×

Ternyata Pola Tidur Juga Mempengaruhi Kesuburan Lho!

Bagikan Artikel :

Pola Tidur Juga Mempengaruhi Kesuburan Lho!

Apakah Anda termasuk ke dalam orang yang memiliki pola tidur yang teratur ? nah lho, ternyata pola tidur yang tidak teratur akan mempengaruhi kesuburan wanita dan bisa menjadi penyulit kehamilan. Bagi Anda yang belum saja diberikan momongan yuk ingat-ingat lagi pola tidurnya sudah baik apa belum. Untuk prosesnya kali ini bidan Citra akan jealaskan.

Otak mengatur hormone melatonin dan kortisol dalam tubuh, kedua hormone tersebut mengatur ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengendalikan segala fungsi organ manusia. Ritme sirkadian juga mengatur kapan Anda mengantuk di malam hari dan kapan harus bangun di pagi hari.

Hormnone melatonin tersebut diproduksi oleh kelenjar pineal, yang terletak di otak dengan pusat penglihatan Anda. Bila mata Anda mendapatkan kegelapan atau sedikit cahaya, maka kelenjar pineal akan menangkap bahwa hari sudah malam dan meningkatkan produksi hormone melatonin.

Saat kadar hormone melatonin meningkat, akan muncul rasa kantuk dan memicu pelepasan hormone estrogen dan progesterone oleh hormone luteinizing (LH) dan leptin yang mempengaruhi kesuburan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak cahaya di malam hari dari lampu, handphone atau televisi dapat memperlambat produksi hormone melatonin sehingga menyebabkan insomnia dan mengacaukan hormone reproduksi wanita. Bisa jadi siklus menstruasi Anda terganggu atau bahkan menurunkan peluang Anda untuk hamil. Relasi antar hormone yang berperan dan diproduksi selama tidur menjadi penghubung antara pola tidur dengan kesuburan wanita.

Pengaruh Tidur Diwaktu Tertentu Terhadap Kesuburan

  1. PAGI pukul 05.00
    Tubuh berada pada kondisi maksimal untuk tidur, karena tubuh menghasilkan hormon melatonin sehingga rasa kantuk meningkat. Pada jam-jam ini sebaiknya Anda mulai melakukan aktivitas.
  2. Pagi pukul 06.00
    Waktunya wanita dan pria berada pada puncak kesuburan. Tingginya hormon testosteron pada pria dan wanita menyebabkan tingginya dorongan seks. Bila Anda tak ingin hamil, jangan lakukan hubungan seks pada waktu ini.
  3. MALAM pukul 19.00
    Waktu yang pas untuk makan malam, karena tubuh mulai santai sehubungan dengan tubuh yang memproduksi hormon melatonin yang membuat Anda siap tidur malam.
  4. Malam pukul 21.00
    Pada jam-jam ini banyak sekali pasangan yang melakukan hubungan seksual. Atau dengan kata lain, mereka bercinta saat waktu sebelum tidur. Tetapi hubungan seksual pra-tidur belum tentu ideal. Anda jadi merasa berkejar-kejaran dengan waktu antara beristirahat dan hubungan seksual. Akibatnya, bercinta pun menjadi tidak nyaman. Kecual bagi orang-orang yang insomnia, hubungan seksual di jam 9 malam sebelum tidur bisa membantu rasa kantuk untuk tidur
  5. Tengah malam (midnight):
    Anda yang sedang hamil tua, bersiaplah menghadapi kontraksi, karena hormon progesteron (hormon pemicu kontraksi) sedang dalam kondisi optimal.
  6. Dini hari pukuk 01.00
    Waktu terbaik bagi tubuh untuk memulihkan diri, jadi Anda harus dalam keadaan sudah tidur pada jam ini.

Jangan kebanyakan Dan Jangan Kurang Tidur

Jam tidur yang cukup juga bermanfaat bagi sekresi hormon reproduksi. Terlalu banyak tidur bisa menganggu jam biologis tubuh hingga siklus hormon tertentu juga terhambat. yang kemudian memengaruhi kesuburan.

Beberapa penelitian menemukan bahwa waktu tidur kurang dari 6 jam, atau lebih dari 9 jam, berasosiasi dengan penurunan peluang kehamilan.. Peluang hamil pada kelompok moderate sleepers lebih tinggi yaitu sekitar 53% dibanding pada kelompok perempuan yang tidur lebih dari 9 jam saat malam yang hanya 43%. Sedangkan pada kelompok short sleepers peluang kehamilan terjadi adalah 46%.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 2, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : Atih Susanti
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Dokter saya sedang hamil muda, cuma ga pasti berapa usia kandungannya, saya belum sempet periksa ke bidan, di tespeck aku positive dok, nah selama itu aku ngerasa linu di pinggang sampai panggul, bahaya ga ya dok ?

    Bolehkah ibu yang sedang hamil dipijat?

  • Oleh : Alesha Zahra
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Istri saya tengah mengandung usia 7 bulan, dan dia sering mengeluh pegal-pegal dibagian leher, kaki dan tangan, sehingga dia selalu minta untuk dipijat. Apakah boleh ibu hamil dipijat?

    Tentang kehamilan

  • Oleh : Vianney Valista
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat malam bu bidan..mohon pencerahannya ya.
    Saya baru saja menikah,pengetahuan saya tetang hubungan intim dan kehamilan msh sangat minim sekali.
    Saya dan suami ingin menunda kehamilan krn ada bbrp alasan perkerjaan.
    Tadi kami melakukan hubungan intim di H+2 setelah saya haid dan suami saya membuang diluar.itu tidak membuat saya hamil kan bu?mohon pencerahan dan penjelasannya?

    Masalah Haid

  • Oleh : saharani nur
  • 1 bulan, 4 minggu yang lalu

    Assalamualaikum Bu,maaf saya mau tanya! saya berusia 19thn terakhir haid itu sebelun Ramadan kemarin trus sampai Sekarang blm haid juga. itu gimana ya bu?

  • Oleh : saharani nur
  • cara mengatasi alergi dingin

  • Oleh : lusia
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

    Tanya Bidan