×

Kulit Kulup Penis Tidak Dapat Ditarik Ke Belakang ? Waspada Mengalami Fimosis

Bagikan Artikel :

Kulit Kulup Penis Tidak Dapat Ditarik Ke Belakang ? Waspada Mengalami Fimosis

Fimosis merupakan kondisi kulup atau kulit yang menutupi kepala penis tidak bisa ditarik ke belakang. Hal itu terjadi, karena penyempitan di ujung kulit depan penis atau terjadi perlengketan kulup. Fimosis umumnya karena kelainan bawaan sejak lahir dan umumnya kondisi ini terjadi pada orang yang tidak disunat.Tetapi, bisa juga karena kebersihan penis yang tidak terjaga dengan baik.. Apabila dibiarkan, fimosis bisa menyebabkan infeksi.

Tanda-tanda Dan Gejala

Fimosis biasanya tidak nyeri. Meski begitu, kulit penis ketat mengganggu proses berkemih atau melakukan hubungan seksual. Selain itu, fimosis dapat membuat Anda sulit membersihkan daerah bawah kulit penis, sehingga mudah terkena infeksi.
Tanda-tanda fimosis lainnya, adalah mengalami demam apabila sudah terjadi infeksi di bagian penis atau pada saluran kemih, karena tumbuhnya bakteri. Mulanya, infeksi terjadi di sekitar kulit, kemudian di bagian kepala penis, hingga akhirnya bisa sampai ke saluran kemih.

Segera Hubungi Dokter

Jika Anda sulit berkemih atau berhubungan seksual karena fimosis, pergilah ke dokter untuk diperiksa dan diobati. Selain itu, Anda harus menghubungi dokter Anda jika penis Anda memerah, nyeri dan bengkak, yang merupakan tanda radang glans.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab Fimosis

  1. Bagian atas kulup penis terlalu kecil sehingga glans penis tidak dapat lewat
  2. Braking cord terlalu pendek untuk membuat kulup penis dapat ditarik sempurna (kondisi ini dinamakan arrestor wires BREVE)
  3. Karena dampak infeksi, hal ini dapat menyebabkan luka pada fibrosis glans penis.

Faktor-faktor risiko

• Tidak disunat
• Diabetes
• Bayi yang sering mengalami ruam popok
• Kebersihan diri buruk
• Faktor usian

Langkah Pengobatan Fimosis

Jika fimosis tidak menyebabkan gejala, fimosis tidak perlu diterapi, khususnya pada anak–anak. Meski begitu, jika kondisi anak tidak membaik atau anak sulit berkemih, Anda dapat menggunakan krim hidrokortison untuk terapi.
Pada anak yang lebih besar dan dewasa, Anda hanya butuh kebersihan dan pengobatan infeksi secepat mungkin. Meski begitu, fimosis dapat menyebabkan inflamasi atau kesulitan berkemih dan berhubungan seksual. Anda dapat pergi ke dokter untuk anjuran sunat.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 24, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Pusar

  • Oleh : Qurata Aini
  • 9 bulan yang lalu

    Dan sekarang pusar saya juga terasa sakit beserta bau tak sedap …. Padahal dalam seharri saya 2 kali mandi dan rajin mmbersihkannya…bagaimna solusinya

    kebidanan

  • Oleh : Rosita
  • 2 tahun, 9 bulan yang lalu

    Bu bidan saya kemarin menikah dan melakukan hub intim bersama suami saya tapi ga keluar darah. Katanya kalo ga keluar darah saat malam pertama ga perawan. Mohon penjelasanya

    Volly

  • Oleh : Tian Yulianti
  • 2 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum, sy mau tanya , saya pny anak satu laki laki berumur 3 th, sy melahirkan lewat operasi sc, apakah boleh saya berolahraga volly setelah sy sc kurang lebih 3 th keblakang? Mhon d bantu yaa..

  • Oleh : Tian Yulianti
  • Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Tentang pra subur

  • Oleh : Ahmad Dun
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Kpd bidan yg terhormat:
    Setelah menstruasi/ sudah suci, trus brhubungan badan.. Apakah bisa terjadi hamil?

    Tanya Bidan