semoga jawaban ibu bisa bermanfaat

    Organ kewanitaan

  • Oleh : Asmi Ruswita
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya, keluhan saya yaitu keputihan tapi bening dan sediki sedikit ingin pipis seperti anyang anyangan. Kalau buang air kecil sedikit panas jika setelah selesae buang air kecil. Apakah itu normal atau bagaimana dok solnya saya baru pertma kali mengalami seperti ini.
    Tlong jawabanya dok terimakasi

    Tanya Bidan