×

Cara Mengatasi Masalah Keputihan Abnormal Pada Wanita

Bagikan Artikel :

Bidan Online | Semua wanita dewasa pastinya pernah mengalami masalah kesehatan seperti keputihan. Sebenarnya kondisi alami ini berguna untuk membersihkan sekaligus melindungi vagina dari infeksi. Bahkan ibu hamil juga akan mengalami masalah keputihan yang tentunya berhubungan dengan kehamilan.

Saat seorang wanita mengalami keputihan, maka akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. lendir ini akan diproduksi oleh leher rahim dan kelenjar dalam vagina ini akan keluar dengan membawa sel-sel mati juga bakteri. Lendir yang normal pada umumnya memiliki warna bening sampai keputih-putihan, tidak mengeluarkan bau, tidak disertai dengan gatal-gatal atau perih pada vagina.


Lalu bagaimana jika wanita tersebut mengalami keputihan dengan gejala yang berbeda atau keputihan yang abnormal? Dan bagaimana cara mengatasinya? Sebaiknya anda waspada!. Seperti misalnya terdapat perubahan pada warna juga kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang begitu tajam, juga pendarahan di luar jadwal haid, dan gatal serta nyeri pada sekitar vagina juga pada perut.

Sebelum mengetahui cara mengatasi keputihan abnormal pada wanita, sebaiknya kita mengenal jenis-jenis keputihan yang tidak normal tersebut. Karena pada umumnya keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi. Kondisi seperti ini kadang bisa menjadi indikasi dari penyakit tertentu sehingga perlu diwaspadai. Jenis-jenis keputihan abnormal pada wanita diantaranya:

Keputihan dengan lendir berwarna cokelat bahkan mengandung darah, biasanya disebabkan karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Tapi harus tetap diwaspadai karena meskipun jarang terjadi, ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.
Keputihan dengan disertai rasa nyeri dan pendarahan, rasa nyeri pada tulang panggul, saat buang air kecil, mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi, dan juga setelah berhubungan yang disertai dengan keputihan, bisa mengindikasikan gonore atau chlamydia yang termasuk penyakit seksual dan bisa memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita.
Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning atau berbuih, yang biasa disebabkan oleh trikomoniasis yakni penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit. Lendir ini juga biasanya berjumlah banyak, berbau amis, juga nyeri ketika buang air kecil. Infeksi ini bisa diobati dengan antibiotik.
Keputihan yang disertai dengan luka melepuh di sekitar genital, penyebabnya karena herpes genital. Penyakit jenis ini akan menyebabkan munculnya lepuhan atau luka seperti sariawan yang terasa sakit di sekitar organ intim. metode pengobatannya bisa dengan mengkonsumsi tablet anti virus, tapi memiliki potensi untuk kambuh dimasa yang akan datang.
Keputihan dengan lendir yang berwarna merah muda, yang disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.
Keputihan dengan lendir yang cair dan berwarna putih dengan rasa gatal, ini dipicu oleh infeksi jamur atau ragi yang bisa menyebabkan munculnya lendir yang cair atau berwarna putih seperti susu kental, tetapi tanpa bau yang menyengat. Gejala lainnya seperti gatal yang parah dan perih di sekitar vagina juga nyeri saat berhubungan. Pengobatannya bisa dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.
Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis, ini juga termasuk infeksi jamur yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks, dan bisa diobati dengan menggunakan antibiotik.

Cara Mengatasi Masalah Keputihan Abnormal Pada Wanita


Ada beberapa cara mengatasi keputihan abnormal pada wanita yang bisa dilakukan sendiri seperti:

  • Mengompres dingin untuk meredakan gatal dan pembengkakkan.
  • Mengkonsumsi yoghurt jika anda sedang dalam proses pengobatan antibiotik untuk menurunkan resiko terserang infeksi jamur.
  • Gunakan gel atau krim anti jamur untuk keputihan yang disebabkan karena infeksi jamur.
  • Gunakan kondom atau tunda hubungan seksual sepekan setelah pengobatan.
  • Jika keputihan yang tidak normal berlangsung sampai lebih dari satu minggu setelah pengobatan sendiri, maka periksakan diri anda ke dokter.

Ada juga beberapa cara alami untuk mengatasi keputihan yang abnormal dengan menggunakan bahan-bahan tradisional seperti dengan:

Daun sirih
Bisa dengan menggunakan daun sirih yang berupa daun ataupun yang sudah diolah menjadi sabun. Untuk membasuh alat reproduksi wanita, rendam daun sirih dalam air selama satu sampai dua jam, kemudian gunakan air tersebut untuk membersihkan alat reproduksi wanita. Dan jika menggunakan sabun sirih yang dijual di toko, perhatikan kadar asamnya, pilih kadar asam yang tidak terlalu tinggi agar ekosistem bakteri di alat reproduksi tidak rusak.
Biji ketumbar
Caranya dengan merendam biji ketumbar dalam air selama satu malam. Ketika bangun pagi hari, sebelum minum dan makan apapun, minum dulu air rendaman biji ketumbar tersebut. Karena biji ketumbar juga bisa mengobati keputihan.
Bawang putih
Cara selanjutnya dengan bawang putih yang dipotong menjadi dua bagian dan letakkan di atas alat reproduksi, dan biarkan sampai pagi. Karena dari sejak dulu, bawang putih sudah dipercaya bisa menyembuhkan masalah keputihan.
Akar bayam
Akar bayam ini bisa mengatasi keputihan karena mempunyai sifat anti bakteri yang cukup tinggi untuk melawan keputihan. Caranya dengan memblender akar bayam menjadi jus dan konsumsi 2x sehari untuk mengobati keputihan.

Cara Mencegah Keputihan Abnormal Pada Wanita

Nah untuk menghindari keputihan yang abnormal, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan seperti:

Related Posts :
    1. Menjaga vagina untuk tetap kering dan tidak lembap. atau bisa juga dilakukan dengan tidak menggunakan celana terlalu ketat, tidak sering menggunakan stoking, kenakan celana berbahan katun bukan sintetis, tidak mengenakan celana dalam ketika tidur malam, membasuh kemaluan dari depan kebelakang dan bukan sebaliknya.
    2. Hindari penggunaan parfum atau bedak pada vagina, karena bisa menyebabkan nyeri pada vagina dan akan keluar cairan vagina yang tidak normal.
    3. Hindari penggunaan bahan-bahan yang bisa membuat iritasi dan bisa menyebabkan keluarnya cairan yang tidak normal pada vagina seperti Penggunaan pelembut atau detergen yang beraroma kuat ketika mencuci celana dalam, pembalut yang beraroma atau berparfum, tisu toilet yang beraroma, mengkonsumsi makanan sehat dengan nutrisi yang seimbang, mengkonsumsi yoghurt atau suplemen yang mengandung laktobasilus, jangan terlalu sering berendam dalam air panas, mencuci pakaian dalam dengan air hangat, mengganti pembalut secara teratur saat datang bulang.

    Itulah artikel Curhat Bidan pada kali ini yang membahas mengenai masalah keputihan abnormal pada wanita dari mulai jenisnya, cara mengatasinya, sampai dengan cara mencegahnya. Semoga bisa bermanfaat:))

    Artikel lainnya terkait masalah organ kewanitaan :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 23, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Apakah Perlu Bayi di Bedong ?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum bu bidan,
    Saya sedang hamil anak pertama, saya mau tanya dong bu bidan saya apakah bayi baru lahir itu wajib di bedong atau tidak ? ada apa saja manfaat dan bahayanya ? terus batasan untuk membedong bayi kira-kira sampai umur berapa ?
    terima kasih ditunggu balasannya bu bidan

    Pemberian susu formula pada bayi prematur

  • Oleh : eureeka
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan. Anak saya lahir prematur dengan berat 1,7 kg dan dirawat di ruang perinatologi selama 9 hari. Sekarang usianya 2 bulan dan beratnya sudah naik menjadi 3,4 kg. Apa boleh saya beri susu formula hanya siang hari saja karena saya harus bekerja dan malam hari saya beri ASI ?

    Kehamilan

  • Oleh : Alex Alex
  • 12 bulan yang lalu

    Dok kmrn saya main dan saya keluar di dalam. Bagai mana cara mengatasinya agar tidak hamil

    Keputihan menggumpal

  • Oleh : debbyaprilyulia
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    selamat siang bu bidan, saya mau menanyakan tentang keputihan yang terkadang menggumpal, saya belum menikah, apakah ini berbahaya? dan bagaimana cara mengatasinya, ditunggu jawabannya ya bu

    Bercak Darah atau Flek Saat Hamil Usia 7 Minggu

  • Oleh : Asti Anisa
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Sore dok, saat ini saya sedang hamil 7 minggu. Tapi kemarin, saya menemukan ada bercak darah atau flek pada celana dalam. Itu pertanda apa yah dok ? saya takut, apa itu menjadi tanda keguguran atau bagaimana ? Mohon penjelasannya yah dok. Terimakasih.

    Tanya Bidan