×

Tips Untuk Ibu Hamil Yang Punya Hobi Traveling

Bagikan Artikel :

Siapa bilang jika kondisi wanita saat hamil menjadi hambatan untuk melakukan kebiasaan atau hobi yang biasa dilakukan? Tidak juga kok Bunda, terlebih jika Bunda punya hobi traveling. Traveling saat hamil juga bisa tetap dilakukan, ya sekalian saja babymoon bersama suami tercinta.

Nah jika Anda memang punya rencana untuk melakukan babymoon, berlibur sejenak sesaat sebelum menyambut kelahiran si buah hati ke dunia, simak yuk tips aman bagi ibu hamil yang cocok untuk ibu suka traveling.

1. Sebaiknya memilih lokasi tujuan dengan bijak.

Memilih lokasi yang tepat dan aman untuk ibu hamil adalah pilihan yang bijak. Idealnya, sebaiknya pilih lokasi yang dituju tersebut dapat dicapai melalui transportasi darat, atau jika Anda lebih suka destinasi wisata dengan penerbangan sebaiknya pilih lokasi yang hanya memakan waktu 2 hingga 3 jam saja. Akan lebih baik lagi jika Anda mengetahui letak klinik kesehatan di dekat tempat tujuan berlibur Anda. Pastikan untuk tidak pergi terlalu jauh dan carilah cukup banyak informasi sebelum berangkat.

Related Posts :

    Penting : Jika Akan lebih baik jika tidak pergi berwisata ke tempat yang mengharuskan Anda untuk melakukan vaksin. Jika tetap ingin pergi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum Anda pergi. Dokter nantinya akan memberikan informasi mengenai vaksin apa saja yang dapat Anda terima.

    2. Melakukan perencanaan dengan matang dan sebaik-baiknya.

    Sebelum ibu hamil bepergian, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu tentang apa yang mungkin dibutuhkan saat liburan. Buatlah rincian dari apa-apa saja yang ibu butuhkan untuk berjaga-jaga. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan untuk persalinan. Namun, Anda juga jangan melakukan perjalanan yang singkat atau terkesan terburu-buru, lebih baik tetap jalani dengan santai dan nikmati waktu liburan Anda. Asal persiapan matang dan baik, tidak perlu terburu-buru.

    3. Berkemas dengan baik.

    Kunci utama saat melakukan traveling bagi ibu hamil, adalah tetap nyaman. Contoh dalam pemakaian baju, sepatu dan aksesori yang digunakan saat perjalanan. Jika Bunda termasuk suka berjalan kaki, lebih baik untuk memakai sepatu yang nyaman digunakan saat berjalan dan tidak membuat kaki cepat lelah dan sakit. Selain itu tidak lupa untuk membawa peralatan penting p3k.

    Jika Anda merencanakan perjalanan liburan untuk waktu yang lebih lama, pastikan untuk membawa pakaian yang cukup. Berikut adalah contoh beberapa barang yang dapat dibawa saat traveling ibu hamil.

    • Bawalah camilan sehat dan mengenyangkan seperti buah-buahan kering, energy bar, dan biskuit gandum.
    • Jangan lupa membawa air putih agar tetap terjaga cairan dalam tubuh selama liburan dan mencegah dehidrasi.
    • Tissue basah dan hand sanitizer.
    • Kartu identitas diri (KTP/SIM/passport).
    • Surat dari dokter juga sangat penting untuk dibawa jika Anda liburan di usia kehamilan lebih dari 28 minggu. Biasanya berisi penjelasan ekspektasi waktu kelahiran Anda juga konfirmasi bahwa Anda sehat dan layak terbang. Kebanyakan perusahaan penerbangan umumnya menyediakan form online yang harus ditanda tangani oleh dokter Anda.
    • Membawa obat-obatan resep dokter.
    • Memiliki asuransi perjalanan.
    • Nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi.

    4. Menikmati perjalanan.

    Saat Bunda berlibur dengan kendaraah seperti mobil, kereta, pesawat, perhatikan beberapa tips penting berikut ini agar membuat perjalanan lebih nyaman.

    Melakukan peregangan tiap satu jam sekali untuk menghindari bengkak, kram dan terasa panas di kaki. Jika memungkinkan, cobalah untuk skedar berdiri atau berjalan-jalan. Jika Anda menggunakan mobil, sebaiknya gunakan waktu sekitar 30 menit saja untuk berhenti di rest area.

    5. Menikmati waktu liburan Anda dan bersantailah.

    Anda bisa tetap menikmati waktu liburan dan bersantai yang lebih sempurna mesikpun dalam kondisi hamil. Jika sebelum Anda hamil, Anda bebas melakukan aktivitas apa saja mulai dari yang membutuhkan energi banyak seperti berpetualang, belanja hingga berjam-jam, juga berjalan-jalan. Saat Anda hamil, Anda sebaiknya mengurangi kegiatan-kegiatan yang menguras energi terlalu banyak. Istirahat yang cukup akan membuat Anda bisa menikmati liburan dengan lebih menyenangkan. Ketika Anda liburan saat hamil, sebaiknya sering-seringlah beristirahat pada beberapa jam sekali. Duduk sejenak lalu menikmati suasana sekitar akan memberi Anda cukup waktu untuk memulihkan tenaga supaya Anda bisa melanjutkan liburan Anda tanpa kelelahan. Jika lelah mulai terjadi, sebaiknya mulailah bersantai dengan membaca buku, bersantai, berenang, atau tetap berada di ruangan dengan berendam di air panas atau Anda bisa menikmati makanan yang hotel sediakan.

    Nah itu dia beberapa Tips Untuk Ibu Hamil Yang Punya Hobi Traveling agar tetap aman dan nyaman di perjalanan juga saat liburan. Semoga tips dari Curhat Bidan dapat bermanfaat untuk Anda.

    Sehat selalu ya Bunda, 🙂

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 2, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Takut hamil

  • Oleh : Husna Alf
  • 8 bulan yang lalu

    Terakhir haid saya
    tgl 6 bulan juli, sampai sekarang saya belum haid lagi. Banyak keluhan kesehatan yang saya rasakan, seperti mual, muntah, nafsu makan turun, demam, perut kembung, kadang nyeri sebelah kanan bawah & apabila ditekan terasa sakit & terasa ada yang mengganjal. Saya iseng uji tes pack hasilnya positif, tapi tidak ada tanda-tanda kehamilan yang saya alami. Saya juga susah bab & susah buang angin. Apakah ini gejala suatu penyakit atau memang hamil?

    Penanganan herpes zoster

  • Oleh : puji
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat malam Bu bidan mau saya Santi Nuranti ibu satu anak usia 23thn,Bu saya sedang hamil 18week dan terdistraksi terkena herpes,awalnya flu dan Kuti pada lengan memerah dan perih lama kelamaan an bergelembung seperti luka bakar apa ini termasuk herpes zoster Bu?? Apa bahaya untuk janin saya?? Penanganan yg tepat itu apa ya??

    Agar tidak hamil.

  • Oleh : Sumarni
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Mat mlm dok.sya sdah mlahirkan anak pertama.cara agar untuk mnunda kehamilan saya,bagaimna dok

    Alasan kenapa ibu bisa meninggal saat melahirkan

  • Oleh : Ai Ni
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Sore bu, saya mau nanya nih.
    Saat ini saya mengandung usia kehamilan 8 bulan, menjelang melahirkan saya menjadi banyak ketakutan sekali. Takut terjadi apa-apa saat persalinan yang nantinya bisa meibuhayakan saya maupun bayi saya. Apalagi setelah saya meibuca beberapa artikel yang menyebutkan bahwa angka kematian ibu saat melahirkan lumayan tinggi. Nah yang mau saya tanyakan ialah, sebenarnya apa sih penyebabnya kematian ibu melahirkan tersebut? Mohon infonya ya. Terimakasih

  • Oleh : Ai Ni
  • Pemberian Vitamin Pada Bayi

  • Oleh : Indriana Puspa Aliansa
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Halo bu bidan, saya mau tanya, boleh tidak bayi usia 5 bulan diberi vitamin untuk daya tahan tubuhnya agar kuat ?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan