×

Tips Memilih Makanan Terbaik Untuk Sarapan Bagi Ibu Hamil

Bagikan Artikel :

Di masa-masa kehamilan Bunda harus memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Semuanya harus memiliki kandungan nutrisi dan gizi seimbang yang mana dibutuhkan oleh Bunda dan juga janin di dalam kandungan.

Terutama saat sarapan, dimana saat sarapan adalah saat-saat kita diharuskan mengkonsumsi makanan sehat agar dapat menjalani aktivitas keseharian.

Pada ibu hamil sendiri, sarapan juga penting. Hal ini dilakukan agar Bunda dan janin yang ada di dalam kandungan selalu sehat dan terjaga. Pastikan untuk memilih makanan yang memiliki nutrisi tinggi serta baik demi menjamin janin mengalami pertumbuhan yang baik serta bermanfaat untuk perkembangannya.

Selain itu, manfaat yang bisa di dapat jika ibu hamil membiasakan sarapan adalah :

1. Mengurangi resiko gemuk.

Banyak sekali yang mengatakan jika wanita yang kurus atau langsing akan berubah menjadi gemuk setelah melahirkan anak pertama. Untuk mengurangi resiko terjadinya hal tersebut, Bunda bisa mulai untuk  membiasakan sarapan pagi selama hamil. Faktanya, berdasarkan penelitian kebiasaan ini akan mengurangi 30% resiko kegemukan setelah melahirkan.

2. Menyeimbangkan kadar gula darah.

Sarapan pagi dengan menu yang tepat memiliki manfaat untuk menyeimbangkan jumlah kadar gula dalam darah pada Bunda dan janin dalam kandungan. Jumlah kadar gula yang pas juga berpengaruh pada mood ibu hamil yang seringkali tidak menentu. Sifat mudah marah, sedih, atau malas, bisa menjadi lebih baik dengan sarapan setiap pagi. Pada janin sendiri, kadar gula darah yang pas dapat mencegah penyakit kadar gula rendah yang berdampak pada daya tubuh serta konsentrasi.

Related Posts :

    3. Mencegah Stunting.

    Stunting tidak lain merupakan kondisi dimana janin tidak dapat tumbuh secara normal pada tinggi dan berat badannya. Jika Bunda membiasakan untuk rajin sarapan setiap hari selama masa kehamilan, tentu hal buruk seperti Stunting tidak akan terjadi. Dengan asupan gizi yang baik akan memenuhi setiap nutrisi yang dibutuhkan oleh janin untuk tumbuh dengan baik.

    Tips Memilih Makanan Terbaik Untuk Sarapan Bagi Ibu Hamil, diantaranya :

    • Buah-buahan segar.

    Kriteria makanan terbaik untuk sarapan untuk ibu hamil adalah buah-buahan. Buah segar merupakan makanan yang kaya akan kandungan Vitamin dan Serat. Bukan hanya itu saja, buah yang segar juga termasuk  jenis makanan yang sangat kaya Folat, Kandungan Vitamin C dan juga kandungan Potassium. Karena keseluruhan nutrisi tersebut, buah segar menjadi salah satu daftar makanan untuk sarapan paling baik yang wajib untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil. 

    Buah yang bisa dikonsumsi untuk sarapan diantaranya diantaranya Apel, Blubery bersama satu mangkuk sereal gandum, Alpukat, Psang, atau Pepaya matang.

    • Biji-bijian utuh.

    Pada sebagian besar studi ilmiah menyebut jika biji-bijian utuh termasuk jenis makanan yang sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh para ibu hamil. Biji-bijian terurama yang belum melewati proses penggilingan ataupun pengolahan lain sangat-sangat direkomendasikan. Alasannya adalah, di dalam biji bijian utuh tersebut terdapat berbagai macam nutrisi penting yang diperlukan ibu dan bayi di dalam kandungan.

    Biji-bijian utuh dianggap sebagai makanan yang kaya akan kandungan Karbohidrat, Vitamin, Protein, Serat dan Folat. Dengan mengonsumsi biji-bijian utuh sebagai menu sarapan ibu hamil, maka manfaatnya akan membantu ibu untuk merasa kenyang lebih lama, tidak mudah kembung dan lebih berenergi. Jika ibu hamil tidak senang dengan biji-bijian yang utuh, maka bisa menggantinya dengan mengonsumsi makanan olahan yang terbuat dari gandum seperti sereal atau roti gandum.  

    • Konsumsi makanan berwarna hijau alami.

    Makanan terbaik untuk sarapan lainnya bagi ibu hamil adalah makanan berwarna hijau yang tidka lain adalah sayuran. Sayuran termasuk makanan sehat dengan kandungan Vitamin dan juga Protein. Sayuran juga terbukti kaya kandungan Kalsium dan beragam nutrisi lainnya yang akan menjamin kesehatan para ibu dan janin di dalam kandungan. Makanan dengan warna hijau yang direkomendasikan adalah sayur bayam, untuk buah bisa konsumsi Alpukat dan Kiwi.

    Sebagian ahli kandungan juga menyarankan agar ibu hamil harus sering-sering mengkonsumsi sayuran dan juga makanan dengan warna hijau lainnya. Jika dibandingkan dengan makan daging ayam, sayur bisa dibilang lebih sehat dan juga baik untuk dapat memaksimalkan pertumbuhan dan serta perkembangan janin.

    • Produk olahan susu.

    Dengan mengkonsumsi susu ketika hamil apalagi saat sarapan, Berperan penting untuk menjaga kesehatan fisik ataupun psikis janin dalam kandungan. Susu termasuk minuman yang sehat dengan kandungan Protein, kaya Kalsium, Vitamin dan juga lemak sehat. Minum susu setiap pagi akan membantu perkembangan tulang serta gigi juga bagian tubuh lainnya pada janin lebih sempurna.

    Jika ibu tidak terlalu suka minum susu secara langsung tiap pagi, maka susu ini bisa dikonsumsi bersamaan dengan sereal gandum ataupun mencampurkannya dengan  jus buah.

    Itu dia selengkapnya mengenai tips memilih menu sarapan sehat untuk ibu hamil. Semoga dapat bermanfaat, salam!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 6, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Cara Membuat Anak Mau Belajar di Rumah

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih. Saya punya anak laki-laki yang baru masuk SD kelas 1. Waktu di TK dulu ia rajin belajar dan selalu nurut sama orang tua. Tapi sekarang beda bu bidan, ia jadi malas belajar di rumah, pengennya main terus. Saya jadi sedikit frustasi juga.

    Bagaimana yah bu caranya supaya anak saya mau belajar kembali di rumah ? kasihan juga guru les nya udah dateng ke rumah, dia nya gak mau belajar. Mohon solusinya bu bidan, Terimakasih

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

  • Oleh : mahdi
  • 8 bulan yang lalu

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

    Alasan Kenapa Berat Badan Turun Saat Hamil

  • Oleh : Winda
  • 2 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saat ini istri saya tengah mengandung dan sering sekali mengalami mual dan muntah. Selain itu, saya lihat berat badannya malah sedikit menurun. Apa ini berbahaya? dan apa yang menjadi penyebab turunnya berat badan istri saya, apa mungkin ada hubungannya dengan gejala mual muntah yang dialami oleh istri saya?

    cesar

  • Oleh : Tania
  • 8 bulan, 1 minggu yang lalu

    maaf sebelumnya. saya mau tanya.
    istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
    apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
    terimakasih

    Bayi diberi MPASI sebelum 6 bulan

  • Oleh : Hani fahrunnisa
  • 8 bulan yang lalu

    Hi Bu Bidan, bayi saya belum berusia 6 bulan tapi sudah terlanjur saya beri MPASI seminggu ini, apa saya harus menghentikan pemberian MPASI atau dilanjutkan saja ?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan